Tebus Dendam Pakai Pisau, Ayah-Anak Kompak Habisi Nyawa Pekerja Panglong

- Editor

Selasa, 15 Juli 2025 - 15:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mdan | TribuneIndonesia.com

Kasus penganiayaan brutal hingga menyebabkan kematian kembali mengguncang Kota Medan. Seorang pekerja panglong tewas bersimbah darah setelah dianiaya oleh dua orang pria yang ternyata adalah ayah dan anak kandung.

Keduanya kini resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Sunggal. Mereka adalah TP (45), sang ayah yang juga merupakan residivis kasus pencurian, dan HS (20), anak kandungnya. Mirisnya, hasil tes urine menunjukkan keduanya positif mengonsumsi narkoba.

Perkara ini diungkap langsung oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum dalam konferensi pers di Mapolsek Sunggal, Jalan Tahi Bonar Simatupang, Selasa (15/07/2025). Ia didampingi Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang G. Hutabarat, S.H., M.H, serta Kanit Reskrim, AKP Budiman Simanjuntak, S.E., M.H.

“Ini sangat memprihatinkan. Ketika masalah sepele tak diselesaikan secara bijak, malah memilih kekerasan. Akibatnya, satu nyawa melayang sia-sia,” tegas Kombes Gidion.

Korban diketahui bernama Wahyu Agung Pranata (28), yang ditemukan meninggal dunia dengan luka tusukan di leher dan luka pada kening pada Jumat, 4 Juli 2025. Motif pembunuhan bermula dari persoalan uang ponsel yang dipicu adu mulut saat korban bersama rekannya, Reza, mendatangi rumah HS di Jalan Besar Tanjung Selamat, Sunggal, Deli Serdang, Senin (30/06/2025).

Baca Juga:  Awal 2026, Polda Sumut Gagalkan Peredaran 5 Kg Sabu Jaringan Aceh–Sumut–Riau

Menurut penyelidikan, pertemuan itu mulanya hanya untuk menagih uang. Namun, situasi memanas dan berujung perkelahian. HS dan ayahnya, TP, lalu diduga kuat menggunakan pisau dan obeng untuk melukai korban secara membabi buta hingga meregang nyawa.

“Persoalannya berawal dari hal kecil, tetapi tak kunjung selesai. Mereka memilih kekerasan. Itu yang membuat korban kehilangan nyawa,” lanjut Kapolrestabes.

Barang bukti berupa satu pisau dan satu obeng telah diamankan polisi. Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan berencana dan pembunuhan biasa.

Kapolrestabes juga mengimbau masyarakat agar menghindari kekerasan dalam menyelesaikan konflik pribadi.

“Gunakan perangkat lingkungan, aparat, atau kepolisian sebagai mediator. Jangan jadikan kekerasan sebagai jalan keluar,” pesannya.

Kini, ayah dan anak yang seharusnya menjadi pelindung dan panutan di keluarga justru harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi.

Ilham TribuneIndonesia.com

Berita Terkait

Waka Polres R4 Respons Cepat Informasi Dugaan Peredaran Cap Tikus di Waisai, Kasat Narkoba Diperintahkan Lidik
Udara Waisai Diselimuti Asap, Bupati Raja Ampat Kerahkan BPBD, TNI-Polri Lindungi Pelajar
Mestinya Pemerintah Aceh Malu,Pada Jasa warisanya Habib Bugak
Jepang Memberi Makan Gratis Tanpa Keracunan- Mengapa Kita Tidak Bisa? Pemimpin Harus Mencicipi Dulu!
Jangan Menjadi Pemimpin — Gubernur Atau Siapa Pun — Untuk Menciptakan Kebohongan Kepada Rakyat
Korupsi Menggurita — Mengapa Koruptor Diperlakukan Istimewa, Rakyat Yang Disiksa?
Ketika Tanah Leluhur Diambil — Tanda Peradaban yang Akan Hancur
Belajarlah kepada India — Bukan Meniru, Tapi Membangun Peradaban Sendiri
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:27

PNS dan PPPK Bisa Mutasi Dekat Keluarga Tanpa Menunggu Surat Edaran? Program BKN Diuji Coba, Akan Berlaku Nasional Tahun 2027?  

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:31

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Bireuen Intensifkan Patroli di Pusat Keramaian

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:28

Usung Tema “Bireuen Bershalawat”, Ulama Apresiasi Langkah Pemda di HUT ke-27

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:25

Jalin Kedekatan dengan Ulama, Kapolsek Darul Ihsan: Keamanan Butuh Dukungan Semua Pihak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:37

TPG TERLAMBAT CAIR, GURU TERJEBAK PINJOL HINGGA SULIT BELI MAKANAN  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:39

Wapres Lulusan SMP, Wilson Lalengke: Wajar, Ini Cerminan Rata-rata IQ Manusia Indonesia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:35

Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia, 19 Tahun PPWI Tegaskan Kekuatan Pewarta Warga untuk Perdamaian

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:03

Perkuat Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja Cabang Jakarta Barat Aktif Dorong Kolaborasi FLLAJ Jakarta Barat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x