Mengejar TB Sampai Tuntas

- Editor

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Pertemuan RSUD Haji Amri Tambunan dipenuhi para dokter, kepala puskesmas, camat, kader PKK, serta tenaga kesehatan. Angka-angka tentang tuberkulosis bergantian tampil di layar. Bukan angka biasa. di balik setiap statistik, tersimpan cerita panjang mengenai pencarian pasien, pengobatan yang tak boleh terputus, hingga upaya menahan penyebaran penyakit yang masih menjadi ancaman.

Daerah ini mencatat hasil yang cukup mencolok. Sepanjang 2025, sebanyak 6.571 penderita tuberkulosis dinyatakan sembuh dari 6.917 kasus yang ditangani. tingkat keberhasilan pengobatan mencapai 95 persen. Capaian itu menjadi pijakan untuk mempercepat penemuan kasus baru pada tahun berikutnya.

hingga pertengahan 2026, petugas kesehatan telah menemukan 3.812 kasus tuberkulosis. Sebanyak 65 persen berasal dari kelompok terduga TB, sementara 42 persen telah dipastikan melalui pemeriksaan. Penelusuran kontak erat dan kontak serumah menghasilkan 1.291 temuan baru. dari jumlah itu, 399 pasien juga mengidap diabetes melitus, kondisi yang membuat proses pengobatan memerlukan perhatian lebih besar.

Asri Ludin Tambunan memilih pendekatan yang berpijak pada data. Program Cek Kesehatan Gratis menjadi salah satu pintu masuk untuk memetakan penyebaran penyakit, bukan hanya TB, melainkan juga diabetes melitus dan hipertensi. hasil pemeriksaan menunjukkan 51.877 warga mengidap diabetes atau sekitar 2,45 persen penduduk. Sementara penderita hipertensi mencapai 413.009 orang atau sekitar 19 persen.

Peta kesehatan itu kemudian diarahkan menjadi dasar pengambilan langkah. Pelacakan kontak diperkuat, layanan rujukan dipercepat, sementara pelayanan kesehatan bergerak diperluas hingga menjangkau desa-desa yang selama ini sulit memperoleh pemeriksaan paru secara cepat.

Salah satu andalan ialah PAS CEPAT, layanan pemeriksaan paru menggunakan portable X-ray dan mobil X-ray yang mendatangi masyarakat. Cara ini memangkas jarak antara fasilitas kesehatan dan warga. Pasien tak lagi selalu menunggu pemeriksaan di rumah sakit; alat yang mendatangi lokasi.

Baca Juga:  Polresta Deli Serdang Gelar Bhakti Religi Serentak Sambut HUT Bhayangkara ke-79, Wujud Nyata Kepedulian & Toleransi

upaya itu bakal memperoleh tambahan tenaga. Kementerian Kesehatan berencana menyalurkan empat unit portable X-ray lagi. Penambahan peralatan diharapkan memperluas deteksi dini sehingga pasien dapat ditemukan sebelum penyakit berkembang lebih jauh.

Kami tidak hanya mengejar penemuan kasus, tetapi memastikan setiap pasien memperoleh pengobatan hingga sembuh,” ujar Asri Ludin Tambunan saat menerima kunjungan Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus bersama Wakil Menteri Dalam Negeri III Akhmad Wiyagus, Selasa, 21 Juli 2026.

Benjamin menilai langkah tersebut layak diapresiasi. Indonesia masih berada pada posisi kedua dunia dengan jumlah kasus tuberkulosis terbanyak. Karena itu, penemuan pasien sejak awal menjadi pekerjaan yang tak bisa ditunda.

Program Cek Kesehatan Gratis, menurut Benjamin, telah menjangkau sekitar 66,7 juta penduduk Indonesia. Data hasil pemeriksaan memberi arah lebih jelas bagi tenaga kesehatan untuk menentukan wilayah prioritas, menemukan pasien, lalu memastikan pengobatan berlangsung hingga tuntas.

Pusat juga menyiapkan dukungan lain. Sekitar 4.000 unit portable X-ray akan didistribusikan ke berbagai puskesmas, disertai renovasi rumah pasien TB serta bantuan sosial bagi warga yang menjalani pengobatan. Tiga bulan mendatang, hasil berbagai langkah itu akan kembali dievaluasi.

Akhmad Wiyagus mengingatkan bahwa pengendalian tuberkulosis tidak mungkin bertumpu pada fasilitas kesehatan semata. Peran kepala daerah, perangkat desa, kader kesehatan, tenaga medis, akademisi, hingga masyarakat menjadi penentu keberhasilan penanganan penyakit yang hingga kini masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi akibat infeksi.

di balik angka kesembuhan 95 persen, pekerjaan itu ternyata belum usai. Masih ada ribuan pasien yang harus ditemukan, diobati, lalu dipastikan menuntaskan terapi. Bagi petugas kesehatan, kemenangan melawan tuberkulosis bukan diukur dari banyaknya rapat atau kunjungan pejabat, melainkan ketika semakin sedikit warga yang terlambat mengetahui penyakitnya, lalu pulang dengan paru-paru yang kembali sehat.(Ilham Gondrong)

Berita Terkait

​Pelindo Bitung Tekan Potensi Gangguan Kamtibmas Lewat Koordinasi Strategis Bersama Polres
Fraksi Menguji Arah Anggaran
Jejak Kerikil di Balik Kaca Pecah
​Peringati Hari Koperasi ke-79, Wali Kota Hengky Honandar Dorong Modernisasi Ekonomi di Bitung
Kilau Benang Emas di Panggung PRSU
Penghormatan Terakhir untuk Khairul Arzani
​Wujud Kepedulian Nyata, Begini Momen Hangat Wali Kota Bitung Saat Membaur di Rumah Duka Warga
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:18

Pemkab Aceh Selatan Percepat Pengusulan Sembilan Wilayah Pertambangan Rakyat Untuk Kepastian Hukum Masyarakat

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:25

Wakil Bupati Bireuen Buka Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kabupaten Bireuen

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:36

DI BALIK KEKAYAAN SUMBER DAYA ALAM: PARADOKS KETERTINGGALAN DAN KETIMPANGAN KEADILAN EKOLOGIS DI DAERAH PERIFERI

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:26

Babinsa Posramil Peulimbang Bantu Petani Cabut Bibit Padi, Dukung Percepatan Musim Tanam

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:34

Tak Sekadar Bangun Rumah, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0102/Pidie Hadirkan Kolam Lele untuk Kemandirian Pangan Masyarakat

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:52

Minta Transparansi Dana BOS di SDN 2 Biak Muli, LKGSAI Cium Ketidaksesuaian Data dan Honor Non-ASN

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:50

Baru Selesai Dikerjakan Proyek Pokir DPRK Kembali Amblas

Senin, 20 Juli 2026 - 15:07

Operasi Siber Polda Jabar Berhasil Ungkap Jaringan Judi Online Berkedok Hiburan Digital

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Mengejar TB Sampai Tuntas

Selasa, 21 Jul 2026 - 23:41