Polemik Memanas! Wakil Bupati Deli Serdang Tinjau SMP Negeri 2 Galang, Aksi Massa Al-Washliyah Siap Mengepung Kantor Bupati

- Editor

Jumat, 23 Mei 2025 - 17:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deli Serdang | Ttibuneindonedia.com

Ketegangan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dan Al-Jamiyatul Washliyah memasuki babak baru. Jumat (23/05/2025), Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, SS, turun langsung meninjau Gedung SMP Negeri 2 Galang di Desa Petumbukan, Kecamatan Galang — lokasi yang menjadi sengketa panas antara dua entitas besar ini.

Dalam kunjungan yang didampingi oleh jajaran pejabat seperti Asisten I Setkab Deli Serdang, Dr. Citra Effendi Capah, Sekretaris Dinas Pendidikan Irwansyah, dan Camat Galang Syahdin Setia Budi Pane, Wakil Bupati memastikan bahwa bangunan SMP Negeri 2 Galang yang diklaim sebagai Aset Pemkab  masih berdiri kokoh dan akan difungsikan kembali sebagai fasilitas pendidikan.

Namun di balik peninjauan ini, bara konflik kian menyala. Mahkamah Agung sebelumnya memenangkan Al-Washliyah sebagai pemilik sah atas lahan tersebut, sementara gedung sekolah tetap diklaim sebagai milik Pemkab. Ironisnya, saat ini para siswa SMP Negeri 2 Galang harus dititipkan di SMP Negeri 1 Galang yang jaraknya dinilai menyulitkan.

“Kita datang memastikan aset Pemkab tetap kokoh. Gedung ini akan kita fungsikan kembali demi anak-anak. Kami tidak pernah menyerobot lahan. Gedung ini milik Pemkab dan Dinas Pendidikan,” tegas Wakil Bupati kepada wartawan.

Baca Juga:  Bupati Fery Sahputra Pimpin Rakor Awal Tahun, Tegaskan 2026 sebagai Tahun Akselerasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Namun api konflik tampaknya sulit dipadamkan. Rencana aksi besar-besaran dari massa Al-Washliyah yang akan “mengepung” Kantor Bupati Deli Serdang pada Senin, 26 Mei 2025, sudah beredar luas. Bahkan Wakil Bupati yang juga mengaku sebagai kader Al-Washliyah menyebut ada kemungkinan massa “salah paham” atau diprovokasi pihak tertentu.

“Saya yakin massa yang hadir adalah saudara kita. Tapi mungkin ada yang menghasut, seolah-olah kita menyerobot lahan. Itu tidak benar. Kita akan jelaskan langsung ke mereka,” ujar Wakil Bupati, menyiratkan potensi konfrontasi terbuka jika tidak ada jalan tengah.

Hingga saat ini, Pemkab masih membuka ruang diskusi. Namun dengan tensi yang terus meningkat dan aksi massa yang membayang di depan mata, publik menunggu: akankah konflik ini berakhir di meja dialog, atau justru meledak di jalanan?

Ilham Tribuneindonesia.com

 

Berita Terkait

Jembatan ikonik Resmi Dibuka, Hamparan Perak Kini Melaju Kencang Menuju Pusat Pertumbuhan Baru
Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS dan Polres Aceh Tenggara Hadirkan Senyum Anak Lewat Trauma Healing Pasca Banjir di Desa Penungkunan
Pengunjung IIMS 2026 Kaget! Ternyata Bisa Urus Ini Sekalian di Lokasi
Arief Martha Rahadyan Apresiasi Penguatan Kendali Alih Fungsi Lahan oleh Pemerintah
KPHP GUNONG DUREN LAKUKAN PENGAWASAN AKTIVITAS TAMBANG TIMAH DI KAWASAN HUTAN PRODUKSI SENUSUR SEMBULU
Pemkab Deli Serdang Perkuat Kepedulian Sosial dan Syiar Keagamaan di Galang
Kadis Kesehatan Agara Serahkan Data Sengketa Informasi Publik
Bau Busuk Anggaran Kesehatan Aceh Tenggara? Saidul LKGSAI Tantang Audit Total Puluhan Miliar!
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 06:35

‎Perkuat Transparansi, Satrol Kodaeral VIII Terima Audiensi Pengurus PPWI Bitung

Jumat, 13 Februari 2026 - 05:08

​Insiden Penghalangan Liputan di Kantor ATR/BPN Bitung Menuai Kecaman

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:55

Bupati Bireuen Lantik 5.548 PPPK Paruh Waktu Di Lapangan Terbuka Cot Gapu, Janjikan Transisi Menuju Penuh

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:53

KPHP Gunung Duren Lakukan Pengaman Hutang Di kawasan Hutan Lindung Gunung Sepang.

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:51

Bupati Bireuen Serahkan 5.548 SK PPPK PW Tegaskan Disiplin Tanpa Toleransi

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:54

Modal Amblas di Proyek Kapal Tongkang, Investor GL Dituntut Pertanggungjawabkan Dana Puluhan Juta

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:17

Dana Desa Rikit Bur II Rp646 Juta, Tapi Rp300 Juta Tak Jelas Jejaknya .

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:14

Skandal “Dana Gaib” Rikit Bur II: Rp300 Juta Menguap dari Rincian Publik?

Berita Terbaru

Headline news

P2BMI Turun Gunung, Kawal Deli Serdang Maju dan Bermartabat

Kamis, 12 Feb 2026 - 16:06

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x