Beltim – PT SWP (Steelindo Wahana Perkasa) kembali merealisasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai wujud kepedulian nyata bagi warga lingkar tambang dan perkebunan.
Menyambut Hari Raya Idul Adha, manajemen perusahaan menyalurkan bantuan hewan kurban berupa sapi yang menyasar masjid-masjid di desa sekitar wilayah operasional.
Menariknya, momentum religi tahun ini tidak hanya diisi dengan kegiatan ibadah spiritual. Pihak manajemen mengintegrasikan agenda keagamaan tersebut dengan program pemberdayaan ekonomi riil masyarakat setempat. Secara simbolis, penyerahan sapi kurban tersebut dirangkaikan langsung dengan penyerahan bantuan satu unit mesin pengolah kopi modern kepada Kelompok Tani Aik Kilong, Desa Mentawak.
Dalam sambutannya, Assistant General Manager, Suman Dharmana yang mewakili pimpinan manajemen tertinggi, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya acara ini meskipun situasi ekonomi sedang penuh tantangan.
“Alhamdulillah, pada tahun ini, di tengah kesulitan ekonomi dan berbagai macam tantangan yang kita hadapi, manajemen KLK Region Belitung tetap berkomitmen kuat untuk berbagi. Di tahun yang mulia ini, kami ingin terus merawat semangat saling peduli terhadap sesama,” ujar Suman Dharmana.
Suman Dharmana juga katakan bahwa pihak perusahaan berharap bantuan ini mendatangkan keberkahan bagi semua pihak dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, khususnya warga yang bermukim di wilayah lingkar perkebunan. Dan Bantuan sapi kurban ini diserahkan secara simbolis kepada perwakilan dari 11 desa yang berada di wilayah terdampak operasional perusahaan di Kelapa Kampit, Belitung Timur.
“Kami selalu berharap dapat terus berbagi dengan masyarakat. Namun di sisi lain, kami juga sangat mengharapkan sinergi, kerja sama, dan saling mendukung. Sebab tanpa dukungan dari bapak-bapak sekalian, tentu berbagai tantangan operasional di lapangan akan sulit kita hadapi bersama,” tambahnya
Sinergi dua program ini diharapkan mampu memberikan dampak ganda bagi masyarakat. Di satu sisi, pemenuhan kebutuhan daging kurban bagi warga kurang mampu dapat terpenuhi secara merata saat perayaan Idul Adha. Di sisi lain, bantuan teknologi pertanian ini menjadi angin segar bagi para petani kopi lokal untuk meningkatkan kapasitas produksi dan mutu produk pasca-panen.
Melalui intervensi teknologi ini, Kelompok Tani Aik Kilong kini memiliki peluang besar untuk menaikkan nilai jual komoditas mereka. Petani tidak lagi bergantung pada penjualan biji kopi mentah (green bean), melainkan dapat mengolahnya secara mandiri menjadi produk siap konsumsi yang bernilai ekonomi tinggi. Langkah strategis PT SWP ini menjadi bukti komitmen kemitraan yang berkelanjutan demi mendorong kemandirian ekonomi desa secara jangka panjang.

















