Sangat Disayangkan, Generasi Muda Aceh Harumkan Nama Daerah Tanpa Dukungan Pemerintah

- Editor

Jumat, 27 Juni 2025 - 17:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon | TribuneIndonesia.com

Siapa yang tak bangga melihat pemudi asal Gayo, Aceh, mampu bersaing di kancah nasional? Dialah Sasmaini, gadis kelahiran 11 Januari 1998 asal Desa Jelobok, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah. Ia kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan terpilih sebagai finalis nasional ajang Puteri Pendidikan Indonesia 2025, mewakili Provinsi Aceh.

Apa yang dicapai Sasmaini bukan hal sepele. Tahun lalu, ia berhasil meraih Juara 3 Nasional Duta Muslimah Preneur Indonesia 2024, mengangkat nama daerahnya di panggung nasional. Namun sayangnya, di balik capaian gemilang itu, tersimpan ironi yang menyayat hati: tidak ada dukungan dari pemerintah daerah yang ia harapkan bisa membantunya melangkah lebih jauh.

Kapan dan di mana perjuangan terbaru Sasmaini berlangsung? Dirinya dijadwalkan berangkat pada 6 Juni 2025 untuk mengikuti rangkaian kegiatan Puteri Pendidikan Indonesia yang berlangsung pada 8–13 Juni 2025 di Jakarta.

Namun, bagaimana ia bisa sampai ke titik ini sungguh penuh liku. Dalam dua bulan terakhir, Sasmaini telah berjuang keras mencari dukungan. Ia mengaku telah mendatangi berbagai instansi mulai dari dinas di tingkat provinsi, kantor Bupati, Sekda, Bagian Kesra, hingga Dinas Pendidikan. Hasilnya? Nol bantuan, bahkan untuk sekadar membeli air minum pun tak ada yang peduli.

“Saya sudah hampir dua bulan bolak-balik dari desa ke pusat kota hanya untuk bertemu pihak pemerintah dan menyampaikan permohonan bantuan. Tapi jangankan tiket pesawat, segelas air minum pun tak diberi,” ucap Sasmaini dengan mata berkaca-kaca.

Mengapa ia tetap berjuang? Karena mimpinya bukan sekadar mimpi pribadi. Sasmaini ingin mengangkat nama Aceh di tingkat nasional dan menyuarakan advokasi pendidikan untuk generasi muda yang lebih cerdas dan berkarakter.

“Saya tak mengharap kemewahan. Saya hanya ingin Aceh dikenal karena semangat juang dan kontribusi positif anak mudanya. Ini bukan perjuangan saya semata, tapi perjuangan kita semua,” tambahnya.

Melalui media ini, Sasmaini mengajak semua pihak, terutama pemerintah, para dermawan, dan komunitas masyarakat Aceh, untuk lebih peduli dan mendukung anak-anak muda yang memiliki prestasi dan semangat perubahan.

“Saya mohon doa dan dukungan. Insya Allah tanggal 6 saya berangkat ke Jakarta. Semoga ada keajaiban dan bantuan yang datang di detik-detik akhir,” tutupnya penuh harap. (Dian aksa)

Baca Juga:  Unimed Umumkan 3.014 Calon Mahasiswa/i Melalui Jalur SNBP

Berita Terkait

Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP
Deli Serdang Bergejolak, Mahasiswa Kepung DLH, Dugaan Limbah Beracun Seret Nama Pabrik dan Pejabat
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Banyak Warga Kesulitan Hidup, Harus Berjuang Hilangkan Kemiskinan
Pegawai Desa Sena Diduga Rangkap Jabatan Jadi Security Sport Center, Kepala Desa Disorot Soal Pembiaran
Sinergi Seni dan Pemerintahan, Papa-kini Apresiasi Kinerja Wakil Bupati Pidie
Pemkab Aceh Tenggara Tuntaskan Expose JITUPASANA, Dokumen R3P Resmi Diserahkan ke Pemerintah Aceh
Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Desa Seuneubok Saboh Verifikasi Pengalihan Data (KPM) Miskin dan Kurang Diduga Pada Oktober & Desember 2025 di Lakukan Oknum Tanpa Musyawarah
AMAN Aceh Desak KPK Supervisi Pengelolaan Dana Bencana
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:08

Tragedi Idi Cut 3 Februari 1999 Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:24

Pemohon Berharap Kadiskes Aceh Tenggara Hadiri Sidang Sengketa Agar Memahami UU Nomor 14 Tahun 2008.

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:14

​Sinergi Polri dan Pers: Irjen Johnny Isir Tekankan Kebebasan yang Bertanggung Jawab

Selasa, 3 Februari 2026 - 03:02

Kepala SMA Negri 2 Lawe Sigala gala Tahun 2008.

Selasa, 3 Februari 2026 - 02:23

Kepala SMA Negri 2 Lawe Sigala gala Abaikan Panggilan Sidang KIA Kangkangi UU No 14 Tahun 2008.

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:43

Nasib PPPK Paruh Waktu 2026 Ditentukan 11 Kondisi, Melanggar Netralitas Langsung Putus Kontrak

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:30

Oknum KaDinkes Agara Diduga Bungkam Kepada Media Terkesan Tertutup. 

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:56

Gandeng Kepolisian, PPS Bitung Targetkan Tata Kelola Pengamanan Pelabuhan yang Profesional

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Data Anggaran Kesehatan Ditutup, Publik dan APH Didorong Awasi Kadiskes Aceh Tenggara

Selasa, 3 Feb 2026 - 11:12

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x