Proyek Paving Blok Kangaluwuk Diduga Dianggap Tidak Sesuai Standar, Kastin Diganti Bata Merah dalam Pemasangan

- Editor

Selasa, 30 Desember 2025 - 15:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK|Tribuneindonesia.com

Proyek pembangunan paving blok di Kampung Kangaluwuk, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, yang saat ini tengah berjalan, mendapat sorotan tajam dari masyarakat dan awak media. Dugaan ketidaktransparanan dalam pelaksanaan proyek tersebut mencuat setelah hasil pantauan di lapangan mengungkapkan sejumlah kejanggalan.

Di lokasi proyek, selain tidak ditemukan papan informasi kegiatan yang sesuai dengan ketentuan, awak media juga mendapati bahwa banyak bahan paving blok yang rusak atau patah. Bahkan, yang lebih mengejutkan, pihak pelaksana proyek diduga tidak menggunakan kastin (penyangga) untuk pemasangan paving, melainkan menggantinya dengan bata merah, yang dipasang dengan adukan semen dan pasir. Hal ini bertentangan dengan standar kualitas yang seharusnya diterapkan pada proyek yang menggunakan dana publik.

Sebelumnya, seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa masyarakat tidak mendapatkan informasi yang jelas mengenai sumber anggaran dan besaran proyek tersebut. “Kami hanya tahu dari orang desa bahwa proyek ini bersumber dari Dana Banprov, tapi untuk anggarannya kami sama sekali tidak tahu,” ujarnya, Senin (29/12/2025).

Plt Camat Cileles Klarifikasi Terkait Proyek
Menanggapi pemberitaan tersebut, Plt Camat Cileles memberikan klarifikasi melalui pesan WhatsApp pada Selasa (30/12/2025). Ia menjelaskan bahwa meski proyek tersebut dikerjakan oleh pihak desa, ia telah memerintahkan Kepala Bidang Ekbang untuk turun ke lapangan untuk memantau langsung kondisi pekerjaan.
“Pertama-tama, saya percayakan kepada Pak Ekbang untuk turun ke lapangan karena saya sedang ada tamu. Kedua, pembinaan terhadap proyek terus kita lakukan. Ketiga, terkait keluhan masyarakat, kami akan tindaklanjuti dan upayakan semaksimal mungkin agar pembangunan ini bisa diterima dan dinikmati oleh warga,” ujar Plt Camat.

Baca Juga:  Penawaran di Bawah 80% HPS Diduga Jadi Biang Proyek Pengaman Pantai KEK Tanjung Lesung Amburadul, P3B Desak KPK dan Kejagung Usut Tuntas PT. Waskita Karya

Mengenai tudingan adanya penyelewengan, ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melindungi siapa pun yang terbukti bersalah. “Kalau ada penyelewengan atau ketidakberesan, kami sebagai pembina akan menindaklanjutinya. Saya siap meminta pertanggungjawaban. Kalau terus ada kesalahan, saya bisa mengajukan untuk memberhentikan pihak yang bersangkutan,” tegasnya.

Kepala Desa Mekarjaya Belum Terkonfirmasi
Sampai berita ini ditayangkan, Kepala Desa Mekarjaya belum memberikan keterangan resmi terkait proyek pembangunan paving blok tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan oleh awak media masih belum mendapatkan respons, sehingga masyarakat dan pihak-pihak terkait masih menunggu penjelasan dari pemerintah desa.

Dugaan ketidaktransparanan ini memunculkan pertanyaan besar mengenai proses pengawasan dan akuntabilitas dalam penggunaan dana pembangunan yang bersumber dari anggaran publik. Masyarakat berharap agar pihak-pihak terkait segera memberikan klarifikasi secara terbuka untuk menghindari spekulasi dan menjaga kepercayaan publik.”(Tim/red)

Berita Terkait

Capping Day STIKes Sehati Medan Disorot Publik, Mahasiswa Diikat Janji Moral di Hadapan Orang Tua
Wakil Ketua Komisi VI DPR Aceh Ihya Ulumuddin Silaturrahmi dan Reses Bersama PWI Simeulue
Arief Martha Rahadyan: Presiden Prabowo Menunjukkan Dedikasi Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab terhadap Rakyat
Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Pasang Spanduk Edukasi di Jakarta Utara
Jalan Rusak Dua Tahun Dikeluhkan Warga, Wakil DPRD Deli Serdang meminta Gubernur Sumut Segera Turun Tangan
Pembangunan Huntara di Pidie Jaya Disorot, Kontraktor dan Buruh Asal Luar Daerah. Diduga Abaikan Pekerja Lokal
Jalan Galang Berubah Kuburan hidup
Diduga Main Mata BBM Subsidi di SPBU 14 203-1103 Batang Kuis
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:25

Capping Day STIKes Sehati Medan Disorot Publik, Mahasiswa Diikat Janji Moral di Hadapan Orang Tua

Senin, 23 Februari 2026 - 10:41

Arief Martha Rahadyan: Presiden Prabowo Menunjukkan Dedikasi Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab terhadap Rakyat

Senin, 23 Februari 2026 - 08:00

Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Pasang Spanduk Edukasi di Jakarta Utara

Senin, 23 Februari 2026 - 06:40

Jalan Rusak Dua Tahun Dikeluhkan Warga, Wakil DPRD Deli Serdang meminta Gubernur Sumut Segera Turun Tangan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:01

Pembangunan Huntara di Pidie Jaya Disorot, Kontraktor dan Buruh Asal Luar Daerah. Diduga Abaikan Pekerja Lokal

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:41

Jalan Galang Berubah Kuburan hidup

Sabtu, 21 Februari 2026 - 04:19

Diduga Main Mata BBM Subsidi di SPBU 14 203-1103 Batang Kuis

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:47

Warga Terutung Payung Hilir Geruduk Kejari Aceh Tenggara, Soroti Dugaan Kejanggalan Dana Desa dan Minta Audit Ulang

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Sekolah Nyaris Ambruk, Bupati Sentil Dewan Pendidikan

Selasa, 24 Feb 2026 - 17:11

Pemerintahan dan Berita Daerah

Kinerja ASN Jangan Asal Tulis

Selasa, 24 Feb 2026 - 17:01

Pemerintahan dan Berita Daerah

Bangunan Liar Kepung Jalan Umum di Pagar Merbau, DPRD Deli Serdang Disurati

Selasa, 24 Feb 2026 - 16:04