Jadup Bukan Sulap: Jangan Politisasi Perjuangan, Beri Kesempatan Jeffry Sentana Bekerja

- Editor

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa | TribuneIndonesia.com – – Isu rencana aksi demonstrasi jilid ketiga dengan tema “Jadup Jeffry Sentana Dua Periode” mulai menjadi perbincangan publik di Kota Langsa. Namun di tengah dinamika tersebut, masyarakat perlu melihat persoalan ini secara objektif dan tidak terjebak dalam narasi politik yang justru dapat mengaburkan substansi persoalan.

Bantuan Dana Hidup (Jadup) bagi masyarakat terdampak bukanlah program yang lahir begitu saja. Realisasi anggaran tersebut merupakan hasil dari proses panjang, koordinasi lintas lembaga, hingga lobi yang dilakukan Pemerintah Kota Langsa kepada pemerintah pusat. Tidak sedikit energi, waktu, dan upaya yang harus dicurahkan agar aspirasi masyarakat dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang nyata.

Faktanya, tahap pertama bantuan Jadup telah berhasil direalisasikan. Ini membuktikan bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Ada kerja nyata yang sedang berjalan. Ada proses yang sedang dituntaskan. Dan ada komitmen yang sedang diperjuangkan.
Karena itu, sangat disayangkan jika perjuangan tersebut kemudian dipelintir menjadi komoditas politik murahan. Kritik tentu sah dalam negara demokrasi, namun kritik yang dibangun di atas kepentingan politik sesaat justru berpotensi merugikan masyarakat itu sendiri.

Publik harus memahami bahwa mengurus pemerintahan bukan seperti membalikkan telapak tangan. Tidak semua persoalan dapat diselesaikan dalam hitungan hari atau minggu. Apalagi menyangkut anggaran negara yang harus melalui mekanisme administrasi, verifikasi, serta persetujuan berbagai pihak.

Baca Juga:  Kemana Arah Koperasi Mon Madu PTPN I Langsa?

Masyarakat Langsa tentu berharap seluruh bantuan dapat segera terealisasi. Namun harapan tersebut juga harus dibarengi dengan pemahaman bahwa setiap kebijakan memiliki tahapan dan prosedur yang wajib dilalui. Menuntut percepatan boleh, tetapi mengabaikan proses adalah bentuk ketidakadilan terhadap kerja keras yang telah dilakukan.

Hari ini, yang dibutuhkan bukanlah kegaduhan politik yang sengaja dipelihara untuk mencari panggung. Yang dibutuhkan adalah dukungan dan pengawasan konstruktif agar pemerintah dapat bekerja lebih maksimal. Jika ada kekurangan, sampaikan dengan data. Jika ada keterlambatan, dorong dengan solusi. Bukan dengan narasi yang hanya bertujuan membangun persepsi negatif.

Jeffry Sentana dan jajaran Pemerintah Kota Langsa layak diberikan ruang untuk menuntaskan pekerjaan yang sedang berjalan. Penilaian terhadap keberhasilan atau kegagalan sebuah kepemimpinan harus dilakukan secara objektif berdasarkan hasil kerja, bukan berdasarkan opini yang dibentuk oleh kepentingan kelompok tertentu.

Jangan sampai perjuangan menghadirkan Jadup bagi masyarakat berubah menjadi arena pertarungan politik yang mengorbankan kepentingan rakyat. Karena pada akhirnya, masyarakat tidak membutuhkan drama politik. Masyarakat membutuhkan solusi, kepastian, dan hasil nyata.

Biarkan pemerintah bekerja. Awasi secara kritis. Tetapi jangan mempolitisasi setiap langkah yang sedang diperjuangkan demi kepentingan masyarakat Kota Langsa. Sebab pembangunan tidak lahir dari teriakan semata, melainkan dari kerja keras, kesabaran, dan proses yang harus dihormati bersama.

Oleh : Redaksi

Berita Terkait

Negara ikut Melegalkan Korupsi melalui Metode Tender Epurchasing, Ekatalog untuk Pengadaan Barang dan Mini Kompetisi untuk pekerjaan Konstruksi.
 HIDUP KITA DITENTUKAN OLEH PERKATAAN TUHAN, BUKAN OLEH PERKATAAN MANUSIA 
Lebih Baik Seperti Anjing Gila daripada Seperti Anjing Mati
Arief Martha Rahadyan: Demokrasi Sehat Bertumpu pada Pers yang Berintegritas
semua perjuangan itu tidak sia-sia. “Detik yang Tak Terbeli : Ketika Nama Kita Dipanggil sebagai Pemenang”
Maling Teriak Maling: Cermin Retaknya Integritas di Lingkar Kekuasaan
Waspada El Niño ! Ancaman Panas Ekstrem Mengintai, Masyarakat Diminta Siaga Sejak Dini
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 04:13

​Pimpin Upacara 1 Juni, Kapolres Bitung Ajak Personel Jadikan Pancasila ‘Bintang Penuntun’

Senin, 1 Juni 2026 - 03:21

Pimpin Upacara Pancasila 2026, Heddry Yadi Ingatkan Persatuan dalam Tugas Pemasyarakatan

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:15

Respon Cepat, Jasa Raharja DKI Jakarta Jamin Biaya Perawatan Korban Kecelakaan di Matraman

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:48

Respon Cepat, Jasa Raharja DKI Jakarta Jamin Biaya Perawatan Korban Kecelakaan di Matraman

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:06

Keselamatan dan Konektivitas Jadi Fokus, BPJN Aceh Tangani Dampak Kerusakan Jembatan Enang-Enang

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:18

​Seru dan Meriah! Kapolres Bitung Gelar Acara Nobar Bersama Jajaran Polres dan Jurnalis Kota Bitung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:00

Revitalisasi SDN Jambur LAK Lak Ditengarai Sarat Masalah.”Kondisi Sekolah terkesan Kumuh”.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:56

Vonis Yang Menghancurkan: Dugaan Malapraktik di RSUD Sahudin Kutacane, Aparat Bungkam, Korban Terlunta Hingga 2026

Berita Terbaru