​Kematian Balita di Rumah Kos Bitung, Polisi Dalami Keterangan Saksi dan Bukti Medis

- Editor

Selasa, 24 Maret 2026 - 14:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia com –Misteri kematian seorang balita di sebuah rumah indekos di Kelurahan Manembo-nembo Atas, Kecamatan Matuari, kini tengah menjadi fokus utama jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bitung, Selasa (24/03/26).

Pihak kepolisian berkomitmen menjalankan prosedur penyelidikan secara mendalam guna mengungkap tabir di balik tragedi tersebut.

​Langkah persuasif dan profesional diambil oleh aparat untuk memastikan tidak ada detail yang terlewatkan.

Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, melalui Kasat Reskrim AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama, menegaskan bahwa serangkaian pengumpulan alat bukti masih terus digenjot di lapangan guna menyusun kronologi kejadian yang utuh.

​”Kami terus bergerak untuk memperjelas rangkaian peristiwa ini. Saat ini, tim penyidik sedang melakukan pendalaman terhadap berbagai informasi yang masuk,”

ungkap AKP Ahmad saat memberikan keterangan resmi di Mapolres Bitung pada Senin (23/3) siang.

​Sejauh ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi kunci untuk memperkuat basis data penyelidikan.

Keterangan dari para tetangga penghuni indekos menjadi salah satu rujukan penting bagi penyidik dalam memetakan situasi sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

​Selain keterangan saksi, kunci utama pengungkapan kasus ini kini berada di tangan tim medis forensik.

Baca Juga:  ​Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Gabungan Staf Sabet Juara Voli Kapolres Bitung Cup

Kepolisian menyatakan masih menunggu hasil autopsi resmi untuk mendapatkan validasi ilmiah mengenai penyebab pasti kematian balita malang tersebut.

​AKP Ahmad menekankan bahwa hasil autopsi merupakan elemen krusial dalam menentukan arah hukum selanjutnya.


Menurutnya, kesimpulan penyidik harus berpijak pada fakta medis yang akurat agar dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan transparan kepada publik.


​Di sisi lain, informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian mengungkap fakta baru mengenai latar belakang keluarga korban.

Diketahui, orang tua dan balita tersebut merupakan penghuni baru yang baru saja menempati kamar indekos tersebut sejak 19 Maret 2026 lalu.

​Namun, ketenangan di lingkungan indekos sempat terusik sehari sebelum kejadian memilukan itu terungkap. Beberapa tetangga mengaku sempat mendengar suara keributan atau cekcok yang cukup keras, yang kemudian diikuti dengan suara tangisan balita pada Minggu (22/3) siang.

​Menutup keterangannya, AKP Ahmad mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh spekulasi liar yang beredar di media sosial.

Ia meminta publik memberikan ruang bagi pihak kepolisian untuk bekerja hingga hasil penyelidikan komprehensif ini selesai dirampungkan. (Kiti)

Berita Terkait

HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat
HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat
21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh
Peringati 21 Tahun MoU Helsinki, Kecamatan Jangka Gelar Zikir dan Doa Bersama
Arief Martha Rahadyan dan Harapan Generasi Muda: Dukungan Ujang Supriatin untuk Indonesia yang Lebih Produktif
GMNI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget
Camat dan Forum Reje Lut Tawar Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Jagong Jeget
Dikira Embun, Ternyata Debu Selimuti Jalan Lintas Kutacane-Medan ‎
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:36

Tes Urine ASN dan Agenda Perang Narkoba

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:35

45 Paskibraka dan Amanah Merah Putih

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:18

Pas Pula, Jalan Keluar bagi Pasien Tanpa Jaminan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:31

Wali Kota Bitung Apresiasi Baksos Rumah Lukaku, Utus Asisten III Pastikan Warga Dapatkan Layanan Kesehatan Gratis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:05

Dampingi Gubernur Sulut di Dermaga Satrol, Wali Kota Bitung Hengky Honandar Hadiri Peringatan HUT Kodaeral VIII

Jumat, 14 Agustus 2026 - 03:57

Dapur MBG dan Peta yang Belum Tuntas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 02:07

Jembatan Merah Putih dan Jejak Proyek Desa

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:06

Pergantian Dandim dan Ujian Jejaring Kekuasaan

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Jangan Jadi Pemimpin Ambisius — Peradaban Bangsa Dibangun oleh Guru

Sabtu, 15 Agu 2026 - 03:11

Pemerintahan dan Berita Daerah

Tes Urine ASN dan Agenda Perang Narkoba

Sabtu, 15 Agu 2026 - 02:36

Feature dan Opini

Maju ke Listrik, Tetapi Jangan Hilangkan Minyak Sebelum Siap

Sabtu, 15 Agu 2026 - 01:51

Feature dan Opini

Janji Manis Tanpa Bukti — Kesejahteraan Guru yang Selalu Ditunda

Sabtu, 15 Agu 2026 - 01:49