KUTACANE/Tribuneindonesia.com
Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) bernilai puluhan miliar rupiah di Kabupaten Aceh Tenggara dilaporkan sama sekali tidak menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga tahun 2026.
-
- Ratusan Titik Proyek: Pada tahun anggaran 2026 saja, terdapat sedikitnya 147 titik proyek P3-TGAI yang tersebar di seluruh Aceh Tenggara.
- Bertahun-tahun Nihil: Tunggakan pajak ini bukan baru terjadi pada tahun 2026, melainkan sudah berlangsung sejak program ini masuk ke Aceh Tenggara sekitar 4 hingga 5 tahun lalu.
- Surat Teguran Diabaikan: Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Tenggara melalui Kabid Pendapatan, Julius Hasyim Ario, mengonfirmasi telah menyurati pihak Balai Wilayah Sungai (BWS), pengelola kegiatan, serta kelompok tani, namun hingga kini tidak mendapatkan respons atau iktikad baik.














