Bitung | Tribuneindonesia.com – Pemerintah Kota Bitung terus berupaya menciptakan penataan kawasan pasar yang lebih kondusif dan tertib.
Langkah ini ditegaskan melalui pertemuan langsung antara Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, S.E., dengan perwakilan pedagang buah serta pedagang kaki lima (PKL).
Audiensi yang berlangsung khidmat tersebut berfokus pada rencana penertiban kawasan demi meningkatkan kenyamanan bersama di pusat perbelanjaan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota didampingi Asisten 2 Bidang Ekonomi dan Pembangunan, John M.T. Sondakh, S.Sos., MAP, serta jajaran Direksi Perumda Pasar yang diwakili oleh Ramlan Mangkialo dan Vanny Kaunang.
Kehadiran para pejabat terkait ini menegaskan komitmen serius pemerintah dalam mengawal tata kelola niaga yang lebih baik.
Audiensi ini sengaja digelar sebagai wadah dialog terbuka untuk menjembatani suara para pelaku usaha kecil.
Pemerintah daerah membuka ruang selebar-lebarnya bagi para pedagang untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta masukan konkret. Melalui diskusi dua arah ini, diharapkan lahir solusi bersama yang tidak merugikan pihak mana pun.
Fokus utama dari penyelarasan kebijakan ini adalah terciptanya lingkungan usaha yang memenuhi standar 4K: tertib, aman, bersih, dan nyaman.
Pemerintah Kota Bitung menilai bahwa penataan PKL dan pedagang buah yang rapi tidak hanya menguntungkan para pedagang dalam jangka panjang, tetapi juga memberikan kenyamanan ekstra bagi masyarakat selaku konsumen.
Menutup rangkaian pertemuan, Pemerintah Kota Bitung menegaskan komitmennya untuk menelurkan kebijakan yang pro-rakyat namun tetap tegas dalam aturan.
Lewat komunikasi yang konstruktif ini, pemerintah optimistis roda perekonomian daerah dapat terus bergerak maju tanpa harus mengorbankan ketertiban dan keindahan tata ruang kota. (kiti)















