Diduga Main Mata BBM Subsidi di SPBU 14 203-1103 Batang Kuis

- Editor

Sabtu, 21 Februari 2026 - 04:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG KUIS | TribuneIndonesia.com Dugaan praktik kotor mencoreng penyaluran BBM subsidi di SPBU 14-203-1103 Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Sejumlah pembeli terlihat hilir mudik mengisi BBM bersubsidi berulang kali menggunakan sepeda motor yang sama. BBM tersebut diduga kuat ditimbun untuk kemudian dijual kembali secara eceran demi meraup keuntungan pribadi.

Praktik ini jelas merugikan masyarakat kecil di Kecamatan Batang Kuis. BBM bersubsidi sejatinya diperuntukkan bagi warga berpenghasilan menengah ke bawah yang sangat bergantung pada harga terjangkau untuk menunjang aktivitas harian. Namun di lapangan, distribusinya diduga dimanipulasi oleh oknum yang memanfaatkan celah pengawasan.

Ironisnya, sumber di lokasi menyebut dugaan keterlibatan pegawai dan pengawas SPBU 14-203-1103 Oknum pembeli yang bolak-balik mengisi BBM disebut-sebut di duga menyetor uang tambahan agar leluasa membeli BBM subsidi tanpa hambatan. Praktik “uang pelicin” ini diduga menjadi pintu masuk bagi pembelian berulang dalam jumlah tak wajar.

Warga sekitar yang tidak mau di sebut namanya mengaku resah. Mereka kerap mendapati antrean panjang dan stok BBM subsidi cepat habis, sementara wajah-wajah yang sama kembali mengisi BBM dalam waktu berdekatan. Kondisi ini memicu kecurigaan kuat adanya permainan di balik meja yang merugikan hak masyarakat kecil.

Baca Juga:  Ajef Bachtiar: Maulid Nabi Jadi Momentum Kebersamaan PERPAM Angsana

Saat dikonfirmasi, pengawas SPBU 14-203-1103 Batang Kuis Kamis 19 Februari 2026 berdalih tidak mengetahui bahwa BBM yang dibeli akan dijual kembali secara eceran. Pernyataan tersebut dinilai berkelit dan tidak sejalan dengan fakta lapangan, mengingat pola pembelian berulang dengan kendaraan yang sama terjadi hampir setiap hari.

Abdul Hadi ketua DPW P2BMI berharap kepada muspika Batang kuis untuk menertibkan para pembeli liar yg diduga menimbun BBM untuk dijual lagi kepada masyarakat, terlebih pihak Polsek batang kuis agar tidak tutup mata terkait peristiwa tersebut,saya akan membawa permasalahan ini ketingkat Patra niaga Sumbagut,Dinas perindustrian dan perdagangan Sumatra Utara,supaya SPBU tersebut ditindak sesuai hukum yg berlaku

Praktik ini bukan sekadar pelanggaran etika, melainkan dugaan penyalahgunaan distribusi BBM subsidi yang berpotensi melanggar aturan. BBM subsidi adalah amanah negara untuk rakyat kecil, bukan ladang bancakan oknum.

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait melakukan penyelidikan menyeluruh. Jika terbukti, sanksi tegas harus dijatuhkan kepada oknum pegawai, pengawas, maupun pembeli yang terlibat agar praktik serupa tidak terus berulang dan merampas hak rakyat.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Jalan Galang Berubah Kuburan hidup
Warga Terutung Payung Hilir Geruduk Kejari Aceh Tenggara, Soroti Dugaan Kejanggalan Dana Desa dan Minta Audit Ulang
BPBD Aceh Tamiang Bekali 180 Enumerator, Percepat Validasi Data Kerusakan Rumah Pasca-Bencana
Rangkap Jabatan Pejabat Publik Picu Krisis Kepercayaan dan Etika Negara
Pagar Roboh, Warga Mengadu ke Tiga Lembaga Negara
HRD: Dari Bireuen ke Senayan, Kini Saatnya Menuju BL 1 Aceh?
Bio Fighter Mengurai Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos Tanpa Bau
BRI KC Pondok Gede Jalin Kerja dengan PT Jasamarga Related Business
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 04:19

Diduga Main Mata BBM Subsidi di SPBU 14 203-1103 Batang Kuis

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:47

Warga Terutung Payung Hilir Geruduk Kejari Aceh Tenggara, Soroti Dugaan Kejanggalan Dana Desa dan Minta Audit Ulang

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:41

BPBD Aceh Tamiang Bekali 180 Enumerator, Percepat Validasi Data Kerusakan Rumah Pasca-Bencana

Jumat, 20 Februari 2026 - 04:53

Rangkap Jabatan Pejabat Publik Picu Krisis Kepercayaan dan Etika Negara

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:40

Pagar Roboh, Warga Mengadu ke Tiga Lembaga Negara

Kamis, 19 Februari 2026 - 06:25

HRD: Dari Bireuen ke Senayan, Kini Saatnya Menuju BL 1 Aceh?

Kamis, 19 Februari 2026 - 05:42

Bio Fighter Mengurai Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos Tanpa Bau

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:03

BRI KC Pondok Gede Jalin Kerja dengan PT Jasamarga Related Business

Berita Terbaru

TNI dan Polri

Di Jalan Sederhana Itu, Tumbuh Harapan Baru Bersama Satgas TMMD

Sabtu, 21 Feb 2026 - 06:34