Aktivis Ingatkan Bupati: Jangan Gegabah Lantik Sekretaris Dinas Kesehatan Jadi Kadis Definitif

- Editor

Minggu, 7 September 2025 - 13:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRIBUNEIndonesia.com| Takengon

Polemik dugaan penyimpangan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) masih membayangi Dinas Kesehatan Aceh Tengah. Di tengah kasus yang sedang ditangani aparat penegak hukum, rencana Bupati untuk melantik Sekretaris Dinas Kesehatan menjadi Kepala Dinas definitif memantik kritik keras dari publik.

Aktivis Muda Aceh Tengah, Edi Syahputra Linge, mengingatkan agar Bupati tidak gegabah dalam mengambil keputusan, terutama ketika proses hukum terkait dugaan korupsi masih berjalan.

“Bupati harus hati-hati. Kalau sekretaris dilantik, masyarakat bisa menilai pemerintah seolah menutup mata terhadap kasus lama. Apakah mungkin seorang sekretaris tidak tahu praktik korupsi di kantornya, sementara semua berkas melewati mejanya?” ujar Edi, Jumat (6/9).

Menurutnya, kemungkinan keterlibatan atau keterkaitan dengan kasus tersebut tetap terbuka, mengingat posisi sekretaris memiliki peran strategis yang erat dengan pimpinan dinas sebelumnya, yang kini sedang dalam penyidikan di Polda Aceh.

“Kalau Bupati tetap memaksakan, dikhawatirkan di tengah jalan akan muncul panggilan hukum kepada pejabat baru. Kondisi ini bisa mengganggu stabilitas kinerja dinas dan pelayanan kesehatan di Aceh Tengah,” tambahnya.

Baca Juga:  MTsN 5 Bireuen Gelar Program “MTsN 5 Bireuen Berbagi”, Salurkan Paket Sembako untuk Siswa Kurang Mampu Jelang

Edi menekankan, Bupati sebaiknya mempertimbangkan figur lain yang benar-benar bersih dari kasus hukum. Menurutnya, reformasi birokrasi hanya akan berjalan jika pejabat yang ditunjuk tidak memiliki rekam jejak negatif.

Nada serupa disampaikan oleh Ruhdi Sahara, salah satu aktivis Aceh Tengah. Ia menegaskan pentingnya transparansi dan uji rekam jejak dalam proses penunjukan kepala dinas.

“Kalau ada catatan merah dari BPK atau indikasi keterlibatan dalam kasus lama, seharusnya nama tersebut dianulir sejak awal. Jangan sampai publik melihat ini hanya sebagai upaya cuci tangan,” tegas Ruhdi.

Kedua aktivis ini sepakat bahwa Bupati Aceh Tengah harus berani melakukan reformasi nyata, bukan sekadar mengganti wajah lama dengan wajah baru di kursi pimpinan.

“Jika keputusan gegabah, taruhannya bukan hanya layanan kesehatan masyarakat, tetapi juga citra pemerintahan di mata publik,” kata mereka.

Kini, publik menanti langkah tegas Bupati: apakah berani memilih figur bersih dan profesional, atau justru kembali menjerumuskan Dinas Kesehatan ke dalam pusaran masalah lama.

(Dian Aksara/Tribune Indonesia)

Berita Terkait

16 Mayam Emas Nenek Dirampok, Pelaku Sempat Dikira Tewas
Klarifikasi PT Fajar Baizuri Soal Hewan Ternak Warga Mati Diduga akibat Limbah
Jatuh di Keramaian, Pergi dalam Kesunyian
Dugaan Pungli JADUP di Siperkas Kian Menguat: Puluhan Juta Rupiah Dipertanyakan, Warga Siap Tempuh Jalur Hukum
Dirlantas Polda Sumbar Pasang Strategi Khusus Hadapi Macet Lembah Anai
PENA PUJAKESUMA dan LPSA Srikandi Aceh Tamiang Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Jelang Idulfitri
Tenaga Pengajar SD Negeri Datu Derakal Keluhkan Dugaan Pemotongan Gaji oleh Kepala Sekolah
Penerangan Jalan Umum di Kota Sinabang Kembali Normal Setelah Perbaikan Untuk Kenyamanan Masyarakat Kota Sinabang Menyabut Hari Raya Idhul Fitri
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 01:53

Lebaran Hari Ke-4, tribuneIndonesia.com Perkuat Sinergi dengan Partai Aceh di Aceh Tenggara

Selasa, 24 Maret 2026 - 14:11

​Kematian Balita di Rumah Kos Bitung, Polisi Dalami Keterangan Saksi dan Bukti Medis

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:58

Warga Agara Desak Tingkatkan Program Pemberantasan Narkoba

Selasa, 24 Maret 2026 - 08:25

​BPJS Ketenagakerjaan Bitung Dorong Kepesertaan Mandiri: Proteksi Tak Terbatas bagi Pekerja

Selasa, 24 Maret 2026 - 05:06

Mayat Misterius Tergeletak di Pinggir Jalan, Warga Pantai Labu Gempar

Selasa, 24 Maret 2026 - 02:48

Eksistensi Alfred Salindeho Diapresiasi, PPWI Bitung Ingatkan Regulasi Ketat Kursi Dirut PDAM

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:57

HRD Gelar Hilal Bihalal di kediamannya Komplek Meuligoe Residence Cot Gapu

Minggu, 22 Maret 2026 - 01:01

Hadir untuk Masyarakat, Polres Aceh Tenggara Amankan Sholat Idul Fitri dengan Penuh Humanis

Berita Terbaru

TNI dan Polri

Polsek Kuta Selatan Tangani Keributan di Blue Point Uluwatu

Rabu, 25 Mar 2026 - 01:19

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x