Pidie|Tribuneindonesia.com
Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Pidie,Jamaluddin S.Pd menunjukkan komitmen kuatnya terhadap peningkatan kualitas pendidikan daerah dengan memimpin langsung proses wawancara calon anggota Majelis Pendidikan Kabupaten Pidie periode 2025–2030.Senin,28/7/25
Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat MPD Pidie,sebagai bagian dari tahapan krusial dalam rangkaian seleksi yang telah dimulai sebelumnya.
Dalam arahannya, Jamaluddin S.Pd menegaskan bahwa tahapan wawancara bukan sekadar prosedur administratif, tetapi merupakan instrumen penting untuk menilai kapasitas, integritas, serta visi strategis para calon terhadap masa depan pendidikan di Kabupaten Pidie.
“Kita ingin memastikan bahwa anggota Majelis Pendidikan yang terpilih nantinya benar-benar memiliki kepedulian, komitmen, dan wawasan yang luas terhadap tantangan serta peluang dunia pendidikan, khususnya dalam konteks lokal Pidie,” ujar Jamaluddin S.Pd dengan penuh keyakinan.
MPD Pidie menghadirkan proses seleksi yang transparan dan profesional. Para peserta diuji oleh panel independen yang terdiri dari unsur MPD, kalangan akademisi, dan tokoh masyarakat, demi menjamin objektivitas serta kualitas penilaian.
Proses seleksi ini diikuti oleh 44 calon dari beragam latar belakang profesi seperti guru, dosen, praktisi pendidikan, dan tokoh masyarakat. Tahapan wawancara ini menyusul proses verifikasi administrasi dan akan dilanjutkan dengan uji kelayakan sebelum pengumuman final dilakukan.
Jamaluddin S.Pd juga menekankan bahwa Majelis Pendidikan memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang inklusif dan berpihak kepada kepentingan publik.
“Majelis Pendidikan adalah mitra pengawal kualitas pendidikan daerah. Kami mencari figur-figur yang tidak hanya paham kebijakan, tetapi juga mampu menjadi penghubung aspirasi masyarakat dan penyeimbang dalam pelaksanaan program pendidikan,” jelasnya.
Sebagai sosok yang dikenal konsisten memperjuangkan transformasi pendidikan di Pidie, Jamaluddin S.Pd berharap proses seleksi ini mampu melahirkan Majelis Pendidikan yang visioner, kredibel, dan siap berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan daerah,khususnya di Pidie”Tutupnya.