Dua Senior Hebat Pemasaran Motor di Pidie, Aiyub dan Syarifuddin, Tunjukkan Persaingan Sehat dan Profesional di Dunia Otomotif

- Editor

Selasa, 28 Oktober 2025 - 08:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie|Tribuneindonesia.com

Sigli-Dunia pemasaran otomotif di Kabupaten Pidie makin semarak dengan hadirnya dua sosok profesional yang dikenal tangguh, kreatif, dan inspiratif dalam memasarkan produk nya di lapangan. Mereka adalah Aiyub dari PT. Nusantara Sakti (NSS) Grong Grong dan Syarifuddin dari PT. Alfa Scopy Sigli. Keduanya merupakan ujung tombak perusahaan ternama yang terus berjuang memperkenalkan produk unggulan kepada masyarakat dengan semangat kerja keras dan profesionalisme tinggi.

Dengan pengalaman panjang di bidang pemasaran, kedua senior ini selalu tampil energik dan komunikatif. Mereka tidak hanya fokus pada angka penjualan, tetapi juga pada pembangunan citra positif perusahaan serta kepercayaan pelanggan. Pendekatan yang ramah dan strategis membuat keduanya dikenal luas di kalangan masyarakat dan komunitas otomotif di Pidie.

Syarifuddin, perwakilan dari Yamaha, menyampaikan bahwa timnya kini sedang fokus menjalin kerja sama dengan berbagai instansi pemerintahan dan Lembaga Swadaya Masyarakat.(LSM). Langkah tersebut diambil untuk memperluas jaringan dan memperkuat kehadiran produk Yamaha di sektor profesional.Kami mengedepankan pelayanan yang cepat, transparan, dan sesuai kebutuhan pelanggan. Yamaha terus berinovasi untuk memberikan solusi mobilitas terbaik bagi masyarakat,” ungkap Syarifuddin dengan penuh semangat.

Sementara, Aiyub, Salesman Senior dari NSS Grong Grong, mengusung strategi promosi yang berbeda dengan tim nya,mereka aktif menjalin kolaborasi dengan para seniman dan kreator lokal Aceh, diantaranya menggandeng artis TikTok terkenal, PAPAKINI ( @bangkini5 ) dan Seniman Aceh Kuya Ali (@kuyaaliyoutuber29 ) dalam memperkenalkan motor Honda kepada kalangan muda.Aiyub percaya bahwa kekuatan promosi tidak hanya dari spanduk atau brosur, tapi juga dari hubungan yang baik dengan masyarakat dan tokoh kreatif. Kami ingin Honda menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Prinsip saya sederhana, bekerja dengan hati, bersaing dengan sehat, dan berbagi dengan ikhlas,” ujar Aiyub.

Baca Juga:  Kelangkaan Semen di Aceh, Pemerintah Jangan Biarkan Masyarakat Berjuang Sendiri

Kedua senior ini membuktikan bahwa kompetisi bisnis yang sehat dapat menjadi energi positif untuk membangun kepercayaan konsumen. Persaingan bukan untuk saling menjatuhkan, melainkan untuk saling memacu dalam memberikan pelayanan terbaik.

Dalam pandangan mereka, dunia pemasaran bukan hanya tentang menjual produk, tetapi tentang menjalin hubungan jangka panjang, membangun reputasi, dan menumbuhkan nilai kepercayaan di tengah masyarakat.

Kita bersaing secara sehat, karena kami sama-sama ingin memberikan yang terbaik untuk konsumen. Rezeki sudah ada jalannya, yang penting kerja dengan niat baik dan penuh tanggung jawab,” ujar keduanya sepakat dalam satu pandangan bisnis profesional.

Semangat pantang menyerah, loyalitas terhadap perusahaan, dan kreativitas dalam bekerja menjadikan Aiyub dan Syarifuddin sosok inspiratif di dunia pemasaran motor di Pidie. Mereka menjadi contoh nyata bahwa bisnis yang sehat, profesional, dan penuh integritas adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan serta keberhasilan jangka panjang.

Berita Terkait

KAL Patola VIII-27 Dikerahkan dalam Operasi SAR Kapal MT Mika Zain Terbakar di Perairan Bitung
Destinasi Wisata Kota Batu Kecamatan Simtim Kabupaten Simeulue Dipadati Wisatawan Lokal Saat Hari Reha
Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan
PAJAK KAMI DITAGIH SAMPAI KE LIANG LAHAT, TAPI HAK KORBAN BANJIR DIABAIKAN?” PEPABRI, PENA PUJAKESUMA DAN TAMPERAK SOROT BANTUAN REHAB RUMAH ACEH TAMIANG
Terpusat di Jakarta Secara Hibrida: Menkum RI Pimpin Penyerahan SK Kewarganegaraan Nasional yang Hubungkan Daerah dan Luar Negeri
Selesaikan Persoalan Tanpa Dokumen, Ratusan Warga Keturunan Filipina di Bitung Jalani Verifikasi Faktual Terakhir
Antisipasi Kemacetan Nataru 2027, IWO Bali Minta Komisi III DPRD Bali Perjuangkan Perbaikan Jalur Gilimanuk
Rumah Hampir Rampung, PBG di Percut Sei Tuan Dipertanyakan
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:24

KAL Patola VIII-27 Dikerahkan dalam Operasi SAR Kapal MT Mika Zain Terbakar di Perairan Bitung

Minggu, 1 November 2026 - 12:15

Destinasi Wisata Kota Batu Kecamatan Simtim Kabupaten Simeulue Dipadati Wisatawan Lokal Saat Hari Reha

Minggu, 1 November 2026 - 10:24

PAJAK KAMI DITAGIH SAMPAI KE LIANG LAHAT, TAPI HAK KORBAN BANJIR DIABAIKAN?” PEPABRI, PENA PUJAKESUMA DAN TAMPERAK SOROT BANTUAN REHAB RUMAH ACEH TAMIANG

Minggu, 1 November 2026 - 06:56

Terpusat di Jakarta Secara Hibrida: Menkum RI Pimpin Penyerahan SK Kewarganegaraan Nasional yang Hubungkan Daerah dan Luar Negeri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 03:59

Selesaikan Persoalan Tanpa Dokumen, Ratusan Warga Keturunan Filipina di Bitung Jalani Verifikasi Faktual Terakhir

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:57

Antisipasi Kemacetan Nataru 2027, IWO Bali Minta Komisi III DPRD Bali Perjuangkan Perbaikan Jalur Gilimanuk

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:40

Rumah Hampir Rampung, PBG di Percut Sei Tuan Dipertanyakan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:49

Tragedi Kebakaran Melanda Rumah Makan Rusni di Jantung Kota Bitung

Berita Terbaru