Lari Sprint hingga Aksi MMA: Kemeriahan Kapolres Cup Bitung Ubah Jalan Sam Ratulangi Jadi Panggung Prestasi

- Editor

Sabtu, 25 April 2026 - 10:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.comDerap langkah pelari dan sorak-sorai penonton memecah keheningan Jalan Sam Ratulangi, tepat di jantung Kota Bitung.

Gelaran bergengsi bertajuk Kapolres Cup Sprint Race 100 Meter 2026 secara resmi dimulai pada Sabtu (25/4/26), membawa misi besar untuk menghidupkan kembali gairah olahraga di tengah masyarakat.

​Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H, membuka langsung perhelatan ini dengan prosesi yang unik.

Tidak sekadar memotong pita, ia bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Bitung turun langsung ke lintasan aspal untuk mengikuti lomba eksebisi sprint 100 meter, bersaing sehat dengan perwakilan peserta di hadapan publik.

​Suasana di depan Kantor Wali Kota Bitung berubah menjadi panggung pesta rakyat yang sarat energi.

Ribuan pasang mata warga tampak antusias memadati pinggir lintasan, menjadikan kompetisi atletik ini sebagai magnet hiburan sekaligus ruang interaksi sosial bagi berbagai lapisan komunitas di Kota Cakalang.

​Dalam pernyataannya, AKBP Albert Zai menekankan bahwa esensi dari Kapolres Cup ini jauh melampaui sekadar mengejar garis finis.

Menurutnya, acara ini merupakan instrumen strategis untuk mengampanyekan pola hidup sehat secara masif di tengah dinamika kehidupan perkotaan yang semakin padat.

​“Kami berupaya mengetuk kesadaran kolektif warga agar kembali aktif bergerak. Olahraga bukan hanya soal fisik yang bugar, tetapi juga tentang bagaimana kita menanamkan disiplin, sportivitas, dan memperkokoh rasa persatuan,”

tutur Kapolres di sela-sela kegiatan.

Panitia pelaksana merancang kompetisi ini agar inklusif dengan membagi perlombaan ke dalam dua kelompok utama.

Kategori remaja diperuntukkan bagi tunas muda usia 14 hingga 17 tahun, sementara kategori umum mewadahi semangat kompetitif warga berusia 18 tahun ke atas, baik putra maupun putri.

Baca Juga:  ​Tragedi Berdarah di Kasawari: Pemuda 23 Tahun di Aertembaga Diduga Aniaya Ibu Hingga Tewas

​Satu hal yang menarik perhatian adalah komitmen panitia untuk meniadakan biaya pendaftaran.

Kebijakan ini diambil demi memastikan tidak ada sekat ekonomi bagi warga yang ingin berpartisipasi, sehingga bakat-bakat terpendam dari lorong-lorong kota memiliki kesempatan yang sama untuk bersinar.


Kemeriahan acara semakin memuncak dengan adanya sajian extraordinary berupa pertarungan bela diri campuran (MMA) dalam event SRTEEFighter BFC.


Aksi baku hantam teknik tinggi dari atlet Combat Fighting Club Art MMA dan BFC Bitung Fighting Club disuguhkan secara profesional dengan standar keselamatan yang ketat.

​Ketua Panitia, Mario Mamuntu, S.AB, dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak melewatkan momentum berharga ini.

Ia memandang kegiatan ini sebagai wadah perekat persaudaraan yang efektif melalui jalur prestasi dan hiburan yang positif.

​“Ini adalah panggung bagi kita semua. Kami ingin masyarakat merasakan atmosfer kebersamaan yang nyata di sini. Selain tontonan yang memacu adrenalin, ada nilai edukasi bagi generasi muda agar menjauhi pengaruh negatif dengan menyalurkan energi ke bidang olahraga,”

kata Mario.

​Sisi ekonomi kerakyatan pun tak luput dari perhatian penyelenggara dengan melibatkan pelaku UMKM binaan BFC Baku Sayang Organizer.

Kehadiran stand-stand usaha lokal di sekitar lokasi lomba memberikan dampak ekonomi instan, menciptakan perputaran rupiah yang bermanfaat bagi pedagang kecil di Bitung.

​Solidaritas lintas sektor terlihat nyata dari dukungan 32 organisasi, mulai dari lembaga adat, keagamaan, hingga komunitas pemuda.

Kolaborasi masif ini menjadi sinyal kuat bahwa semangat persatuan di Kota Bitung tetap terjaga, sekaligus menjadi harapan lahirnya bibit atlet nasional dari lintasan 100 meter ini. (kiti)

Berita Terkait

HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat
HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat
21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh
Peringati 21 Tahun MoU Helsinki, Kecamatan Jangka Gelar Zikir dan Doa Bersama
Arief Martha Rahadyan dan Harapan Generasi Muda: Dukungan Ujang Supriatin untuk Indonesia yang Lebih Produktif
GMNI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget
Camat dan Forum Reje Lut Tawar Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jagong Jeget
Dikira Embun, Ternyata Debu Selimuti Jalan Lintas Kutacane-Medan ‎
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:14

Perkuat Sinergi Syariah, Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp400 Juta Melalui Baitul Mal Simeulue

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:38

Dari Pinang Tak Produktif Menjadi Kebun Manfaat, SMA Negeri 1 Badar Sulap Halaman Sekolah Jadi Aset Pendidikan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:41

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju Simeulue Hebat, Indonesia Kuat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:27

​Tekan Angka TBC, Pemkot Bitung Gencarkan Gerakan Terintegrasi “Ketuk Pintu” Hingga ke Rumah Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:09

Desa Kute Buluh Juara Evaluasi Desa Cantik Aceh Tenggara, Pengelolaan Data Jadi Fondasi Pembangunan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:37

KINERJA PEMKAB SIMEULUE DAPAT PENGAKUAN NASIONAL TAHUN 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:59

Selamat Jalan Kak, Semoga Husnul Khatimah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:00

Satuan Lantas Polres Simeulue Semarakkan HUT RI ke 81 Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih di Jalan Raya

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

45 Paskibraka dan Amanah Merah Putih

Jumat, 14 Agu 2026 - 16:35

Feature dan Opini

Transisi Energi: Yang Listrik Silakan, Yang Minyak Tetap Berjalan

Jumat, 14 Agu 2026 - 16:18