Maros | TribuneIndonesia.com
Operasi pencarian dan pertolongan akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan secara resmi mengumumkan penemuan lokasi pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang sebelumnya hilang kontak pada Sabtu (17/01) siang.
Pesawat teridentifikasi di area hutan Bantimurung, Leang-Leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, sekitar pukul 16.33 WITA.
Seperti di lansir dari Canvasnews, Berdasarkan laporan resmi AirNav Makassar, pesawat yang melayani rute Yogyakarta-Makassar tersebut kehilangan kontak pada pukul 13.17 WITA.
Radar terakhir menangkap keberadaannya di koordinat 04°57’08” LS dan 119°42’54” BT, wilayah perbatasan Maros-Pangkep, sebelum diduga melakukan pendaratan darurat di tengah lebatnya hutan.
Menyusul penemuan titik lokasi, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Makassar langsung mengerahkan tim evakuasi.
Namun, medan lokasi yang berat dan sulit diakses mengharuskan tim untuk mengoptimalkan survei udara menggunakan drone guna memetakan rute tercepat menuju fuselage pesawat.
Operasi yang kini bergerak ke fase penyelamatan ini berfokus untuk mencapai badan pesawat guna memastikan kondisi 11 orang di dalamnya, terdiri dari 8 kru dan 3 penumpang.
Upaya evakuasi medis darurat telah dipersiapkan untuk dapat segera dilaksanakan begitu tim tiba di lokasi.
Tim SAR Gabungan meminta kematangan dan kewaspadaan informasi dari seluruh pihak, terutama keluarga korban dan warga sekitar.
Masyarakat diimbau untuk hanya mengikuti perkembangan resmi dari otoritas terkait.
Tim berkomitmen untuk terus memberikan pembaruan informasi berkala sesuai dengan dinamika di lapangan. (*-Talia)

















