​Ironi di Balik Geliat Kebersihan Bitung: Sampah ‘Liar’ di Matuari Resahkan Warga

- Editor

Sabtu, 25 April 2026 - 02:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.comPemerintah Kota (Pemkot) Bitung saat ini tengah berada dalam tren positif untuk meningkatkan standar kebersihan wilayah, Sabtu (25/04/26).


Langkah masif ini merupakan tindak lanjut langsung atas instruksi dan apresiasi Presiden Prabowo Subianto yang mendorong seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Indonesia untuk memperketat tata kelola lingkungan demi kenyamanan publik.


​Namun, di tengah semangat pembersihan tersebut, sebuah pemandangan kontradiktif justru mencoreng estetika kota.

Sebuah lokasi yang disinyalir menjadi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) bayangan atau liar muncul di wilayah Kecamatan Matuari, Kota Bitung, yang kini menjadi sorotan tajam masyarakat setempat.

​Keberadaan tumpukan sampah ilegal ini letaknya sangat memprihatinkan karena berdekatan langsung dengan kawasan permukiman padat penduduk.

Hal ini memicu kegaduhan di tengah warga yang merasa kenyamanan lingkungan mereka terusik oleh tata kelola limbah yang tidak pada tempatnya.

​Berdasarkan pantauan di lapangan, tumpukan sampah tersebut meluber hingga ke ruas jalan utama yang menjadi akses vital mobilitas warga.

Tak hanya merusak pemandangan visual Kota Bitung yang sedang ditata, kondisi ini juga dinilai membahayakan para pengguna jalan yang melintas setiap harinya.

​Dampak yang ditimbulkan bukan sekadar masalah estetika semata, melainkan sudah mengarah pada ancaman kesehatan serius.

Bau amis yang menyengat serta aroma busuk dari sampah yang berhamburan menjadi “menu” harian yang harus dihirup oleh warga sekitar maupun pengendara.

Baca Juga:  Respons Cepat Pasca Gempa, Perumda Duasudara Tinjau Kualitas Air di Mata Air Danowudu

Seorang warga berinisial FM yang kerap melintasi jalur tersebut mengekspresikan kekecewaannya.

Ia mengeluhkan aroma yang sangat menusuk hidung, yang menurutnya sudah berada pada level yang sulit ditoleransi bagi orang yang beraktivitas di area tersebut.

​”Kami sebagai warga di sini sudah berulang kali melaporkan adanya tumpukan sampah ini kepada pemerintah setempat. Namun, kenyataannya hingga detik ini seolah belum ada tindakan nyata atau solusi konkret yang diambil,”

ungkap FM dengan nada kecewa saat diwawancarai di lokasi.

​Keluhan serupa juga mencuat terkait jangkauan polusi udara dari sampah tersebut yang telah masuk ke area rumah-rumah warga.

Bau menyengat ini dilaporkan semakin menjadi-jadi ketika wilayah tersebut diguyur hujan, di mana kelembapan udara memperparah aroma tidak sedap di sekitar lokasi.

​Warga menyatakan kekhawatiran mendalam terhadap dampak kesehatan jangka panjang, terutama bagi anak-anak yang tinggal di radius dekat TPS bayangan tersebut.

Lingkungan yang tercemar dikhawatirkan menjadi sarang penyakit yang dapat mengancam imunitas warga jika terus dibiarkan tanpa penanganan.

​Melalui kondisi ini, masyarakat mendesak agar Pemkot Bitung segera turun tangan melakukan pembersihan total dan pengawasan ketat di lokasi tersebut.

Warga berharap janji kebersihan kota bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata yang membebaskan mereka dari belenggu pencemaran lingkungan. (kiti)

Berita Terkait

21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh
Peringati 21 Tahun MoU Helsinki, Kecamatan Jangka Gelar Zikir dan Doa Bersama
Arief Martha Rahadyan dan Harapan Generasi Muda: Dukungan Ujang Supriatin untuk Indonesia yang Lebih Produktif
GMNI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget
Camat dan Forum Reje Lut Tawar Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jagong Jeget
Dikira Embun, Ternyata Debu Selimuti Jalan Lintas Kutacane-Medan ‎
Dari Pinang Tak Produktif Menjadi Kebun Manfaat, SMA Negeri 1 Badar Sulap Halaman Sekolah Jadi Aset Pendidikan
Himpunan Mahasiswa hukum tata i 40 tabung gas LPJ,ambal,pakaian layak dankebutuhan sekolah, langsung kepada korban kebakaran di pasar jagong jeget kamis 13.agustus 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:53

Adu Penalti, Skor 5-3, dan Laga yang Menyisakan Pertanyaan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:51

Semarakkan HUT ke-81 RI, Ellen Honandar Sondakh Pimpin Rombongan Fun Walk Hingga Blusukan ke Pasar

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:42

​Hadiri Pelantikan Pengurus Gojukai Sulut, Hengky Honandar Buka Ajang Perebutan Piala Wali Kota Bitung

Senin, 20 Juli 2026 - 16:09

Pemkot Bitung Apresiasi Kolaborasi Panitia, Open Turnamen Mini Soccer Dankodaeral VIII Cup Dimulai

Sabtu, 18 Juli 2026 - 04:10

Kantongi Dukungan Mayoritas, Wali Kota Bitung Resmi Nakhodai KONI

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:57

GSI 2026 Jadi Arena Seleksi Atlet Muda Berprestasi

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:26

Raditya Bergeser ke Jantung Pertahanan, Talenta Sumut Mencuri Perhatian di Piala AFF U-19 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:24

Dodi Yonata, SE Terpilih Secara Aklamasi Pimpin FORKI Simeulue Priode 2026 – 2030

Berita Terbaru