Jatiluwih Festival VII 2026 Hadirkan Ajang Lari 2.000 Peserta Bersama ASITA

- Editor

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TABANAN, BALI | Tribuneindonesia.com Kawasan warisan budaya dunia UNESCO, Jatiluwih, bersiap menggelar pesta budaya dan olahraga terbesar tahun ini. Jatiluwih Festival VII secara resmi dijadwalkan berlangsung pada 20-21 Juni 2026 di Desa Wisata Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali.

Perhelatan tahun ini dipastikan menjadi edisi paling istimewa karena untuk pertama kalinya, Jatiluwih Festival berhasil lolos kurasi ketat dan masuk ke dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI.

Masuknya festival ini ke dalam program KEN menjadi bukti pengakuan nasional terhadap konsistensi Jatiluwih dalam menjaga kelestarian alam (eco-tourism), kearifan lokal sistem Subak, serta dampaknya yang nyata bagi perekonomian UMKM lokal.
Sinergi Seabad Pariwisata Bali dan Sport Tourism

Tidak kalah menarik, momentum hari kedua festival, yakni pada Minggu, 21 Juni 2026, akan mencetak sejarah baru. Bekerja sama dengan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA), festival kali ini akan menggelar ajang olahraga lari Run 5K yang perdana diadakan di kawasan Jatiluwih.

Event lari ini diinisiasi secara khusus oleh ASITA untuk memperingati 100 Tahun Pariwisata Bali. Mengingat tren sport tourism yang sedang booming, ajang ini ditargetkan mampu mengundang dan menghadirkan sedikitnya 2.000 pelari dari berbagai komunitas lari di seluruh Bali.

Para peserta nantinya akan merasakan sensasi unik berlari dengan latar belakang udara sejuk pegunungan dan panorama hamparan sawah terasering yang ikonik.

Baca Juga:  Dua Jaksa di Bacok, Ketua Pemuda Pancasila Deli Serdang Angkat Suara

Manager Manajemen Operasional DTW Jatiluwih, Bapak John Ketut Purna , mengungkapkan rasa bangga dan antusiasmenya atas kolaborasi besar ini. Menurutnya, festival tahun ini adalah batu loncatan besar bagi penataan pariwisata Jatiluwih ke depan.

“Jatiluwih Festival VII bukan sekadar selebrasi budaya, melainkan simbol kebangkitan pariwisata Bali yang berkualitas dan berkelanjutan. Masuknya festival ini ke dalam KEN Kemenpar serta kolaborasi bersama ASITA melalui Run 5K adalah bukti nyata bahwa alam, olahraga, dan budaya bisa berjalan beriringan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Bapak John Ketut Purna

Beliau juga menambahkan bahwa kehadiran 2.000 pelari di hari kedua akan memberikan dampak multiplayer effect yang signifikan bagi ekosistem pariwisata lokal, mulai dari keterisian akomodasi (homestay), warung-warung lokal, hingga pengenalan produk pertanian unggulan Jatiluwih seperti beras merah dan kopi.

Selain ajang lari yang memacu adrenalin, selama dua hari penuh pengunjung festival akan disuguhkan berbagai kegiatan autentik. Di antaranya adalah pertunjukan seni dan budaya tradisional Bali di alam terbuka, pameran produk unggulan serta kuliner lokal dari UMKM Tabanan, hingga edukasi pertanian subak.

Pihak panitia saat ini telah membuka pendaftaran untuk Run 5K secara daring. Masyarakat lokal maupun wisatawan domestik dan mancanegara diundang untuk hadir dan menjadi bagian dari momen bersejarah di Jatiluwih Festival VII ini(red)

Berita Terkait

​DPRD Bitung Serap Aspirasi Warga Maesa: Dari Krisis Infrastruktur Hingga Teka-Teki Dana Duka
HUT KE-53 BANK ACEH, BUPATI SIMEULUE: KUATKAN AMANAH, TUMBUHKAN BERKAH
DPC PKB Kota Langsa Buka Penjaringan Pengurus DPAC, Targetkan Mesin Politik Hingga Tingkat Kecamatan
Pulihkan Konektivitas Pascabencana, HKI Rampungkan Penanganan Jalur Lembah Anai dan Malalak
Distanpan Simeulue Dorong Kemandirian Pangan, Lahan Telantar Disulap Jadi Kebun Cabai
​Sinergi Polri dan Damkar Bitung Berhasil Jinakkan Kebakaran Lahan di Kecamatan Ranowulu
​Diduga Jadi Korban Fitnah, Tiga Wartawan Bitung Buka Suara Terkait Isu Pemerasan ASN
PEMERINTAH KABUPATEN SIMEULUE GANDENG KEJAKSAAN NEGERI SIMEULUE
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:29

Bina Calon Paskibraka Bitung 2026, Kapolres Tekankan Disiplin Kebangsaan dan Literasi Digital

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:19

Kejari Bireuen Musnahkan Barang Bukti Narkotika, 156 Gram Sabu dan 155 Kilogram Ganja

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:26

Wujud Kepedulian, Babinsa Koramil 10/Pandrah Bantu Warga Bangun Rumah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:12

Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, DPPKB Aceh Tenggara Gandeng LSM WGAB Bangun Sinergi Lintas Sektor

Selasa, 4 Agustus 2026 - 05:04

Satgas TMMD Kodim 0102/Pidie dan Warga Kebut Pembangunan MCK, Hadirkan Sanitasi Layak di Meunasah Blang Cot

Selasa, 4 Agustus 2026 - 03:00

Respon Cepat Polantas Bireuen Berikan Pertolongan Pertama Untuk Korban Kecelakaan 

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:10

Jasa Raharja Raih Penghargaan di Ajang Transportasi Indonesia Awards 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:15

​Atasi Pencemaran PT FSU, Wali Kota Bitung Boyong Tim Gabungan Datangi KLH dan BKPM

Berita Terbaru

‎Apel Gelar Pasukan Tanggap Bencana Dampak Fenomena Alam El Nino di halaman Mapolres Bitung, (Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Berita Daerah

​Polres Bitung Pimpin Kesiapsiagaan Anggota Kesiapan Bencana El Nino

Selasa, 4 Agu 2026 - 09:24