Lewat Kolaborasi Strategis, Polres Pidie Jaya dan Bulog Aceh Stabilkan Harga Beras & Resmi Serap Jagung Petani

- Editor

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 07:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie Jaya|Tribuneindonesia.com

Polres Pidie Jaya memperkuat upaya stabilisasi harga beras dan mendukung petani lokal melalui sinergi aktif bersama Perum Bulog Regional Aceh dalam pelaksanaan Gerakan Stabilisasi Pasar di Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, pada Sabtu,16/8/25

Kegiatan ini secara simbolis sekaligus menandai kebijakan baru dalam serapan jagung masyarakat Aceh di tahun ini .

Untuk pertama kalinya, Bulog Aceh resmi menyerap jagung dari petani, dengan target penyerapan mencapai 5.000 ton di seluruh wilayah Aceh. Dari jumlah tersebut, sekitar 700 ton dialokasikan untuk Kabupaten Pidie Jaya .

Jagung dengan kadar air 18–20% dibeli seharga Rp 5.500/kg, sedangkan jagung kering dan sudah dikemas mencapai Rp 6.400/kg .

Hal ini diharapkan mendorong semangat petani untuk terus menanam jagung sebagai alternatif nilai tambah agrikultur lokal.

Bulog mempertegas perannya dalam percepatan distribusi beras ke pasar-pasar dan toko-toko, agar harga jual di tingkat konsumen dapat lebih terkendali. Menurut Ihsan, pimpinan Bulog Regional Aceh, kolaborasi dengan Polres sangat membantu mengatasi keterbatasan sumber daya Bulog .

Baca Juga:  Wakil Walikota Langsa Pimpin Upacara Penurunan Bendera Merah Putih HUT Ke-80 Kemerdekaan RI

Harga gabah di beberapa wilayah mulai menunjukkan tren penurunan, dari sekitar Rp 8.000/kg menjadi Rp 7.500–Rp 7.300/kg. Penurunan ini diharapkan segera diikuti oleh penurunan harga beras di pasaran rakyat .

Dalam giat ini hadir Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya, Iptu Fauzi Atmaja (selaku Kasatgas Pangan), serta perwakilan dari Bulog Cabang Sigli, Ahmad Fadly. Kehadiran mereka menunjukkan pentingnya kolaborasi antara Polri, Bulog, dan pemangku kepentingan di daerah untuk menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan petani.

Sinergi ini tidak hanya menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani lokal melalui serapan yang lebih adil dan harga yang lebih menguntungkan. Harga jagung yang kompetitif dan distribusi beras yang lebih merata diharapkan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Pidie Jaya.

Berita Terkait

Deli Serdang Bidik Prestasi Nasional, Bupati Lepas Tim Pesparawi ke Papua Barat
Tour de Deli Serdang Pecahkan Rekor, 1.300 Pesepeda Ramaikan HUT ke-80
57 Titik Irigasi Deli Serdang Dibangun, P3-TGAI Perkuat Produktivitas Pertanian
KETUA LEMBAGA KOMANDO GARUDA SAKTI ALIANSI INDONESIA (LKGSAI) SAIDUL AMRAN ANGKAT BICARA
Fotografi Cagar Budaya Jadi Strategi Promosi Potensi Sejarah dan Wisata Deli Serdang
Deli Serdang Perkuat Kendali Inflasi, Strategi Stabilitas Pangan Jadi Prioritas Daerah
Perpustakaan Deli Serdang Buka Kelas Gratis, Cetak Generasi Digital Berdaya Saing
Bupati Deli Serdang Pastikan Program Prioritas Menyentuh Warga Kutalimbaru
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:54

Deli Serdang Bidik Prestasi Nasional, Bupati Lepas Tim Pesparawi ke Papua Barat

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:09

57 Titik Irigasi Deli Serdang Dibangun, P3-TGAI Perkuat Produktivitas Pertanian

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:36

KETUA LEMBAGA KOMANDO GARUDA SAKTI ALIANSI INDONESIA (LKGSAI) SAIDUL AMRAN ANGKAT BICARA

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:48

Fotografi Cagar Budaya Jadi Strategi Promosi Potensi Sejarah dan Wisata Deli Serdang

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:28

Deli Serdang Perkuat Kendali Inflasi, Strategi Stabilitas Pangan Jadi Prioritas Daerah

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:53

Perpustakaan Deli Serdang Buka Kelas Gratis, Cetak Generasi Digital Berdaya Saing

Selasa, 23 Juni 2026 - 00:49

Bupati Deli Serdang Pastikan Program Prioritas Menyentuh Warga Kutalimbaru

Senin, 22 Juni 2026 - 17:36

Deli Serdang Perkuat Struktur Organisasi, 18 Pejabat Baru Dilantik

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Deli Serdang Bidik Prestasi Nasional, Bupati Lepas Tim Pesparawi ke Papua Barat

Rabu, 24 Jun 2026 - 15:54

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x