Jakarta | Tribuneindonesia com –Upaya penguatan profesionalisme kesehatan matra laut terus dipacu oleh TNI Angkatan Laut melalui pemutakhiran ilmu pengetahuan, Sabtu (04/04/26).
Langkah strategis ini diwujudkan oleh Lembaga Kedokteran Gigi (Ladokgi) TNI AL RE Martadinata dengan menggelar webinar nasional bertajuk “Current Issues in Forensic Odontology and Its Application in Military Dentistry” yang berpusat di Captain Longue Room, Jakarta Pusat, Rabu (01/04).
Forum edukasi berskala besar tersebut berhasil menyedot perhatian luas dengan partisipasi sedikitnya 1.000 peserta secara daring.
Sebaran peserta mencakup berbagai kalangan, mulai dari dokter gigi militer dan praktisi kesehatan hingga akademisi serta mahasiswa dari seluruh pelosok tanah air, yang berkumpul dalam satu platform virtual untuk mendalami urgensi odontologi forensik di dunia militer.
Kepala Pusat Kesehatan TNI Angkatan Laut (Kapuskesal), Laksamana Muda TNI dr. Sujoko Purnomo, Sp.B., yang membuka acara secara resmi, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Ladokgi RE Martadinata.
Menurutnya, pengangkatan isu odontologi forensik sangat relevan dengan tantangan tugas kesehatan TNI AL saat ini yang menuntut ketelitian dan validitas data medis yang tinggi.
Senada dengan hal tersebut, Pgs. Kaladokgi RE Martadinata, Kolonel Laut (K) drg. Ketut Triwanto, Sp.Ort., dalam sambutannya menekankan bahwa penguasaan metode identifikasi terbaru merupakan keharusan.
Ia menegaskan bahwa teknologi odontologi yang mumpuni bukan sekadar pendukung medis, melainkan instrumen vital dalam menyukseskan tugas operasional militer maupun misi kemanusiaan di lapangan.
Tempat terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali memberikan instruksi tegas kepada seluruh prajurit Jalasena untuk tidak berhenti mengasah kompetensi teknis.
Kasal menyoroti bidang kesehatan gigi sebagai salah satu pilar penting yang harus dikembangkan guna mencetak personel yang memiliki daya saing global di tengah kemajuan teknologi medis yang pesat.
Melalui penyelenggaraan webinar ini, TNI AL berharap munculnya standarisasi baru dan peningkatan keahlian bagi para dokter gigi militer.
Selain bertujuan mewujudkan prajurit yang profesional dan modern, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemantik motivasi serta sumber inspirasi bagi seluruh insan kesehatan di lingkungan TNI untuk terus berinovasi demi pengabdian bangsa. (talia)




















