TribuneIndonesia.com I Pertemuan RSUD Haji Amri Tambunan dipenuhi para dokter, kepala puskesmas, camat, kader PKK, serta tenaga kesehatan. Angka-angka tentang tuberkulosis bergantian tampil di layar. Bukan angka biasa. di balik setiap statistik, tersimpan cerita panjang mengenai pencarian pasien, pengobatan yang tak boleh terputus, hingga upaya menahan penyebaran penyakit yang masih menjadi ancaman.
Daerah ini mencatat hasil yang cukup mencolok. Sepanjang 2025, sebanyak 6.571 penderita tuberkulosis dinyatakan sembuh dari 6.917 kasus yang ditangani. tingkat keberhasilan pengobatan mencapai 95 persen. Capaian itu menjadi pijakan untuk mempercepat penemuan kasus baru pada tahun berikutnya.
hingga pertengahan 2026, petugas kesehatan telah menemukan 3.812 kasus tuberkulosis. Sebanyak 65 persen berasal dari kelompok terduga TB, sementara 42 persen telah dipastikan melalui pemeriksaan. Penelusuran kontak erat dan kontak serumah menghasilkan 1.291 temuan baru. dari jumlah itu, 399 pasien juga mengidap diabetes melitus, kondisi yang membuat proses pengobatan memerlukan perhatian lebih besar.
Asri Ludin Tambunan memilih pendekatan yang berpijak pada data. Program Cek Kesehatan Gratis menjadi salah satu pintu masuk untuk memetakan penyebaran penyakit, bukan hanya TB, melainkan juga diabetes melitus dan hipertensi. hasil pemeriksaan menunjukkan 51.877 warga mengidap diabetes atau sekitar 2,45 persen penduduk. Sementara penderita hipertensi mencapai 413.009 orang atau sekitar 19 persen.
Peta kesehatan itu kemudian diarahkan menjadi dasar pengambilan langkah. Pelacakan kontak diperkuat, layanan rujukan dipercepat, sementara pelayanan kesehatan bergerak diperluas hingga menjangkau desa-desa yang selama ini sulit memperoleh pemeriksaan paru secara cepat.
Salah satu andalan ialah PAS CEPAT, layanan pemeriksaan paru menggunakan portable X-ray dan mobil X-ray yang mendatangi masyarakat. Cara ini memangkas jarak antara fasilitas kesehatan dan warga. Pasien tak lagi selalu menunggu pemeriksaan di rumah sakit; alat yang mendatangi lokasi.
upaya itu bakal memperoleh tambahan tenaga. Kementerian Kesehatan berencana menyalurkan empat unit portable X-ray lagi. Penambahan peralatan diharapkan memperluas deteksi dini sehingga pasien dapat ditemukan sebelum penyakit berkembang lebih jauh.
Kami tidak hanya mengejar penemuan kasus, tetapi memastikan setiap pasien memperoleh pengobatan hingga sembuh,” ujar Asri Ludin Tambunan saat menerima kunjungan Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus bersama Wakil Menteri Dalam Negeri III Akhmad Wiyagus, Selasa, 21 Juli 2026.
Benjamin menilai langkah tersebut layak diapresiasi. Indonesia masih berada pada posisi kedua dunia dengan jumlah kasus tuberkulosis terbanyak. Karena itu, penemuan pasien sejak awal menjadi pekerjaan yang tak bisa ditunda.
Program Cek Kesehatan Gratis, menurut Benjamin, telah menjangkau sekitar 66,7 juta penduduk Indonesia. Data hasil pemeriksaan memberi arah lebih jelas bagi tenaga kesehatan untuk menentukan wilayah prioritas, menemukan pasien, lalu memastikan pengobatan berlangsung hingga tuntas.
Pusat juga menyiapkan dukungan lain. Sekitar 4.000 unit portable X-ray akan didistribusikan ke berbagai puskesmas, disertai renovasi rumah pasien TB serta bantuan sosial bagi warga yang menjalani pengobatan. Tiga bulan mendatang, hasil berbagai langkah itu akan kembali dievaluasi.
Akhmad Wiyagus mengingatkan bahwa pengendalian tuberkulosis tidak mungkin bertumpu pada fasilitas kesehatan semata. Peran kepala daerah, perangkat desa, kader kesehatan, tenaga medis, akademisi, hingga masyarakat menjadi penentu keberhasilan penanganan penyakit yang hingga kini masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi akibat infeksi.
di balik angka kesembuhan 95 persen, pekerjaan itu ternyata belum usai. Masih ada ribuan pasien yang harus ditemukan, diobati, lalu dipastikan menuntaskan terapi. Bagi petugas kesehatan, kemenangan melawan tuberkulosis bukan diukur dari banyaknya rapat atau kunjungan pejabat, melainkan ketika semakin sedikit warga yang terlambat mengetahui penyakitnya, lalu pulang dengan paru-paru yang kembali sehat.(Ilham Gondrong)















