Polres Bireuen Ungkap Penyebab Meninggalnya Dua Remaja Asal Siampang Mamplam

- Editor

Sabtu, 25 April 2026 - 00:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Kepolsian Resor Bireuen melalui Unit PPA, Tim Opsnal Satreskrim dan Tim Opsnal Satintelkam berhasil mengungkap penyebab meninggalnya dua remaja asal Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen, yang ditemukan dalam saluran buangan air di kawasan Desa Meunasah Baro, Peudada, pada Minggu 19 April 2026 lalu

Dimana dugaan awalnya, penemuan dua remaja tanpa identitas tersebut diduga akibat kecelakaan tunggal yang mereka alami

Namun Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, kedua remaja tersebut meninggal bukan murni kecelakaan tunggal

Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med., Kom.,
melalui Kasat Reskrim AKP Dedy Miswar, S.Sos., M.H., didampingi
Kanit PPA Ipda Hery DR, S.Sos, Jum’at 23 April 2026, mengatakan bahwa kedua remaja yang ditemukan disaluran air desa Meunasah Baroh Kecamatan Peudada tersebut meninggal akibat adanya unsur pidana, dimana setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut

“Alhamdulillah kami berhasil mengungkap penyebab utama meninggalnya dua remaja asal Simpang Mamplam, yang ditemukan warga disaluran air buangan di kecamatan peudada, kami turun langsung kelokasi, bersama kasat lantas dan kapolsek peudada saat itu, kejadian terlihat seperti korban mengalami laka tunggal, tapi saat kami melakukan penyelidikan, olah TKP dan Kondisi Korban, ternyata terdapat unsur pidana, sehingga terus mendalami dan pengembangan lebih lanjut” terang AKP Dedy

Baca Juga:  ​Kolaborasi Strategis: Pegadaian Manado Gandeng Polisi untuk Pengamanan Aset dan Literasi Keuangan

Sambung AKP Dedy, setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut, pelaku utama atas kejadian tersebut berhasil ditangkap

“Kini dua remaja MN (18) Warga Jangka, MY (17) Warga Peusangan telah ditetapkan sebagai pelaku utama kejadian tragis tersebut, sementara satu remaja lainnya Z(17) Warga Jeumpa turut dimintai keterangan karena berada di lokasi saat kejadian, dari keterangan para pelaku, korban yang saat itu sedang perjalanan pulang menggunakan sepeda motor sempat dipanggil oleh para pelaku, namun tidak dihiraukan, pelaku kemudian menyerempet dan menendang sepeda motor korban hingga terjatuh ke dalam parit, bahkan salah satu pelaku sempat melakukan pemukulan terhadap korban, setelah itu mereka melarikan diri” ucap AKP Dedy

Kini para pelaku dengan barang bukti berupa dua senjata tajam dan sepeda motor telah diamankan di Mapolres Bireuen guna proses penyelidikan lebih lanjut oleh Unit PPA Satreskrim

Kasat Reskrim AKP Dedy, sangat menyayangkan atas kejadian tersebut

“Kami tentunya sangat prihatin atas kasus ini, kami menghimbau kepada para orang tua agar meningkatkan pengawasan kepada Anak – anaknya khususnya para Remaja Laki – laki,kita berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ucap AKP Dedy

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Kota Bakti dan UPT Pemasyarakatan Pidie Gelar Donor Darah Serentak
MAN 1 Pidie Perkuat Kiprah di Kancah Internasional, Dua Siswa Raih Juara III Robotik
Bukan Sekadar Tanpa Plang! P3-TGAI Desa Rikit Disorot: Pekerjaan Bergelombang, K3 Dipertanyakan, Aspirasi Dewan Ikut Disorot
Desa Kute Buluh Juara Evaluasi Desa Cantik Aceh Tenggara, Pengelolaan Data Jadi Fondasi Pembangunan
Ketika Sumber Daya Habis — Lalu Ke Mana Bangsa Ini Akan Melangkah?
Di Norwegia Melayani dengan Sederhana — Di Indonesia Justru Dilayani Berlebihan
Selamat Jalan Kak, Semoga Husnul Khatimah
Dinas DPKP Bireuen dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Empat Kecamatan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:02

Ironi Negeri Ini — Guru Disuruh Sarjana, Tapi Dewan Bisa Cukup Lulus SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:32

Memimpin Bukan Bermain Catur — Membangun Peradaban atau Menjadi Cerita Keruntuhan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:14

Peradaban Bangsa Akan Bersih dan Maju Jika Dimulai dari Indonesia Timur

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:44

Jack Ma: Seorang Guru yang Membuktikan — Bukan dengan Buku, Tapi dengan Karya

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:38

Sekolah Itu Fondasi: Di Situlah Identitas dan Masa Depan Bangsa Dibentuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:28

Perampasan Aset Koruptor: Antara Ketakutan Pemegang Kuasa dan Keadilan bagi Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:27

Pemimpin Itu Melayani, Bukan Dilayani

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:04

Kekerasan Tidak Pernah Menjadi Jalan Penyelesaian Sesungguhnya

Berita Terbaru

Headline news

KINERJA PEMKAB SIMEULUE DAPAT PENGAKUAN NASIONAL TAHUN 2026

Kamis, 13 Agu 2026 - 03:37