Banda Aceh | TribuneIndonesia.com
Ketua Lembaga Pemantau Pemilu (LPP) Suara Rakyat, Muamar Saputra, mengimbau seluruh pendukung dan tim sukses pasangan calon kepala daerah, baik bupati maupun wali kota di Aceh, untuk menerima hasil Pilkada 2024 dengan ikhlas dan lapang dada.
Pernyataan tersebut disampaikan Muamar saat menjawab pertanyaan sejumlah awak media di Banda Aceh, Sabtu (19/07/2025). Ia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas pasca-pemilu demi kepentingan rakyat dan pembangunan daerah.
“Pilkada sudah selesai. Mari kita akhiri segala bentuk ketegangan dan bersama-sama membangun Aceh. Saya harap para tim sukses maupun relawan dari seluruh pasangan calon bisa legowo menerima hasilnya,” ujar Muamar.
Meski demikian, ia juga menegaskan bahwa masyarakat tetap memiliki hak konstitusional apabila menemukan pelanggaran dalam proses Pilkada.
“Kalau memang ada indikasi pelanggaran, silakan laporkan ke lembaga yang berwenang seperti DKPP. Itu hak setiap warga negara,” tambahnya.
Namun Muamar juga mengingatkan agar tidak terjadi saling tuding dan menyebarkan fitnah, seperti menuduh lawan politik menggunakan politik uang atau melakukan kecurangan, tanpa bukti yang kuat.
“Jangan lagi ada provokasi di tengah masyarakat. Jangan saling membenci, saling memfitnah. Ini semua sudah selesai. Saatnya kita bersatu demi kemajuan daerah,” pungkasnya.
LPP Suara Rakyat sebagai lembaga independen yang turut memantau jalannya Pilkada di berbagai kabupaten/kota di Aceh, berharap stabilitas dan persaudaraan antar masyarakat tetap terjaga, demi menyongsong pemerintahan yang baru dengan semangat rekonsiliasi dan pembangunan. (M)