Ketua DPRD Gunungsitoli Klarifikasi Dugaan Limbah B3 RS Bethesda: “Tak Ada Masyarakat yang Mengaku Jadi Korban”

- Editor

Sabtu, 26 Juli 2025 - 17:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungsitoli | TribuneIndonesia.com

Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Adrianus Zega, menanggapi isu limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Rumah Sakit Bethesda yang belakangan ramai diperbincangkan publik. Ia menegaskan bahwa hingga kini tidak ada satu pun laporan resmi dari warga yang merasa dirugikan akibat dugaan pencemaran limbah tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Adrianus dalam konferensi pers yang digelar di ruang kerjanya, Kamis (24/7/2025), usai menerima aksi damai dari salah satu aliansi masyarakat sipil yang menyoroti persoalan tersebut.

“Limbah B3 RS Bethesda sudah ditangani oleh aparat penegak hukum dan saat ini telah dilimpahkan ke Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara. Kalau sekarang ada yang mengklaim sebagai korban, pertanyaannya: siapa? Sampai hari ini DPRD belum menerima satu pun laporan langsung dari masyarakat,” ujar Adrianus.

Didampingi sejumlah anggota dewan, Adrianus menyatakan pihaknya tidak menutup mata terhadap persoalan lingkungan. Namun, ia mengingatkan bahwa DPRD juga tidak bisa serta-merta melakukan intervensi terhadap kasus yang tengah ditangani aparat penegak hukum.

 “Kalau kami di DPRD menanggapi secara langsung, sementara proses hukum masih berjalan, itu bisa dianggap sebagai bentuk intervensi. Kami tetap menghormati proses yang sedang berlangsung,” tambahnya.

Adrianus juga menepis tudingan bahwa dirinya bungkam terhadap kasus tersebut. Ia menjelaskan, selama ini belum ada pihak media maupun warga yang mengkonfirmasi secara langsung kepada dirinya.

“Kami terbuka terhadap kritik. Tapi menyampaikan aspirasi atau klarifikasi melalui pesan WhatsApp saja, tanpa tatap muka atau konfirmasi langsung, tentu tidak cukup adil untuk saya memberikan penjelasan secara utuh,” tegasnya.

Senada dengan Adrianus, Anggota DPRD Kota Gunungsitoli, Emanuel Ziliwu, turut menyampaikan bahwa lembaganya tidak serta-merta mengabaikan persoalan limbah B3 tersebut. Namun, menurutnya, perlu dilihat secara proporsional apakah penyelenggaraan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dapat menyelesaikan substansi masalah, mengingat kasusnya sudah berada dalam ranah penegakan hukum.

“Menurut kami, pernyataan peserta aksi cenderung mengada-ada. Seolah kami menghindar, padahal faktanya ada agenda kerja DPRD yang sudah terjadwal sebelumnya. Tidak benar kami diam, tapi kami juga menjaga agar tidak melangkahi ranah hukum yang sedang berjalan,” pungkas Emanuel.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait perkembangan penanganan kasus dugaan limbah B3 di Rumah Sakit Bethesda Gunungsitoli. (#)

Baca Juga:  Aksi Penolakan Vihara di Medan Deli Memanas

Berita Terkait

MBG di Aceh Tenggara Serap 3.000 Tenaga Kerja, Khairul Abdi: Bukan Sekadar Gizi, Tapi Penggerak Ekonomi Rakyat
SPDP Janggal, Bos Gumpalan Akan Ajukan Prapradilan
BBM Diduga Disunat di SPBU 14-203-1149 Lau Dendang, Konsumen Merasa Ditipu, Aparat Diminta Turun Tangan
Kolaborasi BANK BRI Kantor Cabang Pondok Gede dengan PNM Wilayah Bekasi Selatan
Peredaran Rokok Ilegal Marak di Takengon, Negara Berpotensi Rugi Besar dari Kebocoran Pajak
Rampcheck di Terminal Pulo Gebang, Jasa Raharja Jaktim Cek Kelayakan Bus
Pengukuhan DPW NCW Bali Jadi Momentum Baru Gerakan Anti-Korupsi di Daerah
Puskesmas Baru Terjepit Bangunan Liar
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:27

Pantauan ​Hilal Masih di Bawah Ufuk

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:03

PMII Madina Kawal Dugaan Jaringan WiFi Ilegal, Pemda Diminta Lakukan Verifikasi

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:20

Kemeriahan Imlek di Kediaman Hengky Honandar, Semangat Kebersamaan Mewarnai Kota Bitung

Selasa, 17 Februari 2026 - 01:21

Sambut Ramadhan 1447 H, Satpol PP WH Aceh Tenggara Amankan Empat Perempuan dari Warung Tuak dan Kafe Remang

Senin, 16 Februari 2026 - 13:16

Dari Trauma ke Tawa: STIK dan Polres Aceh Tenggara Hadirkan Harapan Baru bagi Anak-Anak Darul Hasanah

Senin, 16 Februari 2026 - 11:59

Lokasi Balai Bibit Ikan Dinas Perikanan Agara di Jadikan Lahan Rumput Ternak

Senin, 16 Februari 2026 - 10:41

ASN Kemenag Bireuen Bergerak Bersama, Bersihkan 18 Masjid dari 17 Kecamatan

Senin, 16 Februari 2026 - 05:54

PKB Aceh Gelar Ta’aruf Pra Muskerwil, HRD Siap Perkuat Internal dan Bangun Kantor Baru

Berita Terbaru

Sosial

Pantauan ​Hilal Masih di Bawah Ufuk

Selasa, 17 Feb 2026 - 14:27

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x