Lau Simeme Dikebut, Pengosongan Lahan Diminta Kondusif

- Editor

Senin, 25 Mei 2026 - 15:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Deli Setdang-Proses pengosongan lahan untuk pembangunan Bendungan Lau Simeme di Kabupaten Deli Serdang mulai dipercepat dengan penekanan kuat pada pendekatan tertib, kondusif, dan minim konflik sosial. Langkah itu mengemuka dalam rapat koordinasi percepatan pengosongan lahan antara Pemkab Deli Serdang, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II, dan Kantor Pertanahan Deli Serdang di Aula Lau Simeme Lantai IV Kantor BBWS Sumatera II Medan, Senin (25/5/2026).

Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang, Dedi Maswardy, menegaskan percepatan pengosongan lahan harus dijalankan melalui koordinasi lintas instansi agar tidak memicu keresahan di tengah masyarakat, terutama karena proyek Bendungan Lau Simeme masuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN).

saya meminta seluruh pihak terkait, termasuk BBWS dan BPN, membangun sinergi agar proses pengosongan lahan berjalan tertib dan tidak menimbulkan keributan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Rapat tersebut turut membahas pengosongan area pemakaman warga serta relokasi kantor Desa Kuala Dekah yang berada dalam kawasan pembangunan bendungan.

Sekda Deli Serdang meminta kepala desa segera melakukan pendataan ahli waris untuk mempercepat proses pemindahan makam keluarga terdampak proyek. langkah tersebut dinilai penting guna menghindari sengketa maupun hambatan sosial di lapangan.

Baca Juga:  Gerakan Jumat Bersih Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Atasi Banjir

Selain itu, pembangunan kantor Desa Kuala Dekah yang baru juga diminta segera dipetakan melalui koordinasi dengan Dinas Cipta Karya agar proses relokasi fasilitas pelayanan publik tidak berlarut-larut.

di sisi lain, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II, Feriyanto, menekankan pentingnya kesepahaman seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan pengosongan lahan proyek bendungan.

menurutnya, dukungan dari unsur Badan Pertanahan Nasional, TNI, Polri, hingga perangkat desa menjadi faktor penting agar proses pengosongan berjalan damai dan kondusif.

Feriyanto juga menegaskan Bendungan Lau Simeme memiliki nilai strategis bagi Sumatera Utara karena menjadi salah satu proyek infrastruktur sumber daya air terbesar yang saat ini dibangun di Pulau Sumatera.

Percepatan pembangunan bendungan tersebut dinilai memiliki dampak jangka panjang terhadap penguatan pasokan air baku, pengendalian banjir, serta kebutuhan irigasi di kawasan Deli Serdang dan sekitarnya.

dengan percepatan pengosongan lahan yang mulai dijalankan, fokus utama kini tertuju pada kemampuan seluruh pihak menjaga stabilitas sosial masyarakat sekaligus memastikan tahapan proyek strategis nasional itu berjalan tanpa gejolak di lapangan (Ilham Gondrong)

Berita Terkait

GELAR BIMTEK ANTI MALADMINISTRASI, PEMKAB SIMEULUE SIAP HADAPI PENILAIAN OMBUDSMAN RI 31 AGUSTUS – 4 SEPTEMBER 2026*
SIMEULUE BERSINAR “DIMULAI DARI SINI, GUNTING PITA TANDA POSKO ULT P4GN RESMI DIBUKA BUPATI MONAS
RSUD SIMEULUE MILIKI 8 DOKTER MAGANG DAN BAKTI UNTUK DUKUNG PELAYANAN KESEHATAN
​Sinergi Penegak Hukum dan Pemda, Kejari Bitung Hadiri Pelantikan Gojukai dan Panitia Kajati Sulut Cup V
Jejak Izin Palsu di Balik Alih Fungsi
Langkah Panjang di Balik Perayaan
Bekala dan Jalan Panjang Pengembang
HUT RI KE-81, DINAS SYARIAT ISLAM SIMEULUE GELAR GOTONG ROYONG BERSIH-BERSIH KANTOR
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:56

Gencarkan Budaya Antikorupsi, Kejari Bitung Sambangi Kampus STBM Dua Sudara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:59

​Bentuk Agen Perubahan, Kejari Bitung Isi Pembekalan Revolusi Mental bagi Capaska

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:15

​Sidang Praperadilan Lodewyk Pusung Ungkap Pengelolaan Dapur MBG di Manado, OC Kaligis: Dapurnya Ada dan Memenuhi Syarat

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:45

​Kajari Bitung Hadiri FGD Evaluasi Restorative Justice di Kejati Sulawesi Utara

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:44

Pengawasan Ketat Korps Adhyaksa: Kejari Bitung dan Tiga Kejari Daerah Jalani Evaluasi Kinerja Serentak

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:16

Kasus Dugaan JADUP Siperkas Kian Memanas! Warga Tuntut Transparansi, Ketua BPG Sampaikan Keterangan Soal Penyaluran Bantuan

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:19

Sidang Kasus Dugaan Perambahan Hutan Lindung di Karo Berlanjut, Jaksa Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi

Senin, 27 Juli 2026 - 16:26

BERULANG KALI DISOROT, BELUM ADA TITIK TERANG! Dugaan “Dana Titipan” Rp7 Juta per Desa hingga Berbagai Isu Anggaran di Subulussalam Kian Mengguncang Kepercayaan Publik: Sampai Kapan Kepastian Hukum Dinanti?

Berita Terbaru