Manado | Tribuneindonesia.com – Nuansa kebersamaan dan pelestarian budaya mewarnai acara Halal Bihalal yang digelar oleh Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) tahun 2026, Minggu (17/05/26).
Bertempat di Gedung Serbaguna Kantor Walikota Manado pada Sabtu (16/5), agenda tahunan ini dirangkaikan dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang Festival Tumbilotohe, sebuah tradisi khas masyarakat Gorontalo yang sarat akan nilai religius.
Komandan Kodaeral VIII, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., menunjukkan dukungannya terhadap agenda bernilai kultural ini.
Meski berhalangan hadir secara langsung, Dankodaeral VIII mengutus Sahli E Teklog Pok Sahli Kodaeral VIII untuk mewakili dan menghadiri seluruh rangkaian acara hingga selesai.
Acara yang berlangsung khidmat ini dibuka dengan prosesi Halal Bihalal sebagai ajang saling memaafkan.
Momentum tersebut dinilai sangat krusial dalam memperkuat tali persaudaraan, merawat nilai-nilai kebersamaan, sekaligus mendongkrak sinergitas antar-elemen masyarakat demi menjaga stabilitas persatuan dan kerukunan di wilayah tersebut.
Setelah sesi silaturahmi usai, puncak kemeriahan acara berlanjut pada pengumuman dan penyerahan hadiah Festival Tumbilotohe 2026.
Festival yang identik dengan gemerlap pemasangan lampu tradisional ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sebuah manifestasi nyata dalam melestarikan warisan leluhur Gorontalo agar tetap eksis mengedukasi generasi muda.
Hadirnya jajaran Pejabat Forkopimda Sulawesi Utara (Sulut) beserta perwakilan instansi terkait semakin menambah bobot pentingnya acara ini.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh deretan tokoh masyarakat, pengurus inti KKIG, serta para tamu undangan yang ikut menyaksikan malam penghargaan budaya tersebut dengan penuh antusiasme. (talia)
















