Jualan Rokok Keliling Demi Masa Depan Anak, Mamak Tia Buktikan Cinta Ibu Tak Pernah Habis

- Editor

Selasa, 17 Juni 2025 - 04:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan | Tribuneindonesia.com

Tak banyak yang tahu, di balik riuhnya lalu lintas Jalan Prof. H. M. Yamin, S.H., Medan, ada sosok wanita tangguh yang telah lebih dari satu dekade berjuang di jalanan demi menyekolahkan anak-anaknya. Dialah Rosmery Marpaung, atau lebih dikenal dengan panggilan Mamak Tia, seorang ibu berusia 53 tahun yang tak pernah menyerah pada keadaan.

Sejak tahun 2017 hingga sekarang, Mamak Tia setia menjajakan rokok keliling dari warung kopi ke warung tuak di seputaran Jalan Yamin. Sebelumnya, dari 2012 hingga 2016, ia juga berjualan rokok di kawasan Pajak Petisah Jalan Rotan, Medan. Dalam panas dan hujan, Mamak Tia terus berjalan dengan semangat yang tak pernah padam.

“Saya cuma mau anak-anak sekolah tinggi. Biar nasib mereka nggak seperti kami orangtuanya,” ucapnya pelan, saat diwawancarai di sebuah warung kopi dekat Sekretariat DPP TKN Kompas Nusantara, Selasa (17/6/2025).

Didampingi suaminya, Calvin Hutabarat (50), seorang penarik becak bermotor (betor), perjuangan mereka berbuah manis. Anak sulung mereka, Chyntya Yohanna Putri Hutabarat, kini duduk di tingkat akhir perkuliahan di kampus IT&B Jalan Mahoni, Medan.

Baca Juga:  Plt Kadisdik Aceh Murthalamuddin Melapor ke Gubernur

Sementara anak kedua mereka, Henokh Yosua Maranatha Hutabarat, masih bersekolah di SMA Negri 8 Medan dan terus didorong untuk menggapai cita-citanya. Keluarga kecil ini saat ini masih tinggal menumpang di rumah orang tua Mamak Tia, tepatnya di Jalan Madio Sentoso, Gang Telo No. 3, Medan.

Walau hidup sederhana dan serba pas-pasan, semangat mereka tak pernah goyah. Setiap batang rokok yang dijual, setiap penumpang yang diantar, adalah bentuk cinta dan pengorbanan untuk masa depan anak-anak.

Mamak Tia adalah bukti nyata bahwa kasih ibu tak hanya melindungi, tapi juga berani bertarung di garis depan kehidupan. Di tengah kota yang keras, ia adalah pahlawan tanpa tanda jasa, yang tak berharap pujian, hanya ingin melihat anak-anaknya berdiri tegak menatap masa depan.

Ilham Tribuneindonesia.com

Berita Terkait

Dinas DPKP Bireuen dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Empat Kecamatan
H. Ruslan M. Daud Gandeng Poltekpel Malahayati Bekali Penyintas Banjir Bireuen
P3-TGAI Rp195 Juta Kuning II Disorot, Disebut Aspirasi Dewan PKB
Kawal Kamtibmas Jelang Peringatan HDA Ke – 21 Tahun 2026, Polres Bireuen Gelar Apel Gabungan Bersama TNI
Satgas TMMD ke-129 Tebar Lele dan Isi Kandang Ayam Petelur di Lima Lokasi RTLH
Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026
LSM KPK RI Desak Audit P3-TGAI Kuning II: Rp195 Juta Uang Negara, Jangan Dikerjakan Asal Jadi
LSM KPK RI Desak P3-TGAI Kuning II Diaudit: “Jangan Main-Main dengan Uang Negara!”
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:33

Survei Merit dan Jejak Kesiapan ASN

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:16

Kas dan Kewajiban Jadi Sorotan, BPK Sebut Pemkab Simeulue Belum Mampu Bayar Seluruh Utang Jangka Pendek

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:37

Jalur Tikus di Tengah Macet Jamin Ginting

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:36

Dipimpin Dirut Alfred Salindeho, PDAM Dua Sudara Meriahkan Lomba Gerak Jalan HUT RI di Bitung

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:45

Di Balik Cerita Zafira, Bakat Anak yang Mulai Diuji

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:04

FORPROVSU dan Janji Olahraga Rakyat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:43

Jejak India di Balik Promosi Wisata Sumatera

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:58

Lau Simeme Mulai Digenangi, Warga Hilir Diminta Waspada

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Survei Merit dan Jejak Kesiapan ASN

Rabu, 12 Agu 2026 - 10:33

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x