TribuneIndonesia.Com I Deli Serdang-Usia lanjut tak pernah menjadi batas bagi seseorang untuk memperkaya pengetahuan dan menjaga kualitas hidup. Gagasan itu mengemuka pada wisuda 52 peserta Sekolah Lansia Sehati Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, Kamis, 16 Juli 2026. momen tersebut memperlihatkan bahwa proses belajar tetap memiliki tempat, bahkan ketika usia telah memasuki fase senja.
Ketua TP PKK Deli Serdang, Ny Jelita Asri Ludin Tambunan, menilai kelulusan para peserta bukan garis akhir, melainkan titik awal mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh. menurut dia, pengalaman belajar semestinya melahirkan lansia yang lebih mandiri, aktif, serta mampu mempertahankan kualitas hidup.
Belajar mencari ilmu tidak memandang usia. Berapa pun usia seseorang, selama masih memiliki kemauan, pengetahuan selalu dapat bertambah,” ujar Jelita.
Ia menekankan, ukuran keberhasilan pada usia lanjut bukan semata panjangnya usia, melainkan kemampuan menjaga kesehatan, kemandirian, serta peran di lingkungan keluarga dan masyarakat. Pengalaman hidup para lansia, kata dia, merupakan bekal berharga bagi generasi berikutnya.
Sekolah Lansia Sehati dirancang sebagai ruang pembelajaran bagi warga lanjut usia melalui materi kesehatan, psikologi, sosial, spiritual, hingga penguatan peran keluarga. Program tersebut diarahkan agar para lansia tetap produktif, percaya diri, serta memiliki ruang berbagi pengalaman.
Jelita juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. upaya pencegahan, menurut dia, jauh lebih efektif dibanding penanganan penyakit setelah muncul. pemeriksaan rutin memungkinkan berbagai gangguan kesehatan terdeteksi lebih awal.
apresiasi turut disampaikan kepada Pemerintah Desa Bakaran Batu, kader TP PKK, tenaga kesehatan, penyuluh KB, serta seluruh unsur yang mendukung penyelenggaraan Sekolah Lansia Sehati. Pendampingan berkelanjutan dinilai penting agar para peserta mampu menjalani masa tua secara sehat, bahagia, mandiri, dan sejahtera.
bagi para peserta, wisuda tersebut bukan hanya sekedar penyerahan tanda kelulusan. Peristiwa itu menjadi tanda bahwa usia senja tetap menyimpan ruang untuk bertumbuh, memperluas wawasan, sekaligus menghadirkan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.(Ilham Gondrong)
















