Bitung | Tribuneindonesia.com – Komandan Satuan Patroli (Dansatrol) Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D., S.E., M.Tr.Hanla., CRMP, turut mendampingi Dankodaeral VIII, Laksda TNI Dery Triesnanto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., dalam agenda pengarahan strategis yang disampaikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, Kamis (14/05/26).
Kehadiran jajaran pimpinan satuan patroli ini menjadi vital mengingat fokus instruksi Kasal berkaitan erat dengan efektivitas pengamanan wilayah perairan yang menjadi tanggung jawab operasional Dansatrol di lapangan.
Dalam video conference (vicon) yang berlangsung di Ruang Rapat Makodaeral VIII, pada Rabu (13/5), Dansatrol menyimak secara saksama penekanan Kasal mengenai peningkatan profesionalisme prajurit.
Sebagai unsur yang berada di garis depan patroli keamanan laut, satuan tempur di bawah komando Dansatrol diharapkan mampu menerjemahkan visi Kasal dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis yang terus berubah dengan cepat dan kompleks.
Kasal menegaskan bahwa tantangan keamanan maritim saat ini menuntut personel yang tidak hanya tangguh, tetapi juga adaptif terhadap teknologi operasional.
Bagi Satrol Kodaeral VIII, instruksi ini menjadi acuan dalam meningkatkan standar kesiapsiagaan tempur di laut.
Personel dituntut memiliki kemampuan mumpuni agar setiap pergerakan unsur patroli mampu menjawab ancaman dengan koordinasi yang presisi dan efektif.
Melalui partisipasi aktif dalam pengarahan ini, Dansatrol Kodaeral VIII beserta jajaran perwira PWO berkomitmen untuk mempererat sinergi antarunit.
Pemahaman mendalam mengenai situasi strategis terkini diharapkan dapat meminimalisir kendala komunikasi saat pelaksanaan tugas, sehingga setiap operasi pengamanan maritim di wilayah kerja Kodaeral VIII dapat berjalan dengan hasil yang optimal sesuai kebijakan pimpinan pusat.
Selain Dansatrol, kegiatan ini juga dihadiri oleh pejabat teras lainnya seperti Wadan Kodaeral VIII, Dansathantai, serta Kadissyahal Kodaeral VIII.
Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan keseriusan Kodaeral VIII dalam memperkuat struktur pertahanan dan keamanan laut, dengan Satuan Patroli sebagai ujung tombak yang siap menjalankan instruksi Kasal demi menjaga kedaulatan NKRI. (talia)
















