​Ijab Qabul di Girian Weru: AKP Abdul Natip Anggai Nikahkan Putrinya dengan Bripda Nur Iman

- Editor

Sabtu, 11 April 2026 - 08:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.comSuasana khidmat menyelimuti Kompleks Pasar Girian, tepatnya di kediaman keluarga Anggai-Mardjun, Kelurahan Girian Weru Satu, pada Sabtu (11/04/26).

Hari bahagai tersebut menjadi momen bersejarah bagi dua personel Kepolisian Republik Indonesia, Bripda Nur Iman Noval Ijal dan Bripda Hana Magfirah R. Anggai, yang resmi mengikat janji suci pernikahan.

​Prosesi sakral ini mempertemukan dua insan bhayangkara dalam sebuah ikatan rumah tangga.

Bripda Hana Magfirah merupakan putri terkasih dari perwira polisi AKP Abdul Natip Anggai dan Ibu Hartini Mardjun.

Kehadiran para tamu undangan dari berbagai kalangan menunjukkan betapa dihormatinya kedua keluarga besar ini di mata masyarakat maupun institusi.

​Sementara itu, acara inti yakni akad nikah disaksikan langsung oleh tokoh agama setempat. Tercatat, dua keimaman besar turut hadir, yakni Imam Masjid Girian Weru Satu, Arifin Moha, serta Imam Masjid Girian Bawah, Ramli Mamonto.

Kehadiran mereka didampingi oleh jajaran staf pegawai Syar’i untuk memastikan prosesi berjalan sesuai syariat Islam.

​Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Girian, Zainudin S.Ag., bertindak langsung memimpin administrasi pernikahan.

Kehadiran pejabat berwenang ini memberikan legalitas formal bagi penyatuan cinta Noval dan Hana di hadapan hukum negara, melengkapi keabsahan di mata agama yang telah dilakukan sebelumnya.

​Puncak kekhidmatan terjadi saat prosesi Ijab Qabul dimulai. Ayah kandung mempelai wanita, AKP Abdul Natip Anggai, bertindak sebagai wali nikah yang menjabat langsung tangan mempelai pria.


Dengan suara tegas dan satu tarikan napas, Bripda Nur Iman Noval Ijal mengucapkan janji setia, yang disambut ucapan “sah” oleh para saksi dan hadirin.


​Suasana haru pecah saat sesi sungkeman berlangsung. Keheningan menyelimuti lokasi acara ketika putri tertua dari AKP Abdul Natip Anggai melantunkan lagu melankolis berjudul “Surga di Telapak Kaki Ibu”. Alunan nada yang menyayat hati tersebut membuat banyak tamu undangan tak kuasa menahan air mata, merefleksikan rasa bakti anak kepada orang tua.

Baca Juga:  Mualaf Center Indonesia Minut Resmi Dilantik, Komitmen Jaga Silaturahmi dan Syiar Islam

​Dalam undangan yang disebarkan, kedua mempelai menghaturkan rasa syukur atas rahmat Allah SWT yang telah menciptakan manusia berpasang-pasangan.


Mereka memohon doa restu agar kasih sayang yang terjalin senantiasa diberkahi, sebagaimana harapan besar keluarga besar Ibu Nurti Mokoginta yang turut menjadi bagian dari rangkaian doa tersebut.


​Diketahui, daftar tamu VIP dari pihak mempelai pria menunjukkan relasi yang luas, di antaranya dihadiri oleh Kabid Propam Polda Sulut, Kombes Pol Reindolf Unmehopa, S.H., S.I.K., bersama istri. Selain itu, hadir pula jajaran perwira seperti Kapten Laut Arie Purnomo Fitrianto, S.H., serta tokoh masyarakat seperti Mantan Lurah Motoboi Besar, Tendi A. Ponubu, S.KM.

Tak kalah berwibawa, jajaran tamu dari pihak mempelai wanita juga dipadati pejabat teras.

Terlihat hadir Kabid TIK Polda Sulut, Kombes Pol Yandrie Makaminan, S.I.K., dan Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H. Kehadiran unsur pimpinan kepolisian ini menegaskan dukungan moral bagi kedua anggota polri yang sedang berbahagia tersebut.

​Dari unsur pemerintahan sipil, Camat Girian, Rukman Rasyid S.Sos., dan Kapolsek Ranowulu, Iptu Teguh Pambudi S.Sos., juga tampak hadir memberikan ucapan selamat.

Sinergi antara tokoh pemerintahan, kepolisian, dan tokoh adat sangat terasa dalam pesta yang memadukan protokoler kedinasan dan kehangatan kekeluargaan ini.

​Dukungan sosial juga mengalir dari berbagai organisasi, termasuk WIA Ranting Girian Weru Satu serta ATM dan Keimaman Masjid Besar Al-Muttaqin.

Kehadiran keluarga besar Mardjun-Midu-Anggai memperkuat struktur kekeluargaan yang menjadi pilar utama terselenggaranya hajatan besar di wilayah Girian tersebut.

​Sebagai penutup rangkaian acara yang megah namun bermakna, panitia menggelar prosesi adat Bolaang Mongondow yang disebut Mugaman.

Tradisi ini menjadi penanda penghormatan terhadap akar budaya leluhur, sekaligus menutup seluruh rangkaian pesta pernikahan Bripda Noval dan Bripda Hana dengan penuh keberkahan dan kedamaian. (Kiti)

Berita Terkait

Menjelang Peringatan 70 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Bulgaria Pererat Kemitraan Strategis
Menghubungkan Hati Melalui Pena: Kemitraan Pers Indonesia dan Maroko dalam Mengukir Peradaban Bersama
Dukung Pembangunan Akses Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu, Kantah Jakarta Selatan Siap Kawal Aspek Pertanahan
Rayakan HUT ke-11, Semeton Tridatu Gelar Bakti Sosial hingga Persembahyangan Bersama
Personel Polsek Kota Juang terus menggencarkan upaya pencegahan Karhutla
Tingkatkan Patroli Rutin, Polres Bireuen Perkuat Langkah Cegah Aksi Kriminalitas Di Masyarakat 
Solidaritas Tanpa Batas: Paguyuban Teupah Timur Pulangkan Jenazah Warga Simeulue yang Tertahan di Banda Aceh
Dua Ruas Jalan di Jakarta Pusat Jadi Sorotan, Ada Apa? PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Stakeholder Siapkan Langkah Strategis
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:09

Ketua DPW PAN Syafruddin Bantu Anak Yatim dari Batanta Dapatkan Perawatan Medis

Rabu, 16 September 2026 - 09:24

Kantor Polsubsektor Percut Sei Tuan di Simpang Pasar 10 Tembung Diduga Kerap Kosong, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Rabu, 16 September 2026 - 08:56

RSUD Waisai Hadirkan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Perkuat Layanan Kesehatan di Raja Ampat

Rabu, 16 September 2026 - 04:58

Iskandar DPRA Desak Usut Tuntas Bom Ikan di Simeulue: “Pengawasan Laut Harga Mati!”

Rabu, 16 September 2026 - 04:38

​Rotasi Jabatan di Polres Bitung: Kompol Bartholomeus Junov Resmi Jabat Wakapolres

Rabu, 16 September 2026 - 00:10

IKL SPPG dan Pintu yang Ditutup

Selasa, 15 September 2026 - 16:24

Solidaritas Tanpa Batas: Paguyuban Teupah Timur Pulangkan Jenazah Warga Simeulue yang Tertahan di Banda Aceh

Selasa, 15 September 2026 - 15:16

Kedepankan Dialog Humanis, AKBP Arie Sulistyo Berhasil Damai Pertikaian Warga di Pasar Tua

Berita Terbaru