Duka Mencekam di Sei Rampah: Buruh Pabrik Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah

- Editor

Selasa, 3 Juni 2025 - 04:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

 

Sergai |Tribuneindonesia.com

Ketenangan warga Dusun III Garap Hulu, Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah, mendadak berubah menjadi duka mendalam. Senin pagi, 2 Juni 2025, seorang pria ditemukan tewas tergantung di dalam rumahnya, menyisakan kepiluan dan tanda tanya.

Korban adalah Sutrisno (43), buruh pabrik asal Desa Simpang Empat. Tubuhnya ditemukan tergantung tak bernyawa oleh sang istri, Samila, yang baru pulang kerja sekitar pukul 10.00 WIB. Begitu membuka pintu rumah, pemandangan tragis langsung menyambutnya—suaminya tergantung di tiang rumah dengan seutas tali, tanpa tanda kehidupan.

Tangisan histeris Samila mengguncang pagi yang tenang, membuat warga sekitar berlarian ke lokasi. Kepala Dusun III, Siswanto, yang mendapat laporan warga, segera menghubungi Bhabinkamtibmas. Tak lama berselang, Polsek Firdaus bersama Tim Inafis Polres Sergai tiba untuk melakukan olah TKP.

Iptu Anggiat Sidabutar, S.H., Kanit Reskrim Polsek Firdaus, mengungkapkan bahwa kuat dugaan Sutrisno mengakhiri hidupnya karena tekanan ekonomi yang menghimpit. Keputusan yang tragis, meninggalkan luka mendalam bagi keluarga.

Baca Juga:  Malam Maut di Perkebunan Rispa! Mayat Pria dengan Leher Tergorok ditemukan di Tanjung Morawa

Pihak keluarga menolak otopsi dan memilih untuk mengikhlaskan kepergian almarhum. Mereka menyampaikan terima kasih atas respon cepat kepolisian serta simpati masyarakat yang turut membantu penanganan peristiwa ini.

Turut hadir di lokasi: Kapolsek Firdaus AKP Andi Sujendral, S.H., M.H., Kanit Intelkam Restu Hutasuhut, S.H., serta jajaran Polsek Firdaus, Babinsa, perangkat desa, dan Tim Inafis Polres Sergai.

Iptu L. B. Manullang, Plt. Kasi Humas Polres Sergai, menyampaikan bahwa Sutrisno meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih bersekolah. Tragedi ini menjadi pengingat keras tentang pentingnya kepedulian sosial dan perhatian terhadap beban mental di tengah tekanan hidup.

Kepolisian mengimbau seluruh warga untuk saling memperhatikan satu sama lain — karena di balik senyum seseorang, bisa saja tersembunyi jerit kesakitan yang tak terdengar.

Ilham Tribuneindonesia.com

Berita Terkait

Percikan Api di Teras Rumah Picu Kebakaran Hebat di Perbaungan, Dua Unit Hangus, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta
ITDC Tingkatkan Standar Keamanan Kawasan Wisata melalui Dukungan Sarana Patroli Perairan
Puting Beliung Terjang Batang Kuis Tengah Malam, 121 Rumah Rusak dan Warga Terluka
Terlindas Tronton ! Dua nyawa hancur di jembatan Juani
Mayat Misterius Tergeletak di Pinggir Jalan, Warga Pantai Labu Gempar
Berpelukan dalam Api
Pabrik Terbakar Hebat di Medan Deli
KETUA UMUM RELAWAN PEDULI RAKYAT LINTAS BATAS: PERNYATAAN BLC KELIRU, MENYESATKAN, DAN BERBAHAYA BAGI DEMOKRASI
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:43

Maling Teriak Maling: Cermin Retaknya Integritas di Lingkar Kekuasaan

Senin, 27 April 2026 - 02:12

Waspada El Niño ! Ancaman Panas Ekstrem Mengintai, Masyarakat Diminta Siaga Sejak Dini

Selasa, 21 April 2026 - 13:12

Perempuan Tidak Boleh Lagi Diam: Wajib Berpendidikan, Mandiri, dan Berani Melawan Ketidakadilan

Selasa, 14 April 2026 - 05:39

Kemitraan  atau Penjinakan? Saat Media Dipaksa Tunduk, Pemerintah Abai pada Keadilan

Kamis, 9 April 2026 - 21:49

Pemkab Aceh Tenggara Terapkan WFH Setiap Jumat, Ini Aturan Lengkapnya

Minggu, 5 April 2026 - 05:43

Kesalahan Terindah

Jumat, 3 April 2026 - 08:33

Rutin Konsumsi Bawang Merah Setiap Hari, Ini Manfaat dan Risikonya bagi Kesehatan

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:30

Lalat di Minuman Antara Hadits, Sains, dan Kesehatan Modern

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x