Kolaborasi Demi Demokrasi: Bawaslu Pidie Jaya Satukan Kekuatan Awasi Pemilu

- Editor

Rabu, 22 Oktober 2025 - 10:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie Jaya|Tribuneindonesia.com

Pidie Jaya- Dalam rangka memperkuat kelembagaan pengawasan Pemilu dan meningkatkan partisipasi publik terhadap proses demokrasi yang sehat, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pidie Jaya menggelar Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu di Aula Polres Pidie Jaya lantai 2,Rabu, 22/10

Kegiatan bertema “Membangun Sinergisitas dan Kepercayaan Publik demi Bawaslu Kuat, Demokrasi Bermartabat” ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, M.A., S.Sos., M.E., Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., Kepala Kejaksaan Negeri Pidie Jaya Hedi Muchwanto, S.H., M.H., Ketua Bawaslu Provinsi Aceh Agus Syafi’i Putra, S.Sos.I., M.H., serta jajaran Forkopimda, OKP, ormas, LSM, insan pers, dan forum keuchik se-Kabupaten Pidie Jaya.

Dalam sambutannya, Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi menegaskan pentingnya menjaga integritas dan kejujuran dalam setiap tahapan Pemilu. Ia mengingatkan bahwa demokrasi yang baik tidak boleh dibangun atas dasar politik uang atau kepentingan sesaat.

Pemilu yang jujur dan adil adalah pondasi pemerintahan yang berdaulat. Jangan pilih calon karena uang, tapi lihatlah kemampuan dan integritasnya. Saya terpilih bukan karena uang, melainkan kerja keras, kejujuran, dan doa. Mari kita bersama-sama wujudkan demokrasi yang bermartabat di Pidie Jaya,” tegas Bupati Sibral.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H.dalam paparannya menjelaskan tentang aspek hukum dalam penanganan pelanggaran Pemilu. Ia menegaskan bahwa setiap bentuk pelanggaran, baik politik uang, penyalahgunaan jabatan, maupun pelanggaran administrasi, akan ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku.

Baca Juga:  Camat Delima Lantik Enam Keuchik Baru di Kabupaten Pidie

Bawaslu dan aparat penegak hukum harus bersinergi memastikan Pemilu berjalan tertib, aman, dan bebas dari pelanggaran,” ujarnya.

Ketua Bawaslu Provinsi Aceh, Agus Syafi’i Putra, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Bawaslu tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dari berbagai pihak, terutama masyarakat.

Masyarakat harus tahu peran penting Bawaslu. Kami tidak hanya mengawasi, tetapi juga melakukan pencegahan dan penindakan pelanggaran Pemilu. Penguatan kepercayaan publik menjadi kunci keberhasilan demokrasi di daerah,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dibahas sejumlah tantangan pengawasan Pemilu di Kabupaten Pidie Jaya, antara lain:

  • Luas wilayah dan sebaran TPS yang membutuhkan pengawasan intensif;
  • Keterbatasan SDM dan sarana operasional;
  • Ancaman terhadap netralitas ASN dan potensi politisasi aparatur;
  • Serta tingkat kesadaran masyarakat yang masih perlu ditingkatkan.

Bawaslu Pidie Jaya menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta elemen masyarakat guna memastikan pelaksanaan Pemilu 2025 berlangsung jujur, adil, aman, dan berintegritas.

Peran Pemkab dalam mendukung penguatan kelembagaan Bawaslu sangat penting. Dengan sinergi yang baik, kita bisa menghadirkan Pemilu yang benar-benar menjadi pesta demokrasi rakyat, bukan ajang konflik kepentingan,” tutup Ketua Bawaslu Pidie Jaya. (MJ)

Berita Terkait

Dana Fantastis Diduga Mengalir ke Rekening Pribadi, PPK RSUD Djoelham Binjai Disorot
Batang Kuis Prioritaskan Penanganan Banjir, 55 Usulan Pembangunan Mengemuka di Musrenbang 2026
Data Anggaran Kesehatan Ditutup, Publik dan APH Didorong Awasi Kadiskes Aceh Tenggara
Pemohon Berharap Kadiskes Aceh Tenggara Hadiri Sidang Sengketa Agar Memahami UU Nomor 14 Tahun 2008.
Isra Mi’raj Jadi Momentum Pemko Medan Perkuat Pembangunan Berbasis Nilai Agama
Rumah Datuk Ong Menuju Cagar Budaya, P2BMI Audiensi dengan Bupati Deli Serdang
Kades Sena Diduga Biarkan Rangkap Jabatan, P2BMI Resmi Layangkan Surat Pengaduan
Pustu Direhabilitasi Tapi Tak Berfungsi, Ketua LKGSAI Desak APH Bongkar Tabir di Dinkes Aceh Tenggara
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:54

Batang Kuis Prioritaskan Penanganan Banjir, 55 Usulan Pembangunan Mengemuka di Musrenbang 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:12

Data Anggaran Kesehatan Ditutup, Publik dan APH Didorong Awasi Kadiskes Aceh Tenggara

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:24

Pemohon Berharap Kadiskes Aceh Tenggara Hadiri Sidang Sengketa Agar Memahami UU Nomor 14 Tahun 2008.

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:30

Isra Mi’raj Jadi Momentum Pemko Medan Perkuat Pembangunan Berbasis Nilai Agama

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:48

Rumah Datuk Ong Menuju Cagar Budaya, P2BMI Audiensi dengan Bupati Deli Serdang

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:42

Kades Sena Diduga Biarkan Rangkap Jabatan, P2BMI Resmi Layangkan Surat Pengaduan

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:01

Pustu Direhabilitasi Tapi Tak Berfungsi, Ketua LKGSAI Desak APH Bongkar Tabir di Dinkes Aceh Tenggara

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:26

Sinergi Seni dan Pemerintahan, Papa-kini Apresiasi Kinerja Wakil Bupati Pidie

Berita Terbaru