Kutacane/Tribuneindonesia.com
Adanya dugaan ratusan tenaga medis, nakes dan tenaga honorer serta jasa dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah H Sahudin Kutacane selama 3 bulan belum terbayar yaitu April Mei dan juni tahun 2025 mencapai 5 milyar lebih dari 791 pekerjaan di Rumah sakit Umum daerah Aceh Tenggara Menguap dugaan di korupsi olek oknum pejabat masanya, .demikian imformasi yang layak di percaya, Tribuneindonesia.com Aceh Grub di Kutacane selasa 9 Mei 2026.
Sejumlah sumber mengeluhkan terhadap adanya kekeluhan para medis ini karena ini menyangkut hak pribadi dan keilmuan para tenaga medis yg bekerja nonstop tidak mengenal waktu siang dan malam malah sungguh miris dan keterlaluan, uang hak orang pun tidak terbayarkan cetus beberapa orang yg tidak mau di tulis identitasnya.
Dr Al Fazri Direktur RSUD Sahudin Kutacane yang turut di dampingi Herman Sekretaris RSUD setempat.Selasa di ruang kerjanya menyampaikan dan
membenarkan kalau uang jasa 791 tenaga medis yang ada di Rumah sakit ini belum terbayarkan haknya pada bulan april,mei dan juni.
Terkecuali Jasa dokter Spesialis yang sudah terbayar bulan april sisanya bulan mei dan juni 2025 juga belum terbayar. dari semua honor ini mencapai 5 milyar lebih.
Menyingguk klem dari BPJS Al Fazri membenarkan kalau sudah di bayarkan ke Rumah sakit.
Terkait menunggaknya pembayaran ini telah di sampaikan kepada pimpinan daerah untuk mencari solusi nya. namun sejauh ini belum ada solusi yang kongkrit di selesaikan namun sudah dicarikan solusinya oleh pimpinan.
Terkait belum terbayar ya honor para nakes ini dari sejumlah sumber yang di peroleh sudah menjadi temuan auditur Negara lima milyar lebih. (Abdulgani).
Keterangan Poto. Rumah sakit Umum Sahudin Kutacane jln Kutacane Blangkejeren kute Purwodadi Kecamatan Badar Aceh Tenggara.
Press~abdulgani(gasekk)












