Mengungkap Misteri Kematian Petani di Bener Meriah: Polisi Lakukan Penyelidikan

- Editor

Rabu, 5 Februari 2025 - 08:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Redelong | Tribuneindonesia.com

Seorang warga bernama Selamet (63) menemukan mayat seorang pria bernama Darwinsyah (51), seorang petani yang merupakan warga Kampung Rembele, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.

Jasad korban ditemukan di dalam rumah kebunnya yang terletak di Kampung Rembele, Kecamatan Bukit, pada Rabu (5/2/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Tuschad Cipta Herdani, mengungkapkan bahwa setelah menerima laporan terkait penemuan mayat tersebut, petugas kepolisian segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari para saksi.

“Sesaat setelah mendapatkan informasi, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi,” ujar AKBP Tuschad.

Menurut kesaksian Selamet, sekitar pukul 09.30 WIB, ia tengah membersihkan kebun di depan rumah kebun korban. Ia kemudian memanggil Darwinsyah sebanyak dua kali, namun tidak mendapat jawaban.

“Setelah saya panggil dua kali dan tidak ada jawaban, saya mendatangi rumah kebun korban dan melihat melalui jendela. Dari luar, saya melihat kaki korban,” ujar Selamet.

Karena curiga, Selamet mencoba mengecek ke bagian belakang rumah dan berusaha membuka pintu. Setelah pintu didobrak, ia menemukan Darwinsyah dalam kondisi terlentang dan mencium aroma tidak sedap.

Baca Juga:  Asrama Kobek Jadi Abu Tangis Pengungsi Masih Menggema di Bawah Tenda Darurat

“Saya cek ke belakang rumah dan berusaha membuka pintunya, tetapi terkunci. Saya dobrak pintu dan saat melihat ke dalam, korban sudah dalam keadaan terlentang dan tercium bau tidak sedap,” tambahnya.

Menyadari kondisi tersebut, Selamet segera menghubungi Reje Kampung melalui telepon untuk melaporkan bahwa Darwinsyah telah meninggal dunia.

Sementara itu, paman korban, Azhar (55), mengungkapkan bahwa dalam dua minggu terakhir, Darwinsyah tidak pernah datang ke rumahnya.

“Biasanya dia datang ke rumah dua kali dalam seminggu, tapi sudah dua minggu ini dia tidak muncul,” ujar Azhar.

Azhar juga membenarkan bahwa korban memiliki riwayat gangguan jiwa yang telah dialaminya sejak lama.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Tuschad, menambahkan bahwa sekitar pukul 10.30 WIB, tim gabungan dari Inafis Polres Bener Meriah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah mengevakuasi jenazah korban dari rumah kebunnya.

“Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Muyang Kute untuk dilakukan pembersihan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Rencananya, korban akan dimakamkan di pemakaman umum Kampung Rembele,” pungkas AKBP Tuschad.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban. (*)

Berita Terkait

APBD Perubahan Raja Ampat Tembus Rp1,270 Triliun, Belanja Naik 11,81 Persen
Kebakaran Mengganas, Fraksi Demokrat Desak Bupati Siapkan Anggaran Tanggap Darurat
Puluhan Titik Api Kepung Waisai, Empat Pulau Besar Raja Ampat Mulai Terancam Kebakaran
Api Turun ke Tebing, Tim Gabungan Terkendala Alat! Kebakaran Lonobi Sulit Dijangkau
BREAKING NEWS! Api Lahap Tebing Lonobi, BPBD–Polres Raja Ampat Turun Langsung, Medan Ekstrem Jadi Kendala
Carles Imbir Ajak Rakyat Raja Ampat Kawal DPRK: Pastikan Berjalan Sesuai Aturan dan Aspirasi
Panggil BKPSDM Soal IPDN Dipertanyakan, Warga: Jangan Salah Sasaran!
Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 07:57

APBD Perubahan Raja Ampat Tembus Rp1,270 Triliun, Belanja Naik 11,81 Persen

Senin, 28 September 2026 - 06:18

Toko Sultan Sinabang Ucapkan Selamat HUT Kabupaten Simeulue ke-27: “Tumbuh Bersama Bermartabat”

Senin, 28 September 2026 - 04:58

Kebakaran Mengganas, Fraksi Demokrat Desak Bupati Siapkan Anggaran Tanggap Darurat

Minggu, 27 September 2026 - 18:38

Puluhan Titik Api Kepung Waisai, Empat Pulau Besar Raja Ampat Mulai Terancam Kebakaran

Minggu, 27 September 2026 - 15:41

Api Turun ke Tebing, Tim Gabungan Terkendala Alat! Kebakaran Lonobi Sulit Dijangkau

Minggu, 27 September 2026 - 12:50

BREAKING NEWS! Api Lahap Tebing Lonobi, BPBD–Polres Raja Ampat Turun Langsung, Medan Ekstrem Jadi Kendala

Minggu, 27 September 2026 - 12:21

Piagam Rabies dan Target Bebas 2030

Minggu, 27 September 2026 - 08:04

Deli Serdang Kembangkan Bawang Merah di Namorambe, Target Produksi 13 Ton

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x