Iran Serang Rumah Sakit Israel, Dunia Harus Bicara

- Editor

Kamis, 19 Juni 2025 - 17:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Tribuneindonesia.com,

Rudal Iran menghantam Soroka Medical Center, sebuah rumah sakit di Be’er Sheva, Israel selatan, pada Kamis (19/6/25), menyebabkan kerusakan pada bangunan rumah sakit.

Menurut laporan CNN, serangan rudal ini mengakibatkan kerusakan signifikan, dan pihak rumah sakit saat ini sedang menilai tingkat kerusakan dan jumlah orang yang terluka.

Kerusakan parah di Soroka Medical Center, merupakan sebuah rumah sakit terkemuka di Be’er Sheva, Israel, dengan beberapa struktur bangunan tampak rusak parah dan puing-puing berserakan dimana-mana terlihat dari Video yang diunggah di Telegram.

Foto-foto yang beredar juga menunjukkan asap hitam membubung tinggi dari area yang terkena hantaman rudal. Bagian dalam rumah sakit terlihat kacau balau, dengan pecahan kaca dan material bangunan berserakan di lantai, serta atap yang roboh sebagian.

Kerusakan ini memberikan gambaran tentang dampak serangan rudal Iran terhadap fasilitas kesehatan yang vital tersebut.

“Ini adalah pusat medis utama untuk seluruh wilayah Negev Israel. Dunia harus bicara,”

kata Wakil Menteri Luar Negeri Israel Sharren Haskel. Seperti dilansir dari CNN-Indonesia.

Soroka Medical Center menurut situs web, adalah salah satu pusat medis terkemuka di Israel yang memberikan layanan kesehatan kepada lebih dari 1 juta orang di selatan negara itu.

Berlokasi sekitar 22 mil dari Jalur Gaza, Palestina, Soroka menjadi tujuan evakuasi utama bagi orang-orang yang terluka dalam konflik.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Israel, Uriel Buso, mengecam keras serangan ini, menyebutnya sebagai “kejahatan perang.” Ia sangat terpukul melihat serangan Iran yang menyasar fasilitas kesehatan yang seharusnya menjadi tempat aman bagi pasien dan tenaga medis.

“Ini adalah kejahatan perang yang dilakukan oleh rezim Iran,”

kata Buso, seperti dilaporkan Radio Angkatan Darat Israel, dikutip dari Al Jazeera.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menyatakan kemarahan serupa dalam unggahan di X. Netanyahu menyebut Iran akan “membayar harga yang mahal” atas serangan ini.

“Pagi ini, Iran menembakkan rudal ke Rumah Sakit Soroka di Be’er Sheva dan ke warga sipil di pusat negara. Kami akan membuat mereka membayar harga yang mahal,”

kata Netanyahu, dikutip dari Al Jazeera.

Baca Juga:  Solidaritas untuk Palestina: 200 Pemimpin Serikat Pekerja Mengecam Genosida di Gaza

Menurut laporan kantor berita Iran, IRNA, di Telegram, target serangan Iran di Be’er Sheva, yakni

“markas besar Komando dan Intelijen militer Israel serta kamp intelijen militer di Taman Teknologi Gav-Yam.”

Fasilitas militer dilaporkan terletak di sebelah RS Soroka, yang menjadi sorotan dalam konteks serangan yang terjadi.

Namun, serangan terhadap fasilitas kesehatan selama perang seringkali memicu kritik keras dari berbagai pihak, karena rumah sakit seharusnya menjadi tempat yang aman bagi pasien dan tenaga medis.

Hal serupa juga sering terjadi dalam konflik antara Israel dan Palestina, di mana Israel telah menyerang berbagai rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Jalur Gaza dengan dalih bahwa kelompok milisi Hamas beroperasi di sana.

Serangan-serangan ini menuai kecaman luas dari komunitas internasional dan organisasi hak asasi manusia.

Sementara itu, berdasarkan catatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga 22 Mei 2025, Israel telah melancarkan 697 serangan terhadap rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Gaza sejak memulai agresi pada Oktober 2023.

Serangan-serangan ini telah menewaskan sekitar 2.000 orang, termasuk staf medis, dan melukai ribuan orang lainnya.

Diketahui, akibat serangan tersebut, sebagian besar rumah sakit di Gaza kini tidak dapat beroperasi secara normal.

Dari 36 rumah sakit yang ada, hanya 17-19 rumah sakit yang masih berfungsi secara parsial, dan itu pun terhadang oleh kekurangan listrik, air, dan bahan bakar akibat blokade Israel yang terus berlanjut. (*-Talia)

Berita Terkait

Seskab Teddy Indra Wijaya Terima Gubernur Aceh, Bahas Pemulihan Pascabencana dan Pencairan Anggaran
Arief Martha Rahadyan: Blueprint Ekonomi Nasional Berbasis Investasi dan Inovasi
Taklimat Presiden di Hambalang Tuai Apresiasi, Arief Martha Rahadyan: Pemerintahan Fokus Kerja Nyata
Arief Martha Rahadyan: Selamat Hari Braille Sedunia
Arief Martha Rahadyan Sambut KUHP Baru sebagai Langkah Besar Reformasi Hukum
Menjaga Pancasila dan Persatuan, Arief Martha Rahadyan Dapat Dukungan Kuat ke Kabinet Merah Putih
Gelar Pangeran Acarya untuk Arief Martha Rahadyan, Amanah Adat Bali bagi Pengabdian Bangsa
Arief Martha Rahadyan Dorong Proyek Swasta NBIA, Bandara Terintegrasi Masa Depan di Bali Utara
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:39

​Identitas Terungkap: Staf Khusus Gubernur Sulut Diduga Lecehkan Perempuan di Warung Makan Manado

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:04

Sulut di Ambang Kolaps Ekologis: Obral Izin Tambang Kepung Ruang Hidup

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:44

​TNI AL Berhasil Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau di Tanjung Priok, Negara Nyaris Rugi Miliaran Rupiah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:18

Tekan Kriminalitas, Polsek Matuari Gencarkan Patroli dan Pengawasan di Titik Rawan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:20

Warga Lawe Berigin Horas Tolak Hasil Audit Inspektorat, Desak Kejaksaan Audit Ulang Dana Desa

Sabtu, 31 Januari 2026 - 03:57

Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Kunjungi Sekolah SMA dan SMK di Aceh Tenggara

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:37

TNI dan Masyarakat Terus Membantu Membersihkan Rumah Warga Pasca Banjir dan Tanah Longsor

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:32

Enam Bulan Absen Masuk Kantor, ASN Di Dinas LHK Agara Dilaporkan.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x