Harapan Datang dari Masjid Nusantara untuk Desa Terisolasi di Aceh Tamiang

- Editor

Selasa, 6 Januari 2026 - 00:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ACEH TAMIANG I TribuneIndonesia.comDesa Sekumur, Kabupaten Aceh Tamiang, nyaris terputus dari dunia luar. Banjir bandang yang menerjang kawasan itu sebulan lalu meninggalkan reruntuhan, lumpur tebal, dan jalan yang tak lagi bisa dilalui. Selama hampir 20 hari, warga bertahan dalam keterbatasan, tanpa listrik, tanpa akses logistik, dan tanpa kepastian.

Akses menuju desa tertutup total. Warga terpaksa membuka jalan darurat dengan tangan kosong, menyingkirkan lumpur dan kayu secara manual demi satu tujuan: bertahan hidup.

Anak-anak sudah tiga hari tidak makan cukup. Nenek-nenek banyak yang sakit,” tutur Mak Atik (62), salah satu warga yang ikut membuka jalan darurat dengan peralatan seadanya.

Malam hari menjadi waktu paling berat. Tanpa listrik, desa tenggelam dalam gelap dan sunyi. Rasa takut dan lapar menghantui anak-anak.

Anak-anak menangis setiap malam. Mereka takut gelap, takut lapar,” kata Pak Puleh (60), ayah dua anak, dengan suara bergetar.

Di tengah situasi itu, secercah harapan datang dari Masjid Nusantara. Lembaga kemanusiaan ini mendirikan posko di desa tetangga dan segera mengirimkan bantuan ke Desa Sekumur.

Baca Juga:  Ahli hukum dari Universitas Brawijaya Kritiki dua Pasal RUU Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana

Kita tidak bisa tinggal diam melihat kondisi seperti ini,” ujar Pras Purworo, CEO Masjid Nusantara, saat penyaluran bantuan, Senin (5/1/2026).

Tim kemanusiaan membawa 100 paket sembako, 200 paket makanan siap saji, 100 Al-Qur’an, serta buku-buku bacaan anak. Bantuan tersebut bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga untuk memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang terdampak bencana.

Kami tidak hanya ingin membantu mereka bertahan hari ini, tetapi juga menumbuhkan kembali harapan untuk hari esok,” tambah Pras.

Aksi kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi antara Masjid Nusantara, Syaamil Qur’an, Amalsholeh, dan PABPDSI Sumatera Utara.

Saat bantuan tiba, suasana haru tak terbendung. Sejumlah warga menitikkan air mata. Mak Atik bahkan mencium paket sembako yang diterimanya.

“Alhamdulillah… akhirnya ada yang peduli,” ucapnya lirih.

Masjid Nusantara memastikan pendampingan tidak berhenti sampai di sini. Ke depan, mereka akan turut merencanakan rekonstruksi fasilitas umum dan pemulihan kehidupan sosial warga.

“Kami akan terus berada di sini hingga mereka benar-benar pulih,” pungkas Pras Purworo.

Ilham. Gondrong

 

Berita Terkait

​Wakapolda Sulut dan Wali Kota Bitung Gelar Panen Jagung Serentak di Matuari
Pergub Disabilitas Aceh Disusun, Dinsos Dorong Kebijakan Inklusif dan Implementatif
Bireuen Becomes the First District in Aceh to Begin Permanent Housing Construction After Disaster
Angin Kencang Terjang Bitung, Kapolsek Matuari Pimpin Evakuasi Pohon Tumbang di Dua Kelurahan
Tangis Kecil Pagi Itu, Dijawab Kepedulian Polisi
Bireuen Jadi Daerah Pertama di Aceh Bangun Hunian Tetap Pascabencana
HRD Tinjau Jembatan Pante Lhoong yang Putus Diterjang Banjir, Warga Berharap Dibangun Jembatan Bailey
Sahuti Permintaan Warga, Pemerintah Bireuen Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Hunian Tetap Korban Banjir.
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:00

​Wakapolda Sulut dan Wali Kota Bitung Gelar Panen Jagung Serentak di Matuari

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:09

Pergub Disabilitas Aceh Disusun, Dinsos Dorong Kebijakan Inklusif dan Implementatif

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:39

Angin Kencang Terjang Bitung, Kapolsek Matuari Pimpin Evakuasi Pohon Tumbang di Dua Kelurahan

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:19

Tangis Kecil Pagi Itu, Dijawab Kepedulian Polisi

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:41

Bireuen Jadi Daerah Pertama di Aceh Bangun Hunian Tetap Pascabencana

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:45

HRD Tinjau Jembatan Pante Lhoong yang Putus Diterjang Banjir, Warga Berharap Dibangun Jembatan Bailey

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:42

Sahuti Permintaan Warga, Pemerintah Bireuen Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Hunian Tetap Korban Banjir.

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:03

​Bahu-Membahu di Bahu Sondang: Personel Ditsamapta Polda Sulut Percepat Evakuasi Pasca-Banjir Sitaro

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Proyek Akhir Tahun dan Anggaran yang Terus Berulang

Kamis, 8 Jan 2026 - 13:08