Tarmizi Age Dukung Tegas Kebijakan Gubernur Mualem Tutup Tambang Ilegal di Aceh

- Editor

Jumat, 26 September 2025 - 07:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH/Tribuneindonesia.com

Aktivis dan tokoh masyarakat Aceh, Tarmizi Age, menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), yang memberi batas waktu dua minggu kepada seluruh aktivitas tambang ilegal untuk angkat kaki dari Tanah Rencong.

Menurut Tarmizi, keputusan tersebut merupakan langkah strategis yang selama ini dinantikan masyarakat. “Kebijakan ini patut diapresiasi. Tambang ilegal hanya merusak lingkungan dan tidak memberi manfaat signifikan bagi masyarakat Aceh. Gubernur Mualem sudah tepat mengambil sikap tegas,” ujarnya di Banda Aceh, Jumat (26/9/2025).

Ia menambahkan, aktivitas tambang liar selama ini tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan daerah, tetapi juga menimbulkan kerusakan hutan, pencemaran sungai, hingga ancaman bencana ekologis. “Kita semua tahu kerusakan akibat tambang ilegal sudah sangat parah. Instruksi Gubernur ini harus benar-benar dijalankan aparat terkait di lapangan, bukan sekadar retorika,” tegas Tarmizi.

Baca Juga:  Kantor Pertanahan Kabupaten Bireuen Melantik dan Menetapkan PPATS Dalam Kabupaten Bireuen

Tarmizi Age juga mengingatkan agar pemerintah menyiapkan solusi alternatif ekonomi bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup pada tambang ilegal. Selain mendorong legalisasi tambang rakyat yang sesuai aturan, ia mengusulkan agar lahan bekas tambang diarahkan untuk sektor pertanian. “Aceh punya potensi besar dalam pertanian. Jika lahan-lahan bekas tambang dikelola untuk sawah, kebun, atau hortikultura, maka masyarakat bisa lebih mandiri, berkelanjutan, dan tidak merusak lingkungan,” katanya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk mendukung langkah Gubernur dan bersama-sama mengawasi pelaksanaannya. “Ini momentum penting untuk menyelamatkan hutan, sungai, dan generasi Aceh ke depan. Kita jangan biarkan lagi Aceh menjadi lahan eksploitasi ilegal yang hanya menguntungkan segelintir orang,” pungkas Tarmizi Age.

Berita Terkait

Personil Koramil 02/Simeulue Tengah Karya Bakti Renovasi Musholla Makam Teuku Diujung Bersama Masyarakat.
​Kabag Ops Polres Bitung Pantau Pengamanan Voli Pelajar di Sagerat
Dankodaeral VIII Hadiri Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Yulius: Pendidikan Harus Adaptif
​Miris, Dua Pelajar di Bitung Terjaring Tim Tarsius Saat Hendak Tawuran Antar Kampung
Rayakan Hari Buruh Internasional, Pelindo Regional 4 Bitung Komitmen Melangkah Maju Bersama Pekerja
Semangat Hardiknas 2026, Pengurus PGRI Bireuen Ajak Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Mulia
Wujudkan Pendidikan Bermutu, Jajaran Polres Bitung dan Bhayangkari Beri Ucapan Spesial
Hardiknas 2026: Pemkot Bitung Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif Demi Cetak Generasi Berkarakter
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:43

Maling Teriak Maling: Cermin Retaknya Integritas di Lingkar Kekuasaan

Senin, 27 April 2026 - 02:12

Waspada El Niño ! Ancaman Panas Ekstrem Mengintai, Masyarakat Diminta Siaga Sejak Dini

Selasa, 21 April 2026 - 13:12

Perempuan Tidak Boleh Lagi Diam: Wajib Berpendidikan, Mandiri, dan Berani Melawan Ketidakadilan

Selasa, 14 April 2026 - 05:39

Kemitraan  atau Penjinakan? Saat Media Dipaksa Tunduk, Pemerintah Abai pada Keadilan

Kamis, 9 April 2026 - 21:49

Pemkab Aceh Tenggara Terapkan WFH Setiap Jumat, Ini Aturan Lengkapnya

Minggu, 5 April 2026 - 05:43

Kesalahan Terindah

Jumat, 3 April 2026 - 08:33

Rutin Konsumsi Bawang Merah Setiap Hari, Ini Manfaat dan Risikonya bagi Kesehatan

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:30

Lalat di Minuman Antara Hadits, Sains, dan Kesehatan Modern

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x