Arus PLN Padam, UMKM dan Warga Kecewa di Aceh Tamiang

- Editor

Kamis, 11 September 2025 - 05:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang | TribuneIndonesia.com

Kamis, 11 September 2025, Ribuan pelanggan PLN di Kecamatan Manyak Payed, Karang Baru, Bendahara, dan Banda Mulya mengaku kecewa berat dengan pelayanan PT PLN (Persero). Pasalnya, aliran listrik padam sejak Kamis (11/9) hingga berita ini diturunkan belum juga aktif kembali.

Ketua PENA PUJAKESUMA, Purn TNI Zulsyafri, menilai pemadaman listrik yang berlarut-larut ini telah merugikan masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Warga banyak yang merasa dirugikan karena usaha mereka terlantar. Barang dagangan rusak, pelanggan kecewa, dan roda perekonomian terganggu. Kami menyesalkan kinerja PLN yang tidak becus,” tegas Zulsyafri.

Keluhan serupa juga disampaikan warga setempat. Mereka menyebut pemadaman listrik membuat aktivitas sehari-hari lumpuh, mulai dari kebutuhan memasak hingga menjalankan usaha kecil yang sangat bergantung pada listrik.

Baca Juga:  PT. Waskita Karya (Persero) Tbk Perusahaan Black List Menang Proyek Ratusan Miliar di BBWSC-3 Banten, P3B Desak Kejati dan KPK Usut Dugaan Kongkalikong

“Masakan kami basi, dagangan rusak, dan usaha terpaksa berhenti. Padahal kami selalu taat bayar tagihan tanpa pernah telat,” ungkap salah seorang pedagang dengan nada kesal.

Beberapa pedagang kecil bahkan terpaksa mencari aliran listrik dengan cara mencangkok dari rumah warga lain agar tetap bisa berjualan, meski seadanya.

Zulsyafri berharap PLN bisa memberikan solusi, seperti menyediakan pasokan listrik cadangan setiap kali ada perbaikan atau gangguan. “Warga hanya minta keadilan, jangan sampai masyarakat terus dirugikan,” pungkasnya.(##)

Berita Terkait

MBG di Aceh Tenggara Serap 3.000 Tenaga Kerja, Khairul Abdi: Bukan Sekadar Gizi, Tapi Penggerak Ekonomi Rakyat
SPDP Janggal, Bos Gumpalan Akan Ajukan Prapradilan
BBM Diduga Disunat di SPBU 14-203-1149 Lau Dendang, Konsumen Merasa Ditipu, Aparat Diminta Turun Tangan
Kolaborasi BANK BRI Kantor Cabang Pondok Gede dengan PNM Wilayah Bekasi Selatan
Peredaran Rokok Ilegal Marak di Takengon, Negara Berpotensi Rugi Besar dari Kebocoran Pajak
Rampcheck di Terminal Pulo Gebang, Jasa Raharja Jaktim Cek Kelayakan Bus
Pengukuhan DPW NCW Bali Jadi Momentum Baru Gerakan Anti-Korupsi di Daerah
Puskesmas Baru Terjepit Bangunan Liar
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 23:45

Waspada Modus “Pinjam Bentar” Gawai, Akun dan Saldo Bisa Raib dalam Hitungan Detik

Senin, 16 Februari 2026 - 10:43

Lapak Disapu, Ruko Disegel

Senin, 16 Februari 2026 - 07:51

SPDP Janggal, Bos Gumpalan Akan Ajukan Prapradilan

Senin, 16 Februari 2026 - 06:18

BBM Diduga Disunat di SPBU 14-203-1149 Lau Dendang, Konsumen Merasa Ditipu, Aparat Diminta Turun Tangan

Senin, 16 Februari 2026 - 03:58

Kolaborasi BANK BRI Kantor Cabang Pondok Gede dengan PNM Wilayah Bekasi Selatan

Senin, 16 Februari 2026 - 03:54

Peredaran Rokok Ilegal Marak di Takengon, Negara Berpotensi Rugi Besar dari Kebocoran Pajak

Senin, 16 Februari 2026 - 03:12

Rampcheck di Terminal Pulo Gebang, Jasa Raharja Jaktim Cek Kelayakan Bus

Senin, 16 Februari 2026 - 02:55

Pengukuhan DPW NCW Bali Jadi Momentum Baru Gerakan Anti-Korupsi di Daerah

Berita Terbaru

Organisasi

Bondan Kembali Nahkodai PP Patumbak

Selasa, 17 Feb 2026 - 16:11

Sosial

Pantauan ​Hilal Masih di Bawah Ufuk

Selasa, 17 Feb 2026 - 14:27

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x