Bitung | Tribuneindonesia.com – Pihak pengelola Sekolah Dasar (SD) Cendekia Girian yang berlokasi di Jalan Tayeb No. 179, Kelurahan Girian Bawah, Kota Bitung menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Lembaga Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis (22/10/26).
Ungkapan terima kasih mendalam tersebut disalurkan atas bantuan fasilitas pendidikan yang resmi diserahkan kepada pihak sekolah.
Pemberian bantuan tersebut menjadi angin segar bagi kelangsungan aktivitas belajar-mengajar di SD Cendekia Girian. Fasilitas anyar tersebut diharapkan mampu menunjang produktivitas para murid dan tenaga pengajar secara optimal.
Kepala SD Cendekia Girian, Nopianti S. Ahmad, S.Pd., secara eksplisit menyampaikan rasa syukurnya saat dikonfirmasi oleh awak media di ruang kerjanya. Ia menyoroti pentingnya kepedulian lembaga eksternal terhadap pembenahan sarana pendidikan di tingkat dasar.
”Atas nama Sekolah SD Cendekia Girian serta mewakili seluruh staf guru, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Lembaga Pendidikan dan Kebudayaan atas bantuan yang telah diberikan,”
ujar Novy saat memberikan keterangan resmi, Rabu (21/10).
Kendati telah menerima bantuan tersebut, Kepsek Novy mengungkapkan bahwa kebutuhan operasional sekolah masih belum terpenuhi secara menyeluruh. Tantangan ini kian terasa seiring dengan dinamika pertumbuhan jumlah peserta didik yang terus meningkat dari waktu ke waktu.
Lonjakan jumlah murid baru menuntut ketersediaan sarana dan prasarana pendukung yang jauh lebih memadai. Oleh karena itu, pengelola sekolah masih mengharapkan uluran tangan serta kepedulian dari berbagai pihak terkait.
Novy merincikan sejumlah sarana vital yang saat ini menjadi prioritas utama penunjang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Perlengkapan fisik dasar untuk ruang kelas menjadi salah satu kebutuhan mendesak yang belum seluruhnya terakomodasi.
”Selain itu, kami memang masih membutuhkan peralatan pendukung untuk belajar-mengajar seperti kursi dan meja belajar, serta perbaikan gedung sekolah,”
tutur Novy menambahkan.
Kondisi infrastruktur dan keterbatasan fasilitas belajar menjadi perhatian serius manajemen sekolah. Renovasi serta penambahan fasilitas baru dinilai krusial guna menjamin keamanan dan kenyamanan siswa selama berada di lingkungan sekolah.
Jajaran tenaga pendidik dan pengelola SD Cendekia Girian menaruh harapan besar kepada pihak pemerintah daerah maupun pusat. Kepedulian dan intervensi kebijakan dari pemerintah dinilai menjadi kunci utama penyelesaian masalah fasilitas ini.
”Pihak sekolah berharap agar sekiranya pemerintah bisa memberikan perhatian serta bantuan lanjutan bagi SD Cendekia. Hal ini penting agar proses belajar-mengajar para murid di sekolah dapat berjalan jauh lebih baik dan kondusif ke depannya,”
pungkas Novy. (kiti)














