TAMPERAK dan KAKI Aceh Soroti Kelangkaan Solar di SPBU Babahrot Abdya, Warga Antre Seharian Tanpa Hasil

- Editor

Jumat, 10 April 2026 - 02:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Barat Daya | TribuneIndonenesia.com

Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar kembali terjadi di Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Kondisi ini memicu keluhan warga yang harus mengantre sejak pagi hingga malam hari di SPBU Babahrot, Desa Pante Cermin, namun tidak mendapatkan solar.

Pantauan TAMPERAK dan KAKI Aceh di lapangan pada Kamis (9/4/2026), antrean panjang kendaraan sudah terlihat sejak pagi hari dan terus mengular hingga malam. Ironisnya, meski antrean terus bertambah, pihak SPBU tidak melakukan penyaluran solar kepada masyarakat tanpa penjelasan yang jelas.

Sejumlah sopir angkutan mengaku telah mengantre sejak pukul 06.20 WIB. Namun hingga malam hari, mereka bersama ratusan warga lainnya tetap tidak memperoleh BBM yang sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas ekonomi keluarga.

“Kami di sini sudah dari pagi, tapi sampai sekarang belum juga dapat solar,” ujar salah seorang warga berinisial Jn.

Menurut keterangan warga dan sopir angkutan, kelangkaan solar di SPBU Babahrot bukanlah kejadian pertama. Mereka bahkan menduga adanya praktik pengisian BBM dalam jumlah tidak wajar oleh kendaraan tertentu.

Seorang sopir mobil angkutan jenis KIA berinisial FM mengungkapkan, sering terlihat kendaraan roda empat mengisi solar hingga nominal besar, bahkan mencapai lebih dari Rp1 juta dalam sekali pengisian.

Baca Juga:  WAKIL BUPATI NUSAR AMIN PANTAU PENYALURAN MBG

“Sering kami lihat ada kendaraan isi solar sampai di atas Rp1 juta. Sementara kami yang antre lama justru tidak kebagian,” ujarnya.

Warga lainnya juga mempertanyakan kejanggalan tersebut. Pasalnya, distribusi BBM jenis lain di SPBU tersebut terpantau berjalan lancar, sementara solar justru langka dan sulit diperoleh.

Para sopir menilai kondisi ini sangat merugikan, terutama bagi mereka yang membawa penumpang dan barang kebutuhan penting. Kelangkaan solar dinilai telah menghambat aktivitas masyarakat luas.

“Kami ini angkut penumpang dan barang kebutuhan. Sekali jalan saja susah dapat solar. Seharusnya kami diprioritaskan, karena ini menyangkut kepentingan banyak orang,” tambah salah seorang sopir.

Lebih lanjut, warga menduga adanya praktik tidak transparan dalam distribusi BBM di SPBU tersebut. Mereka mempertanyakan kewajaran pengisian solar dalam jumlah besar hingga mencapai Rp1,5 juta bahkan berulang kali oleh kendaraan tertentu.

Atas kondisi ini, masyarakat meminta pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk segera turun tangan melakukan evaluasi terhadap operasional SPBU di wilayah Abdya, khususnya SPBU Babahrot.

“Kami minta ada pengawasan serius. Jangan sampai kesulitan rakyat justru dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu. Kalau memang ada pengisian khusus, sebaiknya dibuat jalur tersendiri agar tidak mengganggu kepentingan umum,” tutup warga.

Berita Terkait

Dugaan Penguasaan Alsintan APBN Hampir Dua Tahun, GRPK dan P2BMI Sumut Desak Evaluasi Kinerja Intelijen Kejari Deli Serdang
Siswa Diduga Dilarang Ujian karena Tunggakan SPP, Sekolah Diminta Klarifikasi
BEM USU Gugat Kebijakan Nasional, DPRD Sumut Didesak Bawa Aspirasi ke Pusat
Di Tengah Gelombang Kritik, RSUD Aceh Singkil Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan untuk Masyarakat
PJU Padam, Jalan Sultan Serdang dan Balai Desa Sena Rawan Gangguan Keamanan
Semangat Gotong Royong Warga Seureke Perbaiki Akses Jalan
Dugaan Korupsi Mengemuka, Tersangka Tak Kunjung Ada: Ketua LKGSAI Saidul Angkat Bicara
Sunardi Sihombing.SH. Nakhodai Partai Amanat Nasional Kabupaten Simeulue 5 Tahun Kedepan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:03

ASPRUMNAS Sumut Kawal 3 Juta Rumah, Bongkar Modus “Lab di Balik Meja” Proyek MBR

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:29

Rumah Datok Ong Diusulkan Jadi Cagar Budaya, Tiga Lembaga Apresiasi Bupati Deli Serdang

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:59

PC HIMMAH Medan Minta Isu Rico Waas Disikapi Objektif

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:46

KONI Batu Bara Matangkan Kekuatan Atlet Menuju PORPROVSU 2026, Targetkan Prestasi Kompetitif di Medan

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:45

Mora Harahap Mantapkan Langkah Menuju Kursi Ketum BM PAN 2026–2031, Usung Konsolidasi Nasional dan Regenerasi Progresif

Sabtu, 16 Mei 2026 - 03:59

Jumat Berkah GRIB Jaya Medan Sentuh Warga, Becak Baru dan Bantuan Tunai Diserahkan untuk Penarik Becak

Sabtu, 16 Mei 2026 - 03:11

Nahkoda Baru GPA Dairi, Indra Syahputra Padang Menang Aklamasi dalam Musda III

Senin, 11 Mei 2026 - 13:20

PERADI PASNI Gandeng Polres Salatiga: Kawal Penegakan Hukum Humanis di Era KUHP Baru

Berita Terbaru