Aceh Darurat Bencana, HRD Koordinasi Dengan Basarnas Minta Tambah Armada dan Personil SAR

- Editor

Sabtu, 29 November 2025 - 07:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA/Tribuneindonesia.com

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), H Ruslan Daud (HRD), sangat prihatin dengan bencana alam banjir, tanah longsor dan gempa bumi yang terjadi di hampir semua kabupaten kota di Provinsi Aceh.

Bahkan Aceh kini telah ditetapkan sebagai daerah darurat bencana. Menindaklanjuti kondisi tersebut, HRD yang bermitra dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) langsung berkoordinasi dengan Kepala Basarnas, agar bencana alam yang terjadi di Serambi Mekkah segera ditangani dengan cepat.

Dalam kesempatan ini, politisi PKB itu juga memohon kepada Basarnas untuk menambah Armada dan personil SAR. Karena saat ini masih sangat banyak masyarakat yang terjebak dalam banjir, tanah longsor yang belum dievakuasi.

“Banyak masyarakat yang berlindung di atas pohon, atap rumah, kubah mesjid dan tempat-tempat yang tinggi lainnya guna menghindari banjir untuk menyelamatkan diri, mereka belum ⁠bisa dievakuasi karena tidak cukup armada dan personil SAR, ⁠bahkan ada yang pakai boat nelayan,” sebut HRD kepada wartawan, Kamis (27/11/2025).

Baca Juga:  378 Calon Jamaah Haji Bireuen Diberangkatkan, Bupati: “Fokuslah Beribadah, Semoga Menjadi Haji Mabrur”

Dikatakan HRD, setelah gempa dan tsunami 2004 lalu, kini banjir dan tanah longsor yang terjadi di Aceh sangat parah serta meluas hampir di seluruh Provinsi Aceh, mulai dari dataran tinggi Gayo hingga ke pesisir utara hingga pantai Barat Selatan Aceh.

“Kita sangat prihatin dengan kondisi bencana alam yang terjadi di Aceh saat ini, arus lalu lintas Aceh-Medan putus, begitu juga jalur lintas antar kota dan kabupaten dalam Provinsi Aceh juga lumpuh total karena banyak jembatan yang terputus dihantam banjir,” sebut HRD.

Selain itu, jaringan listrik, jaringan telekomunikasi serta pasokan air bersih dari PDAM juga putus. (*)

Berita Terkait

P3-TGAI Dinilai Perkuat Irigasi dan Ketahanan Pangan di Aceh Tenggara
Aceh Tenggara Butuh Proyek Strategis Mitigasi Bencana dan Irigasi
Kapolres Aceh Tenggara Hadiri Festival Kakao dan Pasar Tani, Dorong Penguatan Ekonomi Petani
Polsek Jagong Jeget Bersama Damkar dan Masyarakat Bahu Membahu Padamkan Kebakaran di Pasar Jagong Jeget
Anggaran Militer vs Gaji Guru: Di Mana Sebenarnya Letak Kekuatan Sebuah Bangsa
Babinsa Koramil 08/Gandapura Komsos Bersama Pedagang, Pantau Harga Ayam di Pasaran
Babinsa Posramil Jeumpa Bantu Warga Panen Jagung, Dorong Petani Tingkatkan Produktivitas
Babinsa Posramil Peulimbang Pantau Harga dan Stok Ikan di Tengah Cuaca Ekstrem.
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:41

Misteri Kematian Winda Lorenza Gowasa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:38

Sambut HUT RI ke-81, SMPN 1 Manyak Payed Gelar Kerja Bakti Wujudkan Semangat Gotong Royong dan Cinta Tanah Air

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:33

​Kinerja Buruk, Pemkot Bitung Siap Copot Kepala Lingkungan Sewaktu-waktu

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:22

Tanggal yang Tak Beres di Putusan Pengadilan Negri Lubuk Pakam

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:35

GELAR BIMTEK ANTI MALADMINISTRASI, PEMKAB SIMEULUE SIAP HADAPI PENILAIAN OMBUDSMAN RI 31 AGUSTUS – 4 SEPTEMBER 2026*

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:04

Aktivis Simeulue Minta Gubernur Aceh Rekomendasikan Panglima Age Pimpin PT PEMA

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:32

Soal 10 Tiang Listrik di Gresik Tumbang Hingga Lukai Warga dan Rusak Mobil, GM PLN UID Jatim Bungkam

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:27

Jejak Dugaan Makanan Busuk di Dapur MBG Sena, Surat GRPK Mengarah ke Badan Gizi Nasional

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Jejak Panjang Shri Mariamman.Tradisi Hindu yang Bangkit dari Puluhan Tahu

Minggu, 9 Agu 2026 - 14:22