
Bogor – Sejumlah pemuda di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menyoroti berbagai persoalan yang hingga kini masih dirasakan masyarakat di wilayah tersebut. Meski dikenal sebagai salah satu kawasan industri besar di Kabupaten Bogor, Gunung Putri dinilai belum sepenuhnya menghadirkan kesejahteraan dan kualitas lingkungan yang layak bagi warga.
Tokoh pemuda Gunung Putri, Fikri Purnama Azi, menyampaikan bahwa pemerintah tidak boleh menutup mata terhadap sejumlah permasalahan yang muncul seiring pesatnya pertumbuhan industri dan pembangunan perumahan di kawasan tersebut.
Menurut Fikri, perkembangan industri yang signifikan belum diimbangi dengan penataan wilayah, pembangunan infrastruktur, serta perlindungan lingkungan yang memadai bagi masyarakat.
“Gunung Putri saat ini menjadi salah satu kawasan industri besar, tetapi masyarakat masih dihadapkan pada persoalan klasik seperti kemacetan parah, infrastruktur yang belum merata, hingga masalah lingkungan yang berpotensi merugikan warga,” ujar Fikri dalam keterangannya.
Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa arah pembangunan di Gunung Putri belum sepenuhnya berpihak kepada kepentingan masyarakat. Selain itu, Fikri juga menyoroti perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas industri yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan maupun kesehatan warga.
“Kami tidak menolak pembangunan dan investasi. Namun jangan sampai Gunung Putri hanya dijadikan kawasan industri tanpa memikirkan dampaknya bagi masyarakat sekitar. Lingkungan hidup dan keselamatan warga harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Selain persoalan lingkungan, Fikri juga menyoroti kemacetan lalu lintas yang hampir setiap hari terjadi di sejumlah ruas jalan utama di Gunung Putri. Ia menilai kondisi tersebut mencerminkan perencanaan infrastruktur dan tata kelola transportasi yang belum berjalan secara optimal.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemuda memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan kepentingan masyarakat serta menjadi bagian dari kontrol sosial terhadap jalannya pembangunan di daerah.
“Kami sebagai pemuda tidak akan diam ketika melihat masyarakat dirugikan. Pemuda Gunung Putri akan terus bersuara dan mengawal berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat,” katanya.
Fikri juga mendorong pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan untuk lebih serius membenahi berbagai persoalan di Gunung Putri. Menurutnya, wilayah tersebut tidak hanya harus berkembang sebagai kawasan industri, tetapi juga menjadi tempat tinggal yang layak, sehat, dan berkeadilan bagi masyarakat.
“Gunung Putri harus berkembang menjadi wilayah yang maju, tetapi kemajuan itu harus dirasakan oleh masyarakatnya, bukan hanya oleh kepentingan industri semata,” tutupnya.


















