Pemilihan Datok Penghulu di Manyak Payed Digelar 14–15 Februari 2026, Warga Diimbau Fokus pada Kapasitas Calon

- Editor

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang | TribuneIndonesia.com — Sejumlah desa di wilayah Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, dijadwalkan melaksanakan pemilihan Datok Penghulu pada 14–15 Februari 2026. Tahapan pemilihan telah memasuki masa akhir sosialisasi kandidat, dengan panitia desa mulai mematangkan persiapan teknis pelaksanaan pemungutan suara.

Kecamatan berperan sebagai saksi dan fasilitator pelaksanaan, sementara dinamika utama justru terjadi di tingkat desa. Antusiasme masyarakat terlihat meningkat, ditandai dengan berbagai diskusi informal di ruang publik seperti warung kopi dan pertemuan warga.

Dalam perbincangan sehari-hari, isu yang beredar di tengah masyarakat tidak hanya menyangkut visi dan misi calon, tetapi juga praktik-praktik nonformal yang kerap muncul menjelang hari pemungutan suara. Sejumlah tokoh masyarakat mengingatkan agar warga tetap menjaga kualitas demokrasi desa dan tidak terjebak pada pertimbangan jangka pendek.

Pengamat tata kelola desa di wilayah tersebut menilai, jabatan Datok Penghulu saat ini menuntut kapasitas yang jauh lebih kompleks dibanding sebelumnya. Dengan regulasi keuangan desa yang semakin ketat dan mekanisme pengawasan berlapis, kepala desa dituntut memiliki kemampuan administrasi, pemahaman regulasi, serta ketahanan dalam pengelolaan program.

“Tantangan Datok Penghulu ke depan bukan hanya pelayanan dasar, tetapi juga perencanaan pembangunan, pengelolaan anggaran, pelaporan, dan kesiapan menghadapi audit. Kapasitas manajerial dan pemahaman aturan menjadi kunci,” ujar salah satu pendamping desa setempat.

Baca Juga:  Edi Syahputra, ST Ketua MPC PP Aceh Tamiang : “Perpanjangan Status Transisi Darurat Menjadi Alarm Keras Lambannya Pemulihan Pascabencana”

Disebutkan pula bahwa ruang fiskal dana desa pada 2026 tidak selonggar tahun-tahun awal program tersebut berjalan. Karena itu, strategi pembangunan dan ketepatan perencanaan dinilai lebih menentukan dibanding pendekatan populis berbasis pembagian bantuan sesaat.

Sejumlah tokoh masyarakat juga mengingatkan agar warga tidak hanya terpikat pada janji-janji pemberian bantuan pribadi atau program instan. Menurut mereka, desa lebih membutuhkan pemimpin yang mampu membangun sistem dan tata kelola yang berkelanjutan.

“Memberi bantuan bisa selesai dalam sehari, tetapi membangun sistem administrasi dan pembangunan desa butuh waktu bertahun-tahun. Pilihan warga akan menentukan arah enam tahun ke depan,” kata seorang tokoh pemuda Manyak Payed.

Panitia pemilihan di beberapa desa turut mengimbau masyarakat menggunakan hak pilih secara mandiri dan rahasia di bilik suara, serta mengedepankan penilaian terhadap rekam jejak, kemampuan, dan integritas calon.
Pemilihan Datok Penghulu periode ini diharapkan dapat menghasilkan pemimpin desa yang adaptif terhadap regulasi, transparan dalam pengelolaan anggaran, serta mampu mendorong kemajuan desa secara terukur di tengah keterbatasan sumber daya. (Zs)

Berita Terkait

Kas dan Kewajiban Jadi Sorotan, BPK Sebut Pemkab Simeulue Belum Mampu Bayar Seluruh Utang Jangka Pendek
P3-TGAI Rp195 Juta Kuning II Disorot, Disebut Aspirasi Dewan PKB
Wamenag RI Soroti Kasus Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project: Jangan Jadikan Agama Komoditas
Tinjau Sekolah Rakyat DKI Jakarta, Menteri PU Apresiasi Hutama Karya
DPC PKB Kota Langsa Buka Peluang Warga Jadi Pengurus DPAC dan Tingkat Gampong
​Semarak HUT RI ke-81: Wali Kota Bitung Lepas Peserta Gerak Jalan SKPD dan Umum
​Mempererat Sinergi di Malam Doa: Pemkot Bitung dan TNI Gaungkan Spirit Kemerdekaan di Girian Bawah
​Genjot PAD Rp104 Miliar, Wali Kota Bitung Dorong Perubahan Budaya Transaksi Lewat QRIS
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:16

Kas dan Kewajiban Jadi Sorotan, BPK Sebut Pemkab Simeulue Belum Mampu Bayar Seluruh Utang Jangka Pendek

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:08

Kawal Kamtibmas Jelang Peringatan HDA Ke – 21 Tahun 2026, Polres Bireuen Gelar Apel Gabungan Bersama TNI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:18

Satgas TMMD ke-129 Tebar Lele dan Isi Kandang Ayam Petelur di Lima Lokasi RTLH

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:09

Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:56

LSM KPK RI Desak Audit P3-TGAI Kuning II: Rp195 Juta Uang Negara, Jangan Dikerjakan Asal Jadi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:17

Wamenag RI Soroti Kasus Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project: Jangan Jadikan Agama Komoditas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:10

Tinjau Sekolah Rakyat DKI Jakarta, Menteri PU Apresiasi Hutama Karya

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:09

LSM KPK RI Desak P3-TGAI Kuning II Diaudit: “Jangan Main-Main dengan Uang Negara!”

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Survei Merit dan Jejak Kesiapan ASN

Rabu, 12 Agu 2026 - 10:33