Kafe Misterius di Lahan Publik Eks Pasar Aksara Disorot, Adi Lubis: Hentikan Oligarki Berkedok Investasi!

- Editor

Rabu, 28 Mei 2025 - 01:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan | TribuneIndonesia.com 

Proyek pembangunan sebuah kafe di atas lahan bekas Pasar Aksara, Kota Medan, menuai kritik pedas dan kekhawatiran publik. Ketua Umum TKN Kompas Nusantara sekaligus Ketua Umum Pagar Unri 7Prabowo-Gibran, Adi Warman Lubis, menduga proyek ini merupakan bentuk praktik oligarki terselubung dengan kemasan investasi.

> “Ini bukan tanah pribadi, tapi aset publik. Tapi proses pembangunannya seperti proyek siluman. Tak ada papan informasi, tak ada PBG, tahu-tahu hampir rampung. Ini sangat mencurigakan!” ujar Adi saat diwawancarai wartawan, Selasa (27/5/2025).

Adi menekankan bahwa proyek tersebut terindikasi kuat melanggar aturan. Tidak adanya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) dinilai sebagai pelanggaran serius yang berpotensi merugikan keuangan daerah.

> “Tanpa PBG berarti tak ada kontribusi ke PAD. Ini bukan hanya pelanggaran administratif, tapi bisa jadi celah korupsi. Publik berhak tahu apa yang sedang terjadi di atas tanah milik rakyat,” tegasnya.

Ia pun menyoroti ketimpangan hukum yang kerap dialami masyarakat kecil. Sementara proyek rakyat kecil bisa disegel hanya karena persoalan izin, proyek ini justru terus berjalan meski sarat pelanggaran.

Baca Juga:  Warga Minta Bupati Audit Bedah Rumah Di Desa Cinta Rakyat Tahun 2023

> “Kalau proyek rakyat kecil langsung dihentikan karena IMB belum keluar, tapi yang ini—tanpa izin lengkap pun terus jalan. Wajar kalau rakyat curiga ada permainan elit di belakangnya,” tandasnya.

Pihaknya bahkan sudah mengirim surat resmi kepada Wali Kota Medan untuk meminta klarifikasi, namun belum ada balasan hingga kini. Karena itu, Adi menyatakan akan menggerakkan aksi massa besar-besaran pada Senin, 2 Juni 2025 sebagai bentuk protes rakyat.

> “Kami akan aksi ke Kantor Wali Kota, DPRD Medan, dan Satpol PP. Kami menuntut kejelasan siapa yang beri izin, siapa pelaksana proyek, dan siapa yang menikmati 6hasilnya,” serunya.

Adi juga mendesak DPRD Kota Medan segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terbuka, menghadirkan pihak-pihak terkait agar publik bisa menyaksikan langsung kebenarannya.

> “Kalau terbukti proyek ini cacat hukum dan administratif, harus dihentikan dan pelakunya disanksi. Jangan biarkan hukum jadi tumpul ke atas dan tajam ke bawah,” tutup Adi Lubis dengan nada lantang.

Ilham Tribuneindonesia.com

Berita Terkait

Sebut Wartawan “Bodrek”, Bos PT Sinyalta Dilaporkan ke Polisi
P2BMI Turun Gunung, Kawal Deli Serdang Maju dan Bermartabat
Jelang Musda Demokrat Aceh, Tokok Pemuda Gayo Sebut Figur Rian Syaf Kunci Stabilitas dan Arah Politik Partai
Pengunjung IIMS 2026 Kaget! Ternyata Bisa Urus Ini Sekalian di Lokasi
KPHP GUNONG DUREN LAKUKAN PENGAWASAN AKTIVITAS TAMBANG TIMAH DI KAWASAN HUTAN PRODUKSI SENUSUR SEMBULU
Arief Martha Rahadyan Apresiasi Penguatan Kendali Alih Fungsi Lahan oleh Pemerintah
Kadis Kesehatan Agara Serahkan Data Sengketa Informasi Publik
Bau Busuk Anggaran Kesehatan Aceh Tenggara? Saidul LKGSAI Tantang Audit Total Puluhan Miliar!
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:35

Perkuat Keadilan Humanis, Kajati Sulut Resmikan Rumah Restorative Justice di Kota Bitung

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:53

KPHP Gunung Duren Lakukan Pengaman Hutang Di kawasan Hutan Lindung Gunung Sepang.

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:51

Bupati Bireuen Serahkan 5.548 SK PPPK PW Tegaskan Disiplin Tanpa Toleransi

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:54

Modal Amblas di Proyek Kapal Tongkang, Investor GL Dituntut Pertanggungjawabkan Dana Puluhan Juta

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:17

Dana Desa Rikit Bur II Rp646 Juta, Tapi Rp300 Juta Tak Jelas Jejaknya .

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:14

Skandal “Dana Gaib” Rikit Bur II: Rp300 Juta Menguap dari Rincian Publik?

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:55

Masyarakat Bireuen Kembali Mendapat Bantuan Sembako Dari HRD dan PKB Peduli

Kamis, 12 Februari 2026 - 05:30

Jasa Raharja DKI Bersama Satlantas dan Sudinhub Gelar Ramcheck Bus di Terminal Tanjung Priok

Berita Terbaru

Headline news

P2BMI Turun Gunung, Kawal Deli Serdang Maju dan Bermartabat

Kamis, 12 Feb 2026 - 16:06

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x