Kembangkan Desa Pinge lewat Story Telling Prodi S3 Bisnis Pariwisata PNB Gelar ICS

- Editor

Minggu, 2 November 2025 - 01:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kembangkan Desa Pinge lewat Story Telling Prodi S3 Bisnis Pariwisata PNB Gelar ICS

Tabanan – Politeknik Negeri Bali (PNB) menggelar ICS (International Community Service) atau PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) untuk Prodi S3 Bisnis Pariwisata pada Sabtu (1/11/2025).

Mengangkat tema “Story Telling Techniques and Event Technology’ ICS diikuti 7 negara dan menghadirkan pembicara tingkat internasional yang berasal dari China, Jerman dan Belanda.
Selain menggelar ICS, juga digelar Dies Natalis ke-1 Program Doktor Terapan.

Pada panell sesi I mengangkat materi “High Impact Story Telling Technique & Engagement with Your Guests”, yang dibawakan pembicara Ratu Agung Bagus Ngurah Putra, Made Herry Erika, Yohannes Safenson dan Aisyah Amini.

Sementara panel sesi II mengetengahkan topik bahasan “Optimizing ChatGPT and Event Technolgy “, dengan pembicara Martijn Olde Loohuis, Simon Smaluhn dan Alice Yan Kan.

“Kami juga akan mengajak semua peserta untuk trekking selama 1 jam untuk melihat kehidupan desa tradisional Bali, petani lokal yang bekerja di ladang, dan kuil bersejarah. Hal ini tentunya memberikan pengalaman unik berbasis budaya dan alam,”terang Erika.

Sebagai Ketua PKM di Desa Wisata Pinge, Prof. Dr. Gede Ginaya, M.Si menjelaskan, PKM untuk Prodi Bisnis Pariwisata S3 (Program Doktor Terapan) ini berlangsung untuk semester ganjil (2025-2026).

Dipilihnya desa pinge sebagai PKM menurut Prof. Ginaya, karena jarak antara Desa Pinge dengan PNB di Jimbaran yang tidak terlalu jauh selain itu Desa Pinge merupakan desa binaan dan sudah ada MoU dengan PNB.

“Kami punya MoU dengan Desa Wisata Pinge sebagai desa wisata binaan dan itu berlangsung selama 15 tahun. Melalui kegiatan ini, kami ingin potensi Desa Pinge bisa terangkat dan makin dikenal,” jelas Prof. Ginaya.

Baca Juga:  82 Titik Sumur Bor dan Instalasi Air Bersih Bhayangkari Peduli di Aceh Diresmikan

Sementara itu, Koordinator Prodi S3 Terapan Bisnis Pariwisata PNB, Prof. Dr. I Putu Astawa, SE, MM., mengatakan, PNB memiliki beberapa kerjasama terkait pengembangan desa wisata.

“Hari ini hari pertama program studi S3 Bisnis Pariwisata untuk membuktikan kompetensi mereka kepada masyarakat terkait bagaimana pengelolaan desa wisata khususnya dengan memberikan informasi yang benar (story telling) dan tidak dikarang-karang, agar masyarakat lebih memahami desa wisata Pinge yang sebenarnya memiliki potensi yang sesuai dengan apa yang ada,” ungkap Prof. Astawa.

Prof Antara juga menyebut bahwa setiap mahasiswa yang dihadirkan adalah mereka yang memiliki kemampuan di bidang tersebut sesuai dengan disertasi mereka saat mereka nanti sudah lolos Doktor. Salah satu syarat, dimana mereka harus membuat produk inovasi.

“Nah, inovasi yang mereka buat saat ini, harus disampaikan ke masyarakat. Jadi, mereka akan menyampaikan bagaimana produk-produk hasil disertasi yang diberikan kepada masyarakat, menjadi vokasi untuk memecahkan masalah di lapangan. tidak hanya teoritis tetapi langsung praktik dengan produk berupa tata kelola manajemen dan sistem,”lanjutnya.

Prof. Astawa menambahkan, Desa wisata Pinge memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Mengangkat potensi desa berbasis pariwisata budaya dan alam. Keunggulan alam di DW Pinge ini ditunjang oleh persawahan yang sangat potensial untuk jalur tracking, selain sepanjang persawahan yang ditanami berbagai jenis bunga dan sayur-sayuran, yang ke depannya bakal menjadi daya tarik wisata alam berbasis budaya yang berkelanjutan.

Untuk menunjang perkembangan desa wisata berkelanjutan, Desa wisata pinge juga terdapat homestay di tiap-tiap rumah dan fasilitas glamping bagi wisatawan yang ingin menikmati alam Desa Pinge dalam waktu cukup lama.(tik).

Berita Terkait

KAL Patola VIII-27 Dikerahkan dalam Operasi SAR Kapal MT Mika Zain Terbakar di Perairan Bitung
Destinasi Wisata Kota Batu Kecamatan Simtim Kabupaten Simeulue Dipadati Wisatawan Lokal Saat Hari Reha
Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan
PAJAK KAMI DITAGIH SAMPAI KE LIANG LAHAT, TAPI HAK KORBAN BANJIR DIABAIKAN?” PEPABRI, PENA PUJAKESUMA DAN TAMPERAK SOROT BANTUAN REHAB RUMAH ACEH TAMIANG
Terpusat di Jakarta Secara Hibrida: Menkum RI Pimpin Penyerahan SK Kewarganegaraan Nasional yang Hubungkan Daerah dan Luar Negeri
Selesaikan Persoalan Tanpa Dokumen, Ratusan Warga Keturunan Filipina di Bitung Jalani Verifikasi Faktual Terakhir
Antisipasi Kemacetan Nataru 2027, IWO Bali Minta Komisi III DPRD Bali Perjuangkan Perbaikan Jalur Gilimanuk
Rumah Hampir Rampung, PBG di Percut Sei Tuan Dipertanyakan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:24

KAL Patola VIII-27 Dikerahkan dalam Operasi SAR Kapal MT Mika Zain Terbakar di Perairan Bitung

Minggu, 1 November 2026 - 12:15

Destinasi Wisata Kota Batu Kecamatan Simtim Kabupaten Simeulue Dipadati Wisatawan Lokal Saat Hari Reha

Minggu, 1 November 2026 - 10:24

PAJAK KAMI DITAGIH SAMPAI KE LIANG LAHAT, TAPI HAK KORBAN BANJIR DIABAIKAN?” PEPABRI, PENA PUJAKESUMA DAN TAMPERAK SOROT BANTUAN REHAB RUMAH ACEH TAMIANG

Minggu, 1 November 2026 - 06:56

Terpusat di Jakarta Secara Hibrida: Menkum RI Pimpin Penyerahan SK Kewarganegaraan Nasional yang Hubungkan Daerah dan Luar Negeri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:59

Selesaikan Persoalan Tanpa Dokumen, Ratusan Warga Keturunan Filipina di Bitung Jalani Verifikasi Faktual Terakhir

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:57

Antisipasi Kemacetan Nataru 2027, IWO Bali Minta Komisi III DPRD Bali Perjuangkan Perbaikan Jalur Gilimanuk

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:40

Rumah Hampir Rampung, PBG di Percut Sei Tuan Dipertanyakan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:49

Tragedi Kebakaran Melanda Rumah Makan Rusni di Jantung Kota Bitung

Berita Terbaru