Rektor UNINDRA Prof Dr H Sumaryoto; Fungsi Media Sosial di Pendidikan ada Positif dan Negatif

- Editor

Kamis, 6 November 2025 - 12:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta/Tribuneindonesia.com

Rektor Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA) Prof Dr H. Sumaryoto mengatakan bahwa media sosial dalam dunia pendidikan ada positif dan negatifnya.

“Positifnya dengan media sosial sekarang proses pembelajaran semakin lebih fleksibel, Lebih dinamik dan juga mengikuti perkembangan teknologi itu positifnya, sehingga sekarang bisa melahirkan sistem pembelajaran hiybrid learning, blended learning, luring, daring dan semuanya,” katanya dengan semangat ketika ditemui di Kampus UNINDRA Jalan Nangka Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu, 5/11/2025.

Ini karena ada Media Sosial, sambungnya, tapi dalam hal yang lain media sosial juga banyak negatifnya.
“Apa lagi dengan era global ini arus informasi hal-hal yang negatif yang tidak sesuai dengan kepemimpinan bangsa kita dengan bebas masuk bisa bebas di akses bebas di browsing ini yang negatif makanya hal seperti ini pemerintah juga melalui penegak hukum harus memonitor, mengawal dan mengendalikan. Jangan Sampai bangsa kita tergilas dengan arus globalisasi yang negatif. Apalagi kalau sudah merambah ke dunia anak-anak ini yang lebih berbahaya lagi, media sosial Ini memang sangat penting, peran orang tua penting selain guru juga orang tua, karena apa?di luar sekolah orang tua berperan penting kalau orang tua lengah atau lalai dengan anak-anak nya yang di bawah umur dan sebagainya ini sangat berbahaya sekali,” bebernya.

Sudah kita ketahui bahwa peran pendidik tergantung tataran. Kalau tatarannya tingkat sekolah dasar dan menengah. Peran guru dan orang tua di rumah dan guru di sekolah. Itu memberikan motivasi terhadap siswanya. Terutama meningkatkan kan minat belajar untuk melakukan kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler dan ini sangat penting peran guru itu dikarenakan mereka itu sifatnya masih melihat mencontoh selain itu juga lingkungan belajar di sekolah itu harus diciptakan begitu rupa sehingga siswa itu termotivasi misalnya prasarana kemudian lingkungan yang bersih yang bersahabat.

Baca Juga:  Kapolsek Matuari Sambangi SMK N 6 Bitung, Gencarkan Sosialisasi Kamtibmas

“Sangat penting untuk memotivasi belajar. Sebab kalau tidak itu nanti terjadi sebaliknya lingkungan sekolah yang kurang mendukung, kebersihan yang kurang terjaga dan sebagainya dan membuat mereka belajar berkurang jadi ini penting bukan hanya guru saja tapi juga orang tua dan lingkungan,” tuturnya.

Karakter siswa ini seperti ajaran pendidikan ini yaitu Ki Hajar Dewantara ( ing Ngarso sung Tulodho) justru anak-anak SD kebawah itu sangat dipengaruhi bagaimana sosok guru, kalau di rumah orang tua kalau di sekolah guru. Karena mereka umumnya masih menggunakan empirik menggunakan penglihatan secara fisik jadi di sini keteladanan seorang pendidik Guru sangat penting.
“Dimana membentuk karakter siswa, membentuk akhlak siswa karena kalau tidak diberikan contoh tidak efektif, beda dengan tingkat SMA anak-anak sudah menginjak dewasa. Umur 15 tahun ke atas itu sudah menginjak dewasa jadi artinya tidak seperti mendidik anak-anak SMP ke bawah. Sudah beda perlakuannya. Mulai secara bertahap anak-anak SMA sudah bisa menggunakan nalarnya, rasionya sudah tahu baik buruk ini beda apa lagi sudah mahasiswa. Maka ada model pembelajaran antargogik untuk dewasa padagogik untuk anak-anak ini sangat penting artinya dalam rangka membina akhlak moral, karakter dan sebagainya,” tutupnya mengakhiri sesi wawancara.

Berita Terkait

PSSB Bireuen U-12 Juara Ketiga Festival Sepakbola Piala Presiden
​Tekuk Wakil Wali Kota di Final, AKP Denny Tampenawas Juara Lomba Domino Kapolres Cup Bitung
Kebakaran Gudang Yumeida Gegerkan Sunggal, Api Hanguskan Area Penyimpanan Bahan Baku Sepatu
Hampir Bertahun-Tahun Menanti, Ratusan Warga Gayo Lues Akhirnya Terima Bantuan Jadup Korban Banjir
​Insiden Pelarangan Liputan di PT Delta Pasific Indotuna Bitung Menuai Protes Wartawan
Babinsa Koramil 11/Bandar Baru Kodim 0102/Pidie Bersama Warga Gotong Royong Pasang Tenda di Desa Jimjiem
​Sabet Juara I Line Dance Polda Sulut, Jadi Kado Perpisahan Manis AKBP Albert Zai untuk Polres Bitung
Semangat Swadaya, Jalan Penghubung Dusun di Desa Seureuke Kembali Layak Dilalui
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:37

Blackout Sumbagut Picu Desakan Kompensasi Massal dan Evaluasi Total Tata Kelola PLN

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:32

Tragis ! Satu Balita Tewas, Satu Kritis, Kapolsek Hutagaol Turun Langsung ke Lokasi

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:03

ASITA Bali Gelar ‘Ball Tourism Run 2026’ di Jatiluwih Juni Mendatang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 06:04

Misteri Kematian Pria Diduga ODGJ di Sergai, Ditemukan Telungkup di Depan Rumah Kosong

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:53

Mobil Dibakar Saat Subuh, Pengusaha Karet di Simalungun Diteror: “Kami Hampir Mati Terpanggang

Sabtu, 18 April 2026 - 13:37

Percikan Api di Teras Rumah Picu Kebakaran Hebat di Perbaungan, Dua Unit Hangus, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta

Sabtu, 4 April 2026 - 02:08

ITDC Tingkatkan Standar Keamanan Kawasan Wisata melalui Dukungan Sarana Patroli Perairan

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:21

Puting Beliung Terjang Batang Kuis Tengah Malam, 121 Rumah Rusak dan Warga Terluka

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Deli Serdang Tembus Target KB Nasional, Perkuat Fondasi Keluarga Berkualitas

Sabtu, 27 Jun 2026 - 15:13

Pemerintahan dan Berita Daerah

Asri Ludin Dorong Budaya Batak Toba Menjadi Karakter Generasi Digital

Sabtu, 27 Jun 2026 - 11:51

Pemerintahan dan Berita Daerah

Warisan Melayu Deli Serdang Diperkuat, Telangkai Jadi Penjaga Identitas Buday

Sabtu, 27 Jun 2026 - 11:32