SP TKBM Indonesia Desak Presiden Evaluasi Kebijakan SDM BUMN Pelabuhan

- Editor

Minggu, 1 Juni 2025 - 17:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta|  Tribuneindonesia.com,

SP TKBM Indonesia Desak Evaluasi Total SDM BUMN Pelabuhan: “Bangun Otak dan Martabat Buruh, Bukan Hanya Gedung Mewah! pelabuhan Indonesia sebagai hub logistik internasional berkelas dunia masih menghadapi tantangan besar. Minggu (01/06/25).

Fondasi utama yang sering terabaikan adalah pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) buruh pelabuhan, yang notabene merupakan lini terdepan dalam operasional pelabuhan.

Ketua Umum Pimpinan Pusat SP TKBM Indonesia, Subhan Hadil, menekankan bahwa tanpa pendidikan dan sertifikasi yang memadai bagi buruh pelabuhan, ambisi menjadikan pelabuhan sebagai hub logistik internasional hanya akan menjadi mimpi kosong.

Oleh karena itu, Subhan menegaskan pentingnya membina, mendidik, dan mensertifikasi buruh pelabuhan sebagai penggerak utama dalam operasional pelabuhan.

“PRESIDEN HARUS SEGERA TURUN TANGAN! Ini bukan sekadar masalah pelabuhan, ini masalah masa depan bangsa! Jangan hanya bangun infrastruktur pelabuhan megah, bangun juga otak dan martabat buruhnya!”

tegas Subhan.

Sementara itu, SP TKBM Indonesia melalui Badan Diklat TKBM Indonesia – Badiklat Pekerja Indonesia, telah meluncurkan Program Gerakan Peradaban yang inovatif, yaitu “Buruh Sekolah & Buruh Sarjana”. Program ini terdiri dari dua jalur pendidikan, yaitu Program Buruh Sekolah (Paket A, B, C) dan Program Buruh Sarjana.

Langkah ini merupakan pra-syarat utama untuk memperoleh sertifikasi profesional, seperti Ahli K3 dan Operator Heavy Equipment, yang kini mensyaratkan minimal pendidikan SMA atau bahkan sarjana.

Dengan demikian, program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalisme buruh dalam menjalankan tugasnya.

“Kalau operator alat pelabuhan wajib bersertifikasi dan pendidikan minimal SMA, tapi buruhnya bahkan belum lulus SD — ini bom waktu bagi kualitas pelayanan dan keselamatan kerja nasional!”

kata Subhan.

Baca Juga:  Jangan Hakimi Kejari Tanpa Bukti! Penganggaran APBK Merupakan Wewenang Pemda dan DPRK.

Tidak hanya itu, SP TKBM Indonesia juga menyoroti dan mendesak perubahan terhadap praktik tidak adil yang kerap terjadi di perusahaan pelabuhan, khususnya BUMN, untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik dan adil bagi semua pekerja.

“Karyawan kantor dikuliahkan ke luar negeri, bahkan S2 dan S3, pakai dana perusahaan. Tapi buruhnya yang angkat barang berton-ton, kerja di cuaca ekstrem — bahkan ijazah pun tidak diberi akses! Di mana keadilan itu?”

kecam Subhan.

Pelindo, dan seluruh operator logistik pelabuhan, wajib ikut bertanggung jawab. Pendidikan dan pelatihan buruh bukan pilihan — itu kewajiban moral dan nasionalisme!

SP TKBM Indonesia secara terbuka mendesak Presiden RI untuk segera menginstruksikan evaluasi nasional terhadap kebijakan SDM BUMN sektor pelabuhan dan logistik.

Selain itu, organisasi ini juga mendesak Kementerian BUMN dan Kementerian Ketenagakerjaan untuk membuat skema dukungan pembiayaan pendidikan buruh lini 1, guna meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan pekerja di sektor pelabuhan.

“Jangan biarkan buruh terus dijadikan kelas dua dalam industri yang mereka gerakkan setiap hari. Revolusi SDM adalah revolusi peradaban!”

tutup Subhan dengan nada tajam. (*-Talia)

Berita Terkait

​Atasi Warga Undocumented Person, Wali Kota Hengky Honandar Resmi Teken Kerja Sama Lintas Instansi
Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama
​Kasal Pimpin Gerakan “Aku Cinta Laut”, TNI AL Manado Bagikan Sembako untuk Nelayan Megamas
Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM
Samsul Pengusaha SPBU Klarifikasi Tentang Pemberitaan Kelangkaan BBM Solar Di Simeulue
Yan Irawansyah Mantan ketua BPC gapensi simeulue dan wakil sekretaris BPD Gapensi Aceh. Minta Pemda dan BUMN Prioritaskan Kontraktor Lokal​
Pilkades Gunung Bakti Bersengketa, Pemerintah Didesak Tegakkan Ketentuan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Pemegang Saham Pengendali pimpin RUPSLB Bank Aceh
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:20

Kodim 0111/Bireuen Laksanakan Upacara Bendera Mingguan

Senin, 7 September 2026 - 22:15

HRD Desak Pemerintah Pusat Pastikan Dana Otsus Aceh Berlanjut dalam APBN 2027

Senin, 7 September 2026 - 22:14

Polsek Makmur Gencarkan Patroli dan Sosialisasi Cegah Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 18:24

​Atasi Warga Undocumented Person, Wali Kota Hengky Honandar Resmi Teken Kerja Sama Lintas Instansi

Senin, 7 September 2026 - 08:35

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Senin, 7 September 2026 - 06:03

Wakil Bupati Ir. H. Razuardi, M.T. Pimpin Upacara Peringatan Hardikda Aceh ke-67

Senin, 7 September 2026 - 05:16

Bedah Rumah dan Saringan Zakat

Senin, 7 September 2026 - 04:14

SKPA di Aceh Diminta Publikasikan Setiap Kegiatan dan Proyek kepada Publik

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x