SKANDAL GURU “SILUMAN” DI SD NEGERI 1 SEMADAM: PIHAK SEKOLAH BUNGKAM, DESAKAN PEMANGGILAN RESMI MENGUAT

- Editor

Senin, 4 Mei 2026 - 13:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRIBUNEINDONESIA| Aceh Tenggara, 4 Mei 2026 — Dugaan praktik “guru siluman” di SD Negeri 1 Semadam, Kecamatan Semadam, kian memanas. Di tengah temuan awal yang mengarah pada indikasi penyimpangan serius, sikap bungkam pihak sekolah justru mempertebal kecurigaan publik.

Ketua LSM PPKMA, Saidul Amran, mengungkapkan bahwa dirinya telah berkali-kali mencoba menghubungi Kepala SD Negeri 1 Simpang Semadam untuk meminta klarifikasi resmi. Namun hingga saat ini, tidak ada satu pun respons yang diberikan.

“Sudah kami hubungi berulang kali, tapi tetap tidak ada jawaban. Ini menyangkut tanggung jawab publik, tidak bisa didiamkan,” tegasnya.

Di sisi lain, investigasi yang dilakukan tim gabungan bersama Media Bintang Bhayangkara Indonesia (BINKARI) menemukan indikasi kuat adanya tenaga pendidik yang tercatat aktif dan menerima gaji negara, namun tidak pernah melaksanakan tugas mengajar. Tiga nama—Hakiki, Nazaruddin, dan Masrayani Lubis—menjadi fokus utama pemeriksaan.

Baca Juga:  Ombak Kuat Diduga Penyebab Kematian Dua Balita di Bitung, Polisi Olah TKP Tragedi Candi Pantai

Menanggapi situasi ini, LSM PPKMA secara tegas meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tenggara untuk segera mengambil langkah konkret.

“Kami meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tenggara agar secepatnya memanggil Kepala SD Negeri 1 Simpang Semadam untuk dimintai pertanggungjawaban sebagai pimpinan di sekolah tersebut,” ujar Saidul Amran.

Desakan ini dinilai penting untuk memastikan adanya kejelasan, transparansi, serta penegakan aturan dalam dunia pendidikan. Jika terbukti terjadi pelanggaran, maka tindakan tegas harus diambil tanpa kompromi.

Kasus ini tidak hanya menyangkut administrasi, tetapi juga menyentuh langsung hak peserta didik dan integritas sistem pendidikan.
Publik kini menunggu: apakah otoritas terkait akan bergerak cepat, atau justru membiarkan persoalan ini berlarut-larut tanpa kepastian.

Investigasi berjalan. Tekanan publik semakin kuat. Dan pertanggungjawaban tak bisa lagi ditunda. ***

Berita Terkait

SKANDAL GURU “SILUMAN” & DUGAAN PELANGGARAN UU ASN DI SD NEGERI 1 SEMADAM: GAJI MENGALIR, ATURAN DIABAIKAN?
Warga Kembali Demo ke Kantor Bupati Bireuen, Usut Tuntas Izin Perkebunan Sawit
Hardiknas 2026: Pemkab Bireuen Tegaskan Komitmen pada Kesejahteraan Guru
Mafia Tambang Emas Madina Dapat Backing yang Kuat , Apakah negara kalah ?
Korban Bencana Masih di Tenda : Pemkab Bireuen Gagal Penuhi Hak-Hak Korban Banjir
Kecelakaan Tunggal Truk Kontainer Menghebohkan Kawasan Plaza Bitung
HRD Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Utara
Personil Koramil 02/Simeulue Tengah Karya Bakti Renovasi Musholla Makam Teuku Diujung Bersama Masyarakat.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 13:49

SKANDAL GURU “SILUMAN” & DUGAAN PELANGGARAN UU ASN DI SD NEGERI 1 SEMADAM: GAJI MENGALIR, ATURAN DIABAIKAN?

Senin, 4 Mei 2026 - 13:15

SKANDAL GURU “SILUMAN” DI SD NEGERI 1 SEMADAM: PIHAK SEKOLAH BUNGKAM, DESAKAN PEMANGGILAN RESMI MENGUAT

Senin, 4 Mei 2026 - 07:36

Warga Kembali Demo ke Kantor Bupati Bireuen, Usut Tuntas Izin Perkebunan Sawit

Senin, 4 Mei 2026 - 04:17

Mafia Tambang Emas Madina Dapat Backing yang Kuat , Apakah negara kalah ?

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:11

Korban Bencana Masih di Tenda : Pemkab Bireuen Gagal Penuhi Hak-Hak Korban Banjir

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:01

Kecelakaan Tunggal Truk Kontainer Menghebohkan Kawasan Plaza Bitung

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04

HRD Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Utara

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11

Personil Koramil 02/Simeulue Tengah Karya Bakti Renovasi Musholla Makam Teuku Diujung Bersama Masyarakat.

Berita Terbaru

Internasional dan Nasional

Hentikan Praktik Sensor dan Swasensor pada Jurnalis dan Media

Senin, 4 Mei 2026 - 04:47