HUT SPS ke-80 di Riau: Kebenaran, Kepercayaan, dan SDM Jadi Kunci Masa Depan Media

- Editor

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PEKANBARU Tribune Indonesia.com Di tengah gempuran media sosial, disrupsi teknologi digital, dan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), industri pers nasional dihadapkan pada pertanyaan mendasar: siapa yang masih dipercaya publik? Pertanyaan itulah yang mengemuka dalam Talkshow HUT ke-80 Serikat Perusahaan Pers (SPS) bertajuk “Lanskap Media Masa Kini dan Masa Depan” yang berlangsung di Auditorium kampus Politeknik Caltex Riau (PCR), Pekanbaru, Senin (8/6/2026).

Kegiatan yang dimoderatori Lailanisa Fadlilani itu menghadirkan Ketua SPS Riau H. Saidul Tombang, perwakilan SPS Pusat Mohammad Hasbi, serta perwakilan SPS Aceh Barlian Erliadi, SH, M.AP. Peserta didominasi mahasiswa Jurusan Humas dan Komunikasi Digital PCR yang tampak antusias mengikuti diskusi mengenai masa depan industri media.

Dalam paparannya, Ketua SPS Riau H. Saidul Tombang menegaskan bahwa di tengah perubahan lanskap informasi yang sangat cepat, satu hal yang tidak pernah berubah adalah kebutuhan masyarakat terhadap kebenaran. Menurutnya, teknologi boleh berkembang, platform boleh berganti, tetapi media yang konsisten menyampaikan fakta dan kebenaran akan tetap mendapatkan tempat di hati publik.

“Pers tetap akan dipercaya selama menyampaikan kebenaran. Di era media sosial dan AI, kepercayaan publik lahir dari informasi yang akurat, terverifikasi, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan utama pers bukan terletak pada kecepatan semata, melainkan pada kredibilitas. Ketika ruang digital dipenuhi informasi yang sering kali sulit diverifikasi, media profesional justru dituntut tampil sebagai jangkar kepercayaan publik.

Sementara itu, Mohammad Hasbi dari SPS Pusat menyoroti realitas yang sedang dihadapi perusahaan pers. Menurutnya, industri media saat ini tidak hanya menghadapi perubahan teknologi, tetapi juga perubahan perilaku audiens dan model bisnis yang selama puluhan tahun menjadi penopang keberlangsungan media.

“Industri media sedang mengalami banyak problem yang mengganggu cara bisnis yang selama ini berjalan. Ke depan, pertanyaannya bukan hanya bagaimana membuat konten, tetapi bagaimana membangun trust dan siapa yang dipercaya,” katanya.

Hasbi menegaskan bahwa trust kini telah menjadi aset paling berharga dalam industri media. Kepercayaan bukan hanya nilai moral, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan komersial yang menentukan keberlanjutan sebuah perusahaan pers.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, Hasbi juga memberikan pesan khusus kepada mahasiswa agar mulai membangun networking atau jejaring sejak dini. Menurutnya, kemampuan menjalin hubungan profesional akan menjadi modal penting dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

Baca Juga:  Bau Busuk Gudang Kemiri Teror Warga

Kehadiran Politeknik Caltex Riau sebagai tuan rumah juga mencerminkan kuatnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri pers. Kerja sama PCR dengan SPS Riau disebut sebagai bentuk investasi reputasi, yakni upaya membangun ekosistem yang mempertemukan dunia akademik dengan kebutuhan nyata industri media.

Perwakilan SPS Aceh, Barlian mengatakan bahwa perkembangan teknologi harus diikuti, termasuk dalam iklim bisnis media. Dia mengutip teori Marshal McLuhan bahwa perkembangan teknologi akan mempengaruhi perilaku manusia.

“Dalam kaitannya dengan informasi, saat ini arah perhatian publik sedang bergeser ke media yang bukan media arus utama, seperti media sosial. Media cetak, bahkan media online yang baru-baru berkembang kalah saing dengan informasi viral media sosial. Namun, pada prinsipnya adalah nilai kebenaran informasi tetap dimiliki media arus utama. Informasi yang tersaji di media sosial belum tentu kebenarannya,” ucap Barlian.

Alasannya, katanya, informasi yang ada di media arus utama, dikumpulkan dan disajikan secara profesional. Sementara, di media sosial, siapa saja bisa menyakikan informasi, bahkan akun yang tidak beridentitas pun dapat menyampaikan informasi.

Pada sesi penutup, Barlian Erliadi menyampaikan pesan yang mendapat perhatian besar dari peserta. Ia menekankan bahwa masa depan tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengoperasikannya.

“Peluang akan selalu hadir bagi mereka yang siap. Karena itu tingkatkan kemampuan, perkuat kompetensi agar bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi. SDM yang unggul akan lebih mudah membaca sekaligus menangkap peluang yang datang,” ujar Barlian, yang kini juga tercatat sebagai mahasiswa program Doktoral Universitas Riau itu.

Barlian optimis kedepan, bisnis media seperti media cetak maupun elektronik akan tetap dihati publik. “Tidak ada media hebat yang tidak mengalami krisis. Tetapi media yang tetap menjaga kualitas dan menjunjung tinggi nilai kebenaran lah yang akan tetap bertahan meskipun krisis datang silih berganti,” kata Barlian.

Talkshow HUT SPS ke-80 itu akhirnya menegaskan satu hal penting di tengah perubahan zaman yang terus bergerak cepat, bahwa kualitas informasi dan nilai kebenaran tetap menjadi fondasi pers masa depan. (*)

Berita Terkait

Kapolres Bitung Pimpin Mediasi Perselisihan Kep Anto vs Ical-Mario Mamuntu, Sepakat Berakhir Damai
Kantor Polsubsektor Percut Sei Tuan di Simpang Pasar 10 Tembung Diduga Kerap Kosong, Siapa yang Bertanggung Jawab?
RSUD Waisai Hadirkan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Perkuat Layanan Kesehatan di Raja Ampat
Iskandar DPRA Desak Usut Tuntas Bom Ikan di Simeulue: “Pengawasan Laut Harga Mati!”
​Rotasi Jabatan di Polres Bitung: Kompol Bartholomeus Junov Resmi Jabat Wakapolres
IKL SPPG dan Pintu yang Ditutup
Solidaritas Tanpa Batas: Paguyuban Teupah Timur Pulangkan Jenazah Warga Simeulue yang Tertahan di Banda Aceh
Kedepankan Dialog Humanis, AKBP Arie Sulistyo Berhasil Damai Pertikaian Warga di Pasar Tua
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 04:35

Rayakan HUT ke-11, Semeton Tridatu Gelar Bakti Sosial hingga Persembahyangan Bersama

Rabu, 16 September 2026 - 02:33

Personel Polsek Kota Juang terus menggencarkan upaya pencegahan Karhutla

Rabu, 16 September 2026 - 02:29

Tingkatkan Patroli Rutin, Polres Bireuen Perkuat Langkah Cegah Aksi Kriminalitas Di Masyarakat 

Selasa, 15 September 2026 - 16:24

Solidaritas Tanpa Batas: Paguyuban Teupah Timur Pulangkan Jenazah Warga Simeulue yang Tertahan di Banda Aceh

Selasa, 15 September 2026 - 13:00

Dua Ruas Jalan di Jakarta Pusat Jadi Sorotan, Ada Apa? PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Stakeholder Siapkan Langkah Strategis

Selasa, 15 September 2026 - 08:25

SETAHUN KIPRAH PURBAYA YUDHI SADEWA DI KEMENKEU DAN ALASAN DI BALIK PENGGANTIANNYA

Selasa, 15 September 2026 - 07:08

PFM Desak Kapolda Baru Tuntaskan Dugaan Korupsi Sekretariat DPR PBD: “Itu Uang Rakyat”

Senin, 14 September 2026 - 15:49

Kepala Kantor Anny Setiawati, A. PTNH., M.M., menerima kunjungan silaturahmi Dandim 0111 Bireuen beserta jajaran

Berita Terbaru