Ketum TKN Kompas Nusantara Desak KPK Usut Tuntas OTT Pejabat Sumut: “Jangan Ada Intervensi, Ini Momentum Bersih-Bersih”

- Editor

Minggu, 29 Juni 2025 - 13:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan |Tribuneindonesia.com

Ketua Umum (Ketum) TKN Kompas Nusantara sekaligus Ketum Pagar UNRI Prabowo-Gibran, Adi Warman Lubis, angkat suara terkait penangkapan sejumlah pejabat tinggi di Sumatera Utara yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam pernyataannya, Adi Warman mendesak KPK agar menuntaskan kasus ini secara tegas dan transparan, tanpa adanya intervensi dari pihak mana pun.

“Kami dari TKN Kompas Nusantara dan Pagar UNRI Prabowo-Gibran menyatakan sikap tegas: kasus OTT ini harus diusut tuntas. KPK harus bekerja independen dan profesional, tanpa tekanan politik,” ujar Adi dalam wawancara bersama wartawan di sebuah kedai kopi kawasan Sun Plaza Medan, Minggu (29/6/2025).

Adi Warman menyebut praktik korupsi yang dilakukan pejabat daerah sebagai pengkhianatan terhadap rakyat, bukan sekadar pelanggaran hukum. Ia menyoroti dampak buruk korupsi terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumut.

“Korupsi di birokrasi daerah menghancurkan kepercayaan publik dan merugikan rakyat secara nyata. Apalagi jika dilakukan oleh pejabat yang seharusnya jadi teladan, maka hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Ia juga menyuarakan dukungan penuh terhadap KPK sebagai lembaga penegak hukum yang berada di garis depan dalam perang melawan korupsi. Menurutnya, pengawalan publik dan media sangat penting agar proses hukum tetap berjalan bersih dan transparan.

Baca Juga:  Skandal Tumpang Tindih Sewa Eks Pasar Aksara, TKN Kompas Nusantara Ancam Tempuh Jalur Hukum

“Masyarakat sipil, media, dan relawan harus ikut mengawal proses hukum, supaya tidak ada permainan di balik layar. Sumut ini daerah kaya dan strategis, jangan dibiarkan rusak oleh korupsi elit,” lanjutnya.

Sebagai Ketum TKN Kompas Nusantara, Adi juga menekankan bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran membawa visi besar untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

“Pak Prabowo dan Mas Gibran sangat tegas dalam soal korupsi. Tidak ada toleransi. Kami sebagai relawan punya tanggung jawab moral untuk bersuara membela kebenaran dan keadilan,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Adi Warman mengajak seluruh masyarakat Sumut untuk bersama-sama melawan praktik korupsi, sembari memberikan dukungan moral kepada penegak hukum agar tetap kokoh dalam menjalankan tugasnya.

“Ini saatnya bersih-bersih Sumut. Jangan biarkan daerah ini terus dikotori segelintir elit yang rakus. Kita lawan bersama, demi masa depan rakyat,” pungkasnya.

Ilham Tribuneindonesia.com

 

 

Berita Terkait

14 Tahun Mengabdi, IWO Berbagi Kebahagiaan di SD Muhammadiyah Bukit Duri
Wakil Walikota Bitung Resmi Lepas Kontingen Jamnas XII ke Cibubur
DPC PKB Kota Langsa Buka Penjaringan Pengurus DPAC, Targetkan Mesin Politik Hingga Tingkat Kecamatan
Berlarut di Meja Intelijen ! GRPK Soroti Mandeknya Penanganan Dugaan Penyalahgunaan Bantuan Alat Pertanian. Desak Pelimpahan ke Pidsus
PETA Aceh Tengah Resmi Dilantik, Perkuat Persatuan Dan Dukung Pembangunan Daerah.
IWO Bali Dukung Amicus Curiae, Tolak Gugatan Rp25 Miliar terhadap Empat Media di Bali
GRPK Pertegas Perjuangan Hukum dan Pembelaan bagi Masyarakat
GRPK Soroti Revitalisasi SDN 101865 Bintang Meriah Bernilai Rp872 Juta, Kepala Sekolah Diminta Bertanggung Jawab
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:21

P3-TGAI Rp195 Juta Kuning II Disorot, Disebut Aspirasi Dewan PKB

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:08

Kawal Kamtibmas Jelang Peringatan HDA Ke – 21 Tahun 2026, Polres Bireuen Gelar Apel Gabungan Bersama TNI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:09

Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:56

LSM KPK RI Desak Audit P3-TGAI Kuning II: Rp195 Juta Uang Negara, Jangan Dikerjakan Asal Jadi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:09

LSM KPK RI Desak P3-TGAI Kuning II Diaudit: “Jangan Main-Main dengan Uang Negara!”

Rabu, 12 Agustus 2026 - 02:41

Keamanan Digaji Layak, Pendidikan Disuruh Berjuang — Itu Bukan Kebijakan, Itu Ketidaksadaran yang Fatal

Rabu, 12 Agustus 2026 - 02:39

Dewan Diberi Segalanya, Guru Diabaikan — Di Mana Letak Kemajuan Bangsa?

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:50

Sambut HUT RI ke-81, TP-PKK Kecamatan Jangka Gelar Senam Bersama dan Lomba Voli Gembira

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Jalur Tikus di Tengah Macet Jamin Ginting

Rabu, 12 Agu 2026 - 07:37

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x