Merasa Difitnah, Sarip Umar Klarifikasi Video Viral dan Ancang-ancang Tempuh Jalur Hukum

- Editor

Jumat, 10 April 2026 - 16:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Bitung | Tribuneindonesia.comGelombang disinformasi yang mencatut nama tokoh publik kembali terjadi, Jumat (10/04/26).

Baru-baru ini, sebuah video klarifikasi dari Sarip Umar beredar luas sebagai respons atas maraknya unggahan di media sosial yang menyeret namanya dalam narasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.


Dalam pernyataan resminya, Sarip secara eksplisit menepis seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia menegaskan bahwa dirinya menjadi korban dari penyebaran informasi palsu yang dilakukan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab melalui berbagai platform digital.


Sarip mengungkapkan kekecewaannya terhadap sejumlah konten, terutama di platform Facebook, yang diklaim berasal dari dirinya.


Ia memastikan bahwa seluruh pernyataan dalam konten tersebut adalah hoaks dan tidak pernah keluar dari lisan maupun pemikiran pribadinya.


​Tak hanya itu, Sarip sangat menyayangkan tindakan oknum yang dengan sengaja menggunakan identitasnya untuk menyesatkan opini publik.

Baginya, pencatutan nama tersebut bukan sekadar salah paham, melainkan upaya sistematis untuk menciptakan kegaduhan.

​Guna mencegah dampak yang lebih luas, Sarip melayangkan imbauan keras kepada masyarakat luas. Ia meminta publik untuk tidak mudah terprovokasi dan lebih selektif dalam mengonsumsi informasi yang beredar di jagat maya sebelum menyebarkannya kembali.

​Pentingnya langkah verifikasi menjadi poin utama yang ia tekankan. Sarip mengingatkan bahwa di era digital ini, melakukan kroscek terhadap kebenaran suatu konten merupakan kewajiban bagi setiap pengguna media sosial agar tidak terjerat dalam lingkaran fitnah.

​”Semua yang beredar itu bukan dari saya. Saya merasa dirugikan dan difitnah,”

tegas Sarip dengan nada bicara yang lugas dalam video yang dirilis pada Jumat (10/04) dengan durasi 00.48 detik. Kalimat ini menjadi garis pembatas yang jelas antara dirinya dan konten palsu tersebut.

Baca Juga:  Peringatan HUT Ke - 80 Kemerdekaan RI, Gereja JKI Mahanaim Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis

​Melalui klarifikasi ini, ia berharap ketegangan dan kesalahpahaman yang sempat menyebar di tengah masyarakat dapat segera mereda.

Ia menginginkan adanya pembersihan nama baik agar tidak ada lagi persepsi keliru yang melekat pada sosoknya.

​Mengenai langkah tindak lanjut, Sarip tidak menutup kemungkinan untuk menyeret kasus ini ke ranah hukum.

Dirinya tengah mempertimbangkan upaya pidana terhadap pihak-pihak yang dinilai telah melakukan pencemaran nama baik dan perusakan reputasi secara sengaja.

​Menariknya, investigasi mendalam mengungkap adanya perbedaan detail pada akun asli milik korban.

Akun asli menggunakan format penulisan spesifik yakni “Sarif UMar”, sementara akun palsu yang menyebarkan hoaks menggunakan nama “Sarip Umar” untuk mengecoh masyarakat agar terlihat lebih meyakinkan. (Kiti)

Berita Terkait

HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat
HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat
21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh
Peringati 21 Tahun MoU Helsinki, Kecamatan Jangka Gelar Zikir dan Doa Bersama
Arief Martha Rahadyan dan Harapan Generasi Muda: Dukungan Ujang Supriatin untuk Indonesia yang Lebih Produktif
GMNI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget
Camat dan Forum Reje Lut Tawar Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jagong Jeget
Dikira Embun, Ternyata Debu Selimuti Jalan Lintas Kutacane-Medan ‎
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:50

Jangan Paksa Rakyat Pilihan Kendaraan, Bangunlah Kemandirian dan Pilihan yang Adil

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:47

Bangunlah Transportasi Umum yang Memadai, Bukan Memaksa Rakyat Mengganti Kendaraan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:54

Kelangkaan Semen di Aceh, Pemerintah Jangan Biarkan Masyarakat Berjuang Sendiri

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:25

Saling Sandera di Cipete: Ketika Hukum Jadi Alat Barter

Kamis, 9 Juli 2026 - 01:34

Nekat Tulis Nama Lengkap Terduga Pelaku? Media dan Wartawan Bisa Digugat, Kebebasan Pers Bukan Kebal Hukum

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:33

Kriminalitas Jalanan Ancam Rasa Aman Warga Medan dan Deli Serdang

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:05

Dugaan Korupsi Mengemuka, Tersangka Tak Kunjung Ada: Ketua LKGSAI Saidul Angkat Bicara

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:54

Angkat Bicara, Anggota LSM KPK RI Saidul Amran: “Kalau Dugaan Penyimpangan Terus Bermunculan Tapi Tak Ada Respons, Publik Berhak Curiga Ada yang Salah”

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pidato Negara, Angka, dan Ujian di Daerah

Sabtu, 15 Agu 2026 - 00:49

Pemerintahan dan Berita Daerah

45 Paskibraka dan Amanah Merah Putih

Jumat, 14 Agu 2026 - 16:35